Yudisium Tiga Fakultas UBMG Momentum Evaluasi dan Apresiasi Prestasi Mahasiswa, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Unggul, Berkarakter dan Mengglobal

2 Agustus 2026 Akademik
Yudisium Tiga Fakultas UBMG Momentum Evaluasi dan Apresiasi Prestasi Mahasiswa, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Unggul, Berkarakter dan Mengglobal

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) Kembali melaksanakan Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB), serta Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP) yang digelar pada Sabtu (1/8/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., Plt. Wakil Rektor I Dr. Rizal, M.Si., para dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa  dari ketiga fakultas. Sambutan mewakili dekan disampaikan oleh Dekan Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP), Ismail Tahir, M.Pd., Ph.D.

 

Dalam sambutannya, Ismail Tahir menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan proses pembelajaran selama Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Menurutnya, yudisium bukan sekadar agenda akademik, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas capaian pembelajaran sekaligus evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat program studi maupun fakultas.

 

"Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pembelajaran pada semester ini. Kami berharap capaian yang telah diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, baik akademik maupun nonakademik, sehingga mampu menjadi lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan yudisium merupakan bagian dari sistem evaluasi akademik yang rutin dilaksanakan setiap semester sebagai bentuk pengendalian mutu pendidikan di lingkungan UBMG. Melalui evaluasi tersebut, fakultas dapat melihat perkembangan capaian mahasiswa sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada semester berikutnya.

 

"Yudisium adalah salah satu instrumen evaluasi pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan. Harapannya, setiap semester akan selalu terjadi peningkatan kualitas, baik dari sisi prestasi mahasiswa maupun proses pembelajaran yang berlangsung di setiap program studi dan fakultas," jelasnya.

 

Ismail juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil meraih predikat mahasiswa terbaik. Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan bahkan terus ditingkatkan, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

 

"Kami mengajak mahasiswa yang hari ini memperoleh penghargaan untuk terus mempertahankan semangat belajarnya. Bagi yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati. Keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari prestasi nonakademik, kepemimpinan, organisasi, inovasi, dan kontribusinya bagi masyarakat," tambahnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Ismail turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, mulai dari proses perkuliahan hingga pelayanan administrasi akademik di lingkungan FEB, FIPB, dan FPSP.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada mahasiswa. Sinergi seluruh unsur di lingkungan universitas menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu," ungkapnya.

 

Sementara itu, Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium, khususnya kepada mahasiswa berprestasi yang telah diumumkan sebagai mahasiswa terbaik pada masing-masing fakultas.

 

Rektor menjelaskan bahwa pelaksanaan yudisium kali ini melengkapi rangkaian yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Fakultas Sains, Teknologi, dan Ilmu Kesehatan (FSTIK). Dengan demikian, seluruh fakultas di lingkungan UBMG telah menyelenggarakan yudisium sebagai bagian dari proses akademik sebelum mahasiswa melanjutkan ke tahapan berikutnya.

 

"Sebagian mahasiswa memang belum dapat mengikuti kegiatan ini secara langsung karena sedang menjalankan berbagai program akademik di lapangan, seperti Kuliah Kerja Mandiri (KKM), Praktik Belajar Lapangan (PBL), maupun kegiatan akademik lainnya. Namun, hal tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di UBMG tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di masyarakat dan dunia kerja," jelasnya.

 

Dalam arahannya, Rektor juga menyampaikan kebanggaannya terhadap perkembangan program internasional UBMG. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 24 mahasiswa UBMG akan mengikuti Kuliah Kerja Mandiri Internasional (KKMI) di Malaysia, bahkan dua mahasiswa di antaranya memperoleh kesempatan menjalani program magang di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia, sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan sekaligus bukti meningkatnya daya saing mahasiswa UBMG di tingkat internasional.

 

"Program internasional ini merupakan salah satu program unggulan UBMG dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki wawasan global, kemampuan adaptasi lintas budaya, serta daya saing di tingkat internasional. Kami berharap mahasiswa mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membawa nama baik universitas dan bangsa Indonesia," tuturnya.

 

Lebih lanjut, Rektor mengingatkan mahasiswa agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Menurutnya, hasil akademik yang baik harus dipertahankan, sedangkan capaian yang belum maksimal harus menjadi bahan evaluasi untuk terus berkembang.

 

"Setiap semester harus menjadi momentum introspeksi diri. Apa yang telah diperoleh hari ini harus menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada semester berikutnya. Prinsipnya, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Semangat belajar, karakter, serta kompetensi harus terus ditingkatkan agar mampu menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing," pesannya.

 

Pelaksanaan Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 menjadi bukti komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui evaluasi akademik yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar penetapan hasil belajar, yudisium menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi, memperkuat budaya akademik yang unggul, serta memotivasi seluruh mahasiswa agar terus mengembangkan potensi diri.

 

Melalui berbagai inovasi pembelajaran, program internasional, serta penguatan kompetensi akademik dan nonakademik, UBMG terus bertransformasi sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan unggul, berkarakter, dan mengglobal.

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)