Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Hal ini terlihat dari antusiasme sivitas akademika saat mengikuti Sosialisasi Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diinisasi Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Rahmijati Jahja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (15/12/2025) di Ruang Akreditasi Kampus UBM Gorontalo.
Dihadiri oleh Rektor UBM Gorontalo, para Dekan, Ketua Program Studi, Dosen, Mahasiswa, serta Alumni. Sejak awal hingga akhir acara, suasana berlangsung hangat dan interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta terkait peluang, mekanisme, serta strategi untuk memperoleh Beasiswa LPDP.
Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kehadiran Tim LPDP yang dimotori oleh Tim Rahmijati Jahja, menjadi kesempatan berharga bagi sivitas akademika UBM Gorontalo untuk dapat memperoleh informasi langsung dan komprehensif mengenai program beasiswa unggulan pemerintah tersebut.
“UBM Gorontalo memiliki 4 Fakultas, 1 Program Pascasarjana, dan 18 Program Studi. Banyak dosen, mahasiswa tingkat akhir, serta alumni yang memiliki minat kuat untuk melanjutkan studi jenjang Strata Dua (S2) dan Strata Tiga (S3), di dalam negeri maupun luar negeri. Sosialisasi ini tentu sangat membantu dalam mempersiapkan diri,” ujar Rektor Titin.
Anggota DPD RI Rahmijati Jahja, melalui timnya, dinilai terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Gorontalo, khususnya dalam membuka akses informasi terhadap program-program strategis nasional. Sosialisasi Beasiswa LPDP ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak penerima beasiswa, khususnya dari sivitas akademika UBM Gorontalo.
Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan RI, Dr. Agam Bayu Suryanto, MBA, didampingi Analis Subdivisi Pengembangan Beasiswa, Fazlur Rahman Lutfi, M.Ak.
Dalam paparannya, Dr. Agam menjelaskan bahwa LPDP merupakan beasiswa pemerintah yang dikelola oleh Kementerian Keuangan RI dengan tujuan utama meningkatkan kualitas lulusan jenjang S2 dan S3 agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
“Pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum. Namun yang terpenting adalah kesiapan calon peminat dalam memenuhi persyaratan dan komitmen untuk kembali mengabdi kepada Indonesia,” jelasnya.
Selain menjelaskan alur pendaftaran dan persyaratan umim serta administrasi, Dr. Agam juga membagikan tips dan strategi untuk bisa lolos seleksi LPDP, termasuk pemilihan negara tujuan studi yang tidak terlalu padat peminat.
Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini jumlah penerima Beasiswa LPDP secara nasional telah mencapai lebih dari 55 ribu orang, sementara dari Provinsi Gorontalo baru sekitar 140 orang lebih. sehingga peluang masih sangat terbuka.
Pendaftaran Beasiswa LPDP dijadwalkan dibuka pada Januari 2026 selama satu bulan, dan kembali dibuka pada Juni 2026. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes bakat skolastik, hingga wawancara, dilaksanakan secara daring.
LPDP juga menyediakan berbagai skema khusus, antara lain Beasiswa Daerah 3T, Beasiswa Penyandang Disabilitas, Beasiswa Putra-Putri Asli Papua, Beasiswa PNS/TNI/Polri, Beasiswa Dokter Umum menjadi Dokter Spesialis, serta Beasiswa Kerja Sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dr. Agam juga menyampaikan pesan dari Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, Ph.D, agar turut memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta, “Jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Ketika keadaan terasa gelap, teruslah menyalakan api, walaupun cahayanya kecil," tambah Dr. Agam.
Sementara itu, Staf Ahli Anggota DPD RI, Rachmat Ichsan, menyampaikan permohonan maaf karena Ibu Rahmijati Jahja belum dapat hadir secara langsung.
Ia juga menyampaikan komitmen Anggota DPD, Rahmijati Jahja untuk terus memperjuangkan aspirasi UBM Gorontalo, termasuk rencana pembangunan Rusunawa bagi mahasiswa, serta dukungan terhadap pengembangan kampus ke depannya.
"Melalui kegiatan ini, UBM Gorontalo berharap semakin banyak dosen, mahasiswa, dan alumni yang termotivasi, serta siap memanfaatkan peluang Beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi lanjut, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional", tutup Siti Nurtina, M.HI selaku moderator acara. (hms)