UNIVERSITAS BINA MANDIRI GORONTALO

Kultum Hari ke-18. Prof Lukman: Pentingnya Ilmu dan Iman

Penulis : Humas 19 Maret 2025, Kategori: Berita

Kampus UBM Gorontalo - Dalam menjalani kehidupan, ada dua hal penting yang dapat membimbing manusia, yaitu Ilmu dan Iman. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Lukman Laliyo, M.Pd, pada kegiatan Kuliah Agama Tujuh Menit (Kultum) hari ke-18 Ramadhan, ba'da sholat dzuhur berjamaah di Musholla At Tin, Kampus UBM Gorontalo, Selasa (18/3/2025).

Prof. Lukman menyampaikan hikmah pentingnya ilmu dan iman. Dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 27, Allah SWT beefirman "Engkau masukkan malam ke dalam siang, dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab".

Dari ayat tersebut, mengandung makna bahwa penciptaan siang dan malam, bukanlah suatu kebetulan, sebab apabila ini suatu kebetulan, maka dia tidak dapat berkesinambungan. Penciptaan terjadi dalam dua hal yang bertolak belakang. Siapa yang dapat melakukan yang demikian pastilah Allah yang Maha kuasa.

"Saya analogikan kalau kita mengendarai mobil dengan kecepatan 80 km/jam, akan terasa guncangan. Saat naik pesawat dengan kecepatan 800 km/ jam tidak terlalu terasa guncangannya. Begitupun, dengan bumi berputar 144 km/ detik, tidak dirasakan, kecuali pergantian siang dan malam. Hal ini karena adanya gaya sentrifugal, sehingga dapat menahan agar tidak keluar dari orbitnya, itulah kekuasan Allah SWT," terang Prof. Lukman.

Allah SWT juga berfirman, dalam surat Al Baqarah ayat 30 : "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: Sesungguhnya Aku (Allah) hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Malaikat berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi, yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah, padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." 

Kemudian, pada lanjutan ayat 31, Allah SWT berfirman, "Dia (Allah) mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat, kemudian berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang benar orang-orang yang benar".

Dalam surat Al Mujadalah, ayat 11, Allah berfirman "Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Dari ayat tersebut, ilmu pengetahuan yang kita miliki memainkan peran penting dalam mencapai ketinggian derajat di sisi Allah SWT, bukan hanya faktor lain di luar pengetahuan.

"Sejatinya, derajat orang yang berilmu dan beriman lebih tinggi bukan hanya karena nilai ilmu yang mereka miliki, tetapi juga karena amal mereka dan upaya dalam penyebaran ilmu tersebut kepada orang lain, baik melalui ucapan, tulisan, atau contoh teladan yang diberikan. Ilmu yang dimaksud oleh ayat di atas bukan saja ilmu agama, tetapi ilmu apapun yang bermanfaat. Srmoga kita tergolong dalam orang yang berilmu dan beriman," tutup Prof. Lukman.

Kembali