Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) Kembali
melaksanakan Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 bagi mahasiswa Fakultas
Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB), serta
Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP) yang digelar pada Sabtu
(1/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Bina
Mandiri Gorontalo, Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., Plt. Wakil Rektor I
Dr. Rizal, M.Si., para dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan,
serta mahasiswa dari ketiga fakultas.
Sambutan mewakili dekan disampaikan oleh Dekan Fakultas Pemerintahan dan Sektor
Publik (FPSP), Ismail Tahir, M.Pd., Ph.D.
Dalam sambutannya, Ismail Tahir menyampaikan apresiasi
kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan proses pembelajaran
selama Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Menurutnya, yudisium bukan
sekadar agenda akademik, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas capaian
pembelajaran sekaligus evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di
tingkat program studi maupun fakultas.
"Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah
menyelesaikan proses pembelajaran pada semester ini. Kami berharap capaian yang
telah diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, baik
akademik maupun nonakademik, sehingga mampu menjadi lulusan yang berkualitas
dan siap menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan yudisium merupakan bagian
dari sistem evaluasi akademik yang rutin dilaksanakan setiap semester sebagai
bentuk pengendalian mutu pendidikan di lingkungan UBMG. Melalui evaluasi
tersebut, fakultas dapat melihat perkembangan capaian mahasiswa sekaligus
menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
pada semester berikutnya.
"Yudisium adalah salah satu instrumen evaluasi
pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan. Harapannya, setiap semester
akan selalu terjadi peningkatan kualitas, baik dari sisi prestasi mahasiswa
maupun proses pembelajaran yang berlangsung di setiap program studi dan
fakultas," jelasnya.
Ismail juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang
berhasil meraih predikat mahasiswa terbaik. Ia berharap prestasi tersebut dapat
dipertahankan bahkan terus ditingkatkan, sekaligus menjadi inspirasi bagi
mahasiswa lainnya.
"Kami mengajak mahasiswa yang hari ini memperoleh
penghargaan untuk terus mempertahankan semangat belajarnya. Bagi yang belum
memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Keberhasilan seorang mahasiswa
tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari prestasi nonakademik,
kepemimpinan, organisasi, inovasi, dan kontribusinya bagi masyarakat,"
tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Ismail turut menyampaikan
penghargaan kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah
berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, mulai dari proses
perkuliahan hingga pelayanan administrasi akademik di lingkungan FEB, FIPB, dan
FPSP.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan
tenaga kependidikan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan
layanan pendidikan terbaik kepada mahasiswa. Sinergi seluruh unsur di
lingkungan universitas menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pendidikan yang
bermutu," ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo,
Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., menyampaikan ucapan selamat kepada
seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium, khususnya kepada mahasiswa
berprestasi yang telah diumumkan sebagai mahasiswa terbaik pada masing-masing
fakultas.
Rektor menjelaskan bahwa pelaksanaan yudisium kali ini
melengkapi rangkaian yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang
sebelumnya telah dilaksanakan oleh Fakultas Sains, Teknologi, dan Ilmu
Kesehatan (FSTIK). Dengan demikian, seluruh fakultas di lingkungan UBMG telah
menyelenggarakan yudisium sebagai bagian dari proses akademik sebelum mahasiswa
melanjutkan ke tahapan berikutnya.
"Sebagian mahasiswa memang belum dapat mengikuti
kegiatan ini secara langsung karena sedang menjalankan berbagai program
akademik di lapangan, seperti Kuliah Kerja Mandiri (KKM), Praktik Belajar
Lapangan (PBL), maupun kegiatan akademik lainnya. Namun, hal tersebut
menunjukkan bahwa proses pembelajaran di UBMG tidak hanya berlangsung di ruang
kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di masyarakat dan dunia
kerja," jelasnya.
Dalam arahannya, Rektor juga menyampaikan kebanggaannya
terhadap perkembangan program internasional UBMG. Ia mengungkapkan bahwa
sebanyak 24 mahasiswa UBMG akan mengikuti Kuliah Kerja Mandiri Internasional
(KKMI) di Malaysia, bahkan dua mahasiswa di antaranya memperoleh kesempatan
menjalani program magang di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia,
sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan sekaligus bukti meningkatnya daya
saing mahasiswa UBMG di tingkat internasional.
"Program internasional ini merupakan salah satu program
unggulan UBMG dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki wawasan global,
kemampuan adaptasi lintas budaya, serta daya saing di tingkat internasional.
Kami berharap mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa nama
baik universitas dan bangsa Indonesia," tuturnya.
Lebih lanjut, Rektor mengingatkan mahasiswa agar tidak cepat
berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Menurutnya, hasil akademik yang
baik harus dipertahankan, sedangkan capaian yang belum maksimal harus menjadi
bahan evaluasi untuk terus berkembang.
"Setiap semester harus menjadi momentum introspeksi
diri. Apa yang telah diperoleh hari ini harus menjadi bekal untuk menjadi
pribadi yang lebih baik pada semester berikutnya. Prinsipnya, hari ini harus
lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini.
Semangat belajar, karakter, serta kompetensi harus terus ditingkatkan agar
mampu menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing," pesannya.
Pelaksanaan Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026
menjadi bukti komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo dalam menjaga
kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui evaluasi akademik yang
berkelanjutan. Lebih dari sekadar penetapan hasil belajar, yudisium menjadi
momentum untuk memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi, memperkuat
budaya akademik yang unggul, serta memotivasi seluruh mahasiswa agar terus
mengembangkan potensi diri.
Melalui berbagai inovasi pembelajaran, program
internasional, serta penguatan kompetensi akademik dan nonakademik, UBMG terus
bertransformasi sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan unggul,
berkarakter, dan mengglobal.