Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kemahasiswaan yang komprehensif melalui penyelenggaraan program pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis bagi mahasiswa.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026) bertempat di Mini Hospital Kampus UBMG, dan dikoordinir langsung oleh Wakil Rektor (Warek) III UBMG Bidang Kemahasiswaan, MBKM, dan Kerja Sama, Ns. Andriyanto Dai, M.Kep.
Program layanan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya strategis universitas dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, produktif, dan kondusif bagi pengembangan akademik mahasiswa. Kampus UBMG menyadari bahwa kesehatan fisik dan mental mahasiswa merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran, aktivitas penelitian, serta keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan organisasi dan pengembangan diri di lingkungan kampus.
Kegiatan pelayanan kesehatan ini diberikan kepada seluruh mahasiswa aktif UBMG dan direncanakan untuk dilaksanakan secara berkala setiap semester. Pelaksanaan program ini melibatkan tenaga kesehatan profesional yang terdiri dari tenaga keperawatan dan ahli gizi, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dasar, tetapi juga edukasi terkait pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalani masa studi di perguruan tinggi.
Adapun layanan kesehatan yang dapat diperoleh mahasiswa meliputi pemeriksaan fisik dasar, antara lain pemeriksaan tekanan darah, pengukuran suhu tubuh, pemeriksaan denyut nadi, pengukuran indeks massa tubuh (IMT), serta konsultasi kesehatan secara langsung dengan tenaga medis.
Selain pemeriksaan fisik, mahasiswa juga mendapatkan edukasi kesehatan preventif, seperti pentingnya menjaga pola makan seimbang, manajemen aktivitas harian, serta upaya pencegahan berbagai penyakit yang berpotensi mengganggu aktivitas akademik.
Melalui pendekatan ini, Kampus UBMG berupaya menumbuhkan kesadaran kesehatan (health awareness) di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari pembentukan gaya hidup sehat di lingkungan kampus.
Warek Andriyanto Dai, M.Kep menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian UBMG terhadap kesehatan mahasiswa, sekaligus bagian dari penguatan sistem layanan kemahasiswaan yang terintegrasi.
“Mahasiswa merupakan elemen utama dalam ekosistem perguruan tinggi. Oleh karena itu, UBMG tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki kondisi kesehatan yang baik agar mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal,” ujar Warek Andriyanto.
Ia menambahkan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan ini juga berfungsi sebagai skrining kesehatan awal bagi mahasiswa untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan yang mungkin dialami.
Melalui pemeriksaan kesehatan berkala ini, mahasiswa dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
"Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi tertentu, maka dapat direkomendasikan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas ataupun rumah sakit,” tambahnya.
Lebih lanjut, Warek Andriyanto mengajak seluruh mahasiswa UBMG untuk memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan yang telah disediakan oleh kampus tersebut.
“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini secara maksimal. Kesadaran untuk menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri, dan kampus hadir untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut,” ungkap Warek Andriyanto.
Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk optimalisasi fungsi Mini Hospital UBMG sebagai fasilitas layanan kesehatan yang mendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan di lingkungan universitas.
Selain memberikan pelayanan kesehatan bagi civitas akademika, Mini Hospital UBMG juga menjadi sarana praktik dan pengembangan keilmuan di bidang kesehatan.
Melalui program pelayanan kesehatan mahasiswa ini, Kampus UBMG terus berupaya membangun ekosistem kampus yang sehat, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat berkembang secara optimal baik dalam aspek akademik, sosial, maupun kesehatan.
"Komitmen Kampus UBMG dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi mahasiswa ini diharapkan dapat memperkuat citra Perguruan Tinggi yang peduli terhadap kualitas hidup mahasiswa serta konsisten dalam membangun generasi muda yang sehat, unggul, dan berkarakter," tutup Warek Andriyanto. (hms)