Akademik
Perkuat Budaya Mutu dan Kompetensi Tata Kelola Pemerintahan, Prodi APD UBMG Gelar Studi Kepakaran di IPDN
30 Oktober 20267 foto
1 / 7
2 / 7
3 / 7
4 / 7
5 / 7
6 / 7
7 / 7
Jatinangor, Jawa Barat – Dalam upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi dan meningkatkan kompetensi akademik, Program Studi D-IV Administrasi Pemerintahan Daerah (APD), Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik, Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG), melaksanakan kegiatan Studi Kepakaran dan Benchmarking di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jumat (30/10/2026).
Kunjungan akademik ini menjadi bagian dari langkah strategis UBMG dalam memperluas wawasan kelembagaan, memperkuat tata kelola program studi, serta membangun jejaring kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi yang memiliki kepakaran di bidang pemerintahan.
Kedatangan rombongan UBMG disambut hangat oleh jajaran Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN. Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan, Dr. Dra. Hj. Sri Hartati, M.Si., menyampaikan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi ant perguruan tinggi menjadi salah satu upaya penting dalam memperluas kontribusi akademik sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan wawasan mengenai pengelolaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN. Materi ini menjadi referensi penting bagi Prodi D-IV APD UBMG dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu, meningkatkan efektivitas tata kelola akademik, serta membangun budaya mutu yang konsisten dan berkelanjutan.
Tidak hanya berfokus pada penguatan tata kelola kelembagaan, kegiatan ini juga menghadirkan pembahasan mengenai adaptasi dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam menghadapi transformasi digital, khususnya untuk mendukung efektivitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, Prodi D-IV Administrasi Pemerintahan Daerah UBMG diharapkan dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang diperoleh dari IPDN sebagai bahan pengembangan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, khususnya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, daya saing, serta kesiapan menghadapi dinamika pemerintahan dan birokrasi modern.
Studi kepakaran dan benchmarking ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo untuk terus membuka ruang kolaborasi, memperkuat kapasitas kelembagaan, dan mengembangkan kualitas pendidikan tinggi melalui pertukaran pengetahuan serta pengalaman antarinstitusi.
Dengan semangat kolaborasi dan transformasi berkelanjutan, UBMG terus berupaya mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berkarakter, dan mengglobal.