Kampus
UBMG — Pengalaman belajar mahasiswa
Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) dalam program Kuliah Kerja Mandiri
Internasional (KKMI) terus diperkaya melalui pembelajaran akademik yang
interaktif dan kontekstual. Pada Jumat (14/8/2026), kelompok mahasiswa
nonkesehatan mengikuti workshop
Macroeconomics dengan mengangkat berbagai persoalan ekonomi yang dekat
dengan dinamika kehidupan nyata.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa
tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi terlibat aktif dalam
diskusi kelompok, analisis studi kasus, hingga presentasi di depan kelas.
Sejumlah konsep fundamental ekonomi seperti pengangguran, Gross Domestic
Product (GDP), perdagangan, serta penerapannya dalam situasi nyata menjadi
bagian utama yang dibahas.
Suasana pembelajaran semakin dinamis
ketika mahasiswa ditantang untuk menyelesaikan studi kasus secara berkelompok.
Mereka berdiskusi, melakukan analisis, membangun strategi negosiasi, hingga
menyampaikan hasil pemikiran kelompok melalui presentasi. Proses tersebut
memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis
sekaligus membangun keberanian dalam menyampaikan gagasan.
Kegiatan workshop Macroeconomics ini
menjadi bagian dari upaya KKMI UBMG dalam menghadirkan pengalaman akademik yang
tidak terbatas pada ruang kelas. Interaksi, kolaborasi, dan pemecahan persoalan
secara langsung mendorong mahasiswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari
dengan kondisi ekonomi yang dihadapi dalam kehidupan nyata.
Melalui pengalaman pembelajaran
internasional tersebut, mahasiswa UBMG diharapkan semakin memiliki kemampuan
komunikasi, kerja sama tim, analisis, serta adaptasi terhadap lingkungan
akademik global. Hal ini sekaligus memperkuat komitmen UBMG dalam mempersiapkan
lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter,
kompetensi, dan wawasan global.
Program KKMI menjadi salah satu
langkah strategis UBMG dalam memperluas pengalaman belajar mahasiswa melalui
jejaring dan lingkungan akademik internasional. Kehadiran mahasiswa UBMG dalam
berbagai aktivitas pembelajaran di tingkat global menjadi bagian dari ikhtiar
kampus untuk mewujudkan visi “Unggul,
Berkarakter dan Mengglobal.” (Hms)