Lewati ke konten utama
Akademik

Perkuliahan Perdana Program Doktor S3 Manajemen UBMG Resmi Dimulai, Hadirkan Tim Teaching dan Guru Besar

26 September 20262 foto
Perkuliahan Perdana Program Doktor S3 Manajemen UBMG Resmi Dimulai, Hadirkan Tim Teaching dan Guru Besar - gambar 1 1 / 2
Perkuliahan Perdana Program Doktor S3 Manajemen UBMG Resmi Dimulai, Hadirkan Tim Teaching dan Guru Besar - gambar 2 2 / 2
Kampus UBMG — Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) resmi memulai perkuliahan perdana Program Doktor (S3) Manajemen untuk angkatan pertama. Momentum ini menjadi langkah awal UBMG dalam menghadirkan pendidikan doktoral yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas akademik, kepemimpinan, serta kontribusi para profesional dan akademisi di berbagai bidang.


Perkuliahan perdana diikuti oleh 11 mahasiswa angkatan pertama, dengan sebagian peserta mengikuti perkuliahan secara langsung di kampus dan sebagian lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Sabtu, (26/9/2026)


Ketua Program Studi Doktor S3 Manajemen UBMG, Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A., mengatakan bahwa perkuliahan perdana tidak hanya menjadi awal proses pembelajaran, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan tim teaching serta dosen penanggung jawab mata kuliah kepada mahasiswa.


“Pada kuliah perdana ini kami memperkenalkan tim teaching dan dosen penanggung jawab mata kuliah. Kami juga membahas capaian pembelajaran lulusan, kontrak kuliah, sekaligus memberikan penguatan kepada mahasiswa sebagai bagian dari awal perjalanan akademik mereka di Program Doktor S3 Manajemen,” ujar Dr. Ayu.


Sejumlah mata kuliah yang menjadi bagian dari proses pembelajaran Program Doktor S3 Manajemen diampu oleh tim teaching yang berasal dari akademisi dan praktisi berpengalaman. Mata kuliah Manajemen Kontemporer melibatkan Prof. Basri Moding, M.Si., Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A., dan Dr. Munawir Sadzali Razak, M.A.


Sementara itu, mata kuliah Entrepreneurship Management diampu oleh Prof. Dr. Akmal Umar, M.Si., Dr. Sudarsono, M.M., dan Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes. Untuk mata kuliah Metode Penelitian Manajemen, tim teaching terdiri atas Dr. Darman, M.Si. dan Ismail Tahir, M.Pd., Ph.D.


Adapun mata kuliah Corporate Entrepreneurship melibatkan Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si., Dr. Ir. H. Azis Rachman, MM., IPM., ASEAN Eng., dan Dr. Ikram Muhammad, M.Si.


Kehadiran para akademisi tersebut sekaligus memperkuat ekosistem akademik Program Doktor S3 Manajemen UBMG. Saat ini, UBMG memiliki tiga guru besar, yakni Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si., Prof. Basri Moding, M.Si., dan Prof. Dr. Akmal Umar, M.Si.


Menurut Dr. Ayu, kehadiran tim teaching dalam perkuliahan perdana menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi akademik sejak awal antara dosen dan mahasiswa.


“Harapannya pembelajaran dapat berlangsung secara hybrid dengan tetap menjaga partisipasi mahasiswa. Kami juga mendorong adanya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, baik melalui tugas akademik, artikel ilmiah maupun buku sebagai bagian dari output mata kuliah,” jelasnya.


Ia menambahkan, meskipun para mahasiswa Program Doktor S3 Manajemen telah memiliki pengalaman di bidang masing-masing, proses pembelajaran diharapkan tetap memberikan penguatan pengetahuan dan perspektif akademik yang dapat menunjang penyusunan disertasi pada semester-semester berikutnya.


“Semoga mata kuliah yang diberikan dapat menjadi bekal pengetahuan bagi mahasiswa dan membantu mereka dalam proses penyusunan disertasi yang akan dilakukan pada semester-semester berikutnya,” tambah Dr. Ayu.


Lebih lanjut, Program Doktor S3 Manajemen UBMG juga menargetkan seluruh mahasiswa angkatan pertama dapat menyelesaikan studi sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku. Dengan beban studi sebanyak 42 SKS, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan doktoral dalam rentang sekitar tiga hingga tiga setengah tahun, sesuai dengan proses dan ketentuan akademik yang berlaku.


“Kami berharap tidak ada mahasiswa yang berhenti di tengah jalan. Kami memahami bahwa seluruh mahasiswa memiliki kesibukan yang tinggi, sehingga dibutuhkan komitmen dan kerja sama untuk mengikuti seluruh aturan akademik yang berlaku di UBMG. Harapannya, 11 mahasiswa angkatan pertama ini dapat menyelesaikan studi dan meraih gelar doktor dalam waktu yang telah ditargetkan,” ungkapnya.


Dr. Ayu juga menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari keberhasilan memperoleh gelar akademik, tetapi juga dari kontribusi yang dapat diberikan setelah menyelesaikan pendidikan.


Menurutnya, lulusan Program Doktor S3 Manajemen UBMG diharapkan mampu membawa gagasan dan inovasi baru ke institusi masing-masing serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.


“Setelah lulus dari UBMG, kami berharap para doktor dapat melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang bisa diberikan kepada instansi masing-masing. Menyandang gelar doktor tentunya merupakan sebuah amanah,” tuturnya.


Ia berharap para alumni, baik dari jenjang magister maupun doktor, dapat menjadi bagian dari penguatan reputasi UBMG di tengah masyarakat.


“Mahasiswa dan lulusan merupakan cerminan dari kualitas sebuah lembaga. Karena itu, kami berharap para alumni UBMG dapat menjadi corong informasi sekaligus duta bagi universitas, dengan menunjukkan kualitas dan kapasitas UBMG di masyarakat,” pungkasnya.


Dimulainya perkuliahan perdana Program Doktor S3 Manajemen ini menjadi bagian dari langkah UBMG dalam memperluas akses pendidikan tinggi hingga jenjang doktoral sekaligus memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada kolaborasi, inovasi, penelitian, dan kontribusi nyata bagi institusi serta masyarakat.

Bagikan artikel ini