Dua Mahasiswa UBMG Lolos Duta UMKM 2026, Tegaskan Peran Akademik Kampus dalam Penguatan Ekonomi Daerah

4 Mei 2026 Prestasi
Dua Mahasiswa UBMG Lolos Duta UMKM 2026, Tegaskan Peran Akademik Kampus dalam Penguatan Ekonomi Daerah

Kampus UBMG — Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian mahasiswanya di tingkat provinsi. Melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), UBMG secara konsisten menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berorientasi pada pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keberhasilan dua mahasiswa terbaik UBMG yang lolos dalam ajang Pemilihan Duta UMKM Provinsi Gorontalo Tahun 2026, yakni Siti Nur Aziza (S1 Bisnis Digital) dan Triwayan S. Muda (S1 Administrasi Bisnis).

Prestasi ini menjadi indikator nyata keberhasilan proses pendidikan di UBMG yang mengintegrasikan penguatan kompetensi akademik, soft skills, serta kepekaan sosial mahasiswa terhadap isu-isu strategis, khususnya dalam pengembangan sektor UMKM berbasis digital.

Dekan FEB UBMG, Dr. Darman, M.Si menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pendekatan pembelajaran berbasis praktik (experiential learning) yang diterapkan di lingkungan kampus.

“Keberhasilan mahasiswa kami tidak terlepas dari ekosistem akademik yang kami bangun, di mana mahasiswa didorong untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di tengah masyarakat. Ajang Duta UMKM ini menjadi ruang aktualisasi yang sangat relevan dengan kompetensi keilmuan mereka,” jelas Dekan Darman.

Ia juga menambahkan bahwa FEB UBMG secara aktif mengintegrasikan kurikulum berbasis digitalisasi bisnis dan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan ekonomi masa depan.

“Kami membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis bisnis, literasi digital, hingga strategi pemasaran berbasis teknologi. Dengan bekal tersebut, mereka tidak hanya siap bersaing, tetapi juga mampu menjadi problem solver bagi pelaku UMKM,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta terpilih, Siti Nur Aziza, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam ajang ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung kemajuan ekonomi lokal.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai agen perubahan. UMKM memiliki potensi besar, dan melalui pendekatan digital, kami optimis dapat membantu pelaku usaha meningkatkan visibilitas dan daya saing produknya,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Triwayan S. Muda yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjembatani transformasi UMKM.

“Mahasiswa memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk mentransfer pengetahuan tersebut kepada pelaku UMKM, agar mereka dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pemilihan Duta UMKM Provinsi Gorontalo Tahun 2026 diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Dekranasda Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi daerah.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda melalui serangkaian pelatihan intensif, seperti personal branding, public speaking, storytelling, hingga pemahaman budaya dan kearifan lokal.

Para finalis terpilih nantinya akan menjalankan peran strategis sebagai duta yang menjembatani komunikasi antara pelaku UMKM, pemerintah, dan ekosistem digital, sekaligus menjadi inspirator dalam mendorong UMKM naik kelas.

Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi UBMG sebagai perguruan tinggi yang mampu melahirkan lulusan berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.

Dengan sinergi antara pendidikan akademik, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat, UBMG terus mengukuhkan diri sebagai kampus yang berorientasi pada penciptaan generasi unggul dan berdaya saing global. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)