Bangun Kepemimpinan Perempuan Berintegritas, FPPBMG Gelar Workshop dan Buka Puasa Bersama

15 April 2026 Kegiatan
Bangun Kepemimpinan Perempuan Berintegritas, FPPBMG Gelar Workshop dan Buka Puasa Bersama

Kampus UBMG – Forum Penggerak Perempuan Bina Mandiri Gorontalo (FPPBMG) menggelar Workshop Kepemimpinan Perempuan yang dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama di Aztin Convention Center Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG), Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Berintegritas, Masyarakat Sejahtera” ini menjadi momentum strategis dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.

Workshop tersebut diikuti oleh pengurus organisasi perempuan, akademisi, praktisi, serta sivitas akademika di lingkungan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Kampus UBMG dalam mendorong penguatan peran perempuan melalui pendekatan akademik, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkembang di Provinsi Gorontalo, Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) berkomitmen menghadirkan ruang-ruang pengembangan kapasitas sumber daya manusia, termasuk bagi perempuan, agar mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, MM, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif FPPBMG yang dinilai mampu menghadirkan gerakan pemberdayaan perempuan yang konstruktif dan progresif di Provinsi Gorontalo.

“Saya memberikan apresiasi kepada FPPBMG yang telah menghadirkan program kegiatan yang sangat positif bagi penguatan kapasitas perempuan. Organisasi ini diharapkan menjadi kekuatan baru di lingkungan Bina Mandiri, bersama Kampus UBMG, SMK Bina Mandiri Bone Bolango, SMK Bina Mandiri Boalemo, serta TK Bina Mandiri,” ujar Dr. Azis Rachman.

Ia juga menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam ekosistem Yayasan Bina Mandiri Gorontalo.

“Di lingkungan Bina Mandiri, hampir 70 persen sumber daya manusia didominasi oleh perempuan. Bahkan Kampus UBMG saat ini dipimpin oleh seorang Rektor perempuan. Ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam kepemimpinan dan pengembangan institusi pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Azis Rachman mengungkapkan bahwa Yayasan Bina Mandiri Gorontalo terus berupaya memperkuat fasilitas dan dukungan kelembagaan bagi organisasi perempuan, termasuk pembangunan Gedung FPPBMG yang saat ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir.

Gedung tersebut nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti aula kegiatan, ruang pertemuan, dan fasilitas pendukung lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas pemberdayaan perempuan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami berharap setiap program yang dilaksanakan dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, terutama dalam bidang sosial kemasyarakatan. Sejalan dengan semangat Kementerian Pendidikan Tinggi bahwa kampus harus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Gorontalo, dr. Nurinda Rahim, M.Sc memberikan apresiasi atas terselenggaranya workshop yang dinilai sangat relevan dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan.

“Kegiatan ini sangat baik karena membahas secara mendalam tentang kepemimpinan perempuan dan perannya dalam pembangunan daerah maupun keluarga. Integritas merupakan kunci utama bagi seorang pemimpin agar dapat dipercaya dan dihormati oleh masyarakat,” ungkap dr. Nurinda Rahim.

Ia menambahkan bahwa integritas merupakan fondasi penting dalam kepemimpinan yang efektif, yakni keselarasan antara nilai, perkataan, dan tindakan dalam setiap pengambilan keputusan.

“Saya berharap para peserta dapat memperoleh motivasi dan inspirasi untuk menjadi pemimpin perempuan yang berpengaruh dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan kapasitas perempuan sebagai pemimpin masa depan,” ujarnya. 

Ketua FPPBMG, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada BKOW Provinsi Gorontalo, para narasumber, pengurus organisasi perempuan, serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, pembentukan FPPBMG dilandasi oleh semangat untuk mengembangkan potensi perempuan melalui wadah organisasi yang memiliki visi, misi, dan program kerja yang jelas.

“FPPBMG bukan sekadar organisasi formalitas, tetapi memiliki program kerja yang terarah. Workshop ini merupakan bagian dari program bidang organisasi untuk memperkuat pemahaman tentang kepemimpinan perempuan yang berintegritas,” jelas Dr. Titin Dunggio.

Ia juga menegaskan bahwa FPPBMG siap menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BKOW Provinsi Gorontalo, dalam melaksanakan program pemberdayaan perempuan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Perempuan perlu dibekali dengan kapasitas kepemimpinan, karena perempuan memiliki peran penting dalam mendidik generasi masa depan bangsa dan daerah,” tambahnya.

Anggota FPPBMG sendiri berasal dari sumber daya manusia di lingkungan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, para praktisi, serta istri pegawai YBMG yang memiliki komitmen bersama dalam mendorong penguatan peran perempuan di berbagai bidang.

Melalui kegiatan ini, FPPBMG berharap dapat melahirkan perempuan-perempuan yang memiliki integritas kuat, kepemimpinan visioner, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Workshop menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kepemimpinan, pendidikan, dan kebijakan pemberdayaan perempuan, yaitu Ketua Umum FPPBMG Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, Ketua DPW Perempuan ICMI Provinsi Gorontalo Prof. Dr. Novianty Djafri, M.Pd.I, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo dr. Yana Yanti Suleman, MH.

Dalam pemaparannya, Dr. Titin Dunggio membawakan materi bertajuk “Empowered Voices: Memimpin dengan Keberanian dan Integritas”, yang menekankan pentingnya keberanian perempuan untuk tampil sebagai pemimpin yang berintegritas dan mampu memberikan pengaruh positif di berbagai sektor kehidupan.

Sementara itu, Prof. Dr. Novianty Djafri menyampaikan materi “Etika Kepemimpinan Cendekiawan Perempuan: Membangun Bangsa dengan Intelektualitas dan Akhlak”, yang menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan harus dibangun di atas fondasi intelektualitas, etika, dan keteladanan moral.

Adapun Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, memaparkan materi “Perempuan Berdaya, Masyarakat Sejahtera: Menggali Potensi Lokal Melalui Kebijakan Daerah”, yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi masyarakat dalam mendorong pemberdayaan perempuan berbasis potensi lokal.

Kegiatan workshop kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, yang menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antar organisasi perempuan di Provinsi Gorontalo.

Melalui berbagai kegiatan akademik, sosial, dan pemberdayaan masyarakat seperti ini, Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, serta kemajuan pembangunan daerah di Provinsi Gorontalo. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)