Jalan Sehat Meriah, UBMG Tuntaskan Rangkaian SPKKMB 2026

6 September 2026 Kegiatan
Jalan Sehat Meriah, UBMG Tuntaskan Rangkaian SPKKMB 2026
Kampus UBMG — Rangkaian Studi Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (SPKKMB) Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) Tahun 2026 resmi berakhir. Penutupan rangkaian kegiatan tersebut ditandai dengan pelaksanaan jalan sehat yang berlangsung meriah dan menjadi momentum UBMG untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, Minggu (6/9/2026).
 
 
Jalan sehat yang digelar sebagai agenda pamungkas SPKKMB UBMG 2026 ini melibatkan mahasiswa baru bersama unsur pimpinan, dosen, dan staf UBMG. Kegiatan juga diikuti oleh staf SMK Bina Mandiri Bone Bolango serta siswa SMKS Bina Mandiri Bone Bolango, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang semarak di sepanjang kegiatan.
 
 
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Ir. H. Azis Rachman, MM, IPM, ASEAN Eng, bersama Rektor UBMG Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes. Kehadiran pimpinan yayasan dan universitas menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian penyambutan mahasiswa baru sekaligus komitmen UBMG dalam membangun budaya kampus yang sehat, inklusif, dan penuh kebersamaan.
 
 
Semarak jalan sehat semakin terasa dengan penampilan marching band siswa SMKS Bina Mandiri Bone Bolango. Penampilan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang berada di sepanjang rute. Kehadiran marching band tidak hanya menambah kemeriahan kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan ekosistem pendidikan Bina Mandiri kepada masyarakat Gorontalo.
 
 
Para peserta memulai perjalanan dari Kampus UBMG, kemudian menyusuri Jalan Adam Zakaria dan kembali ke kampus sebagai titik akhir. Sepanjang perjalanan, antusiasme peserta dan masyarakat terlihat mewarnai kegiatan yang menjadi penutup seluruh rangkaian SPKKMB tahun ini.
 
 
Ketua SPKKMB UBMG 2026, Rahmat Nasila, MM, mengatakan jalan sehat tidak sekadar menjadi agenda penutup SPKKMB, tetapi juga dirancang sebagai ruang untuk membangun kedekatan antara mahasiswa baru dengan seluruh sivitas akademika UBMG.
 
 
“Jalan sehat ini bukan hanya kegiatan penutup SPKKMB, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kedekatan antara mahasiswa baru dengan seluruh sivitas akademika UBMG. Yang paling penting adalah memperkenalkan UBMG kepada masyarakat,” ujar Rahmat.
 
 
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa keberadaan UBMG semakin mendapat perhatian dari masyarakat. Peserta jalan sehat yang melibatkan mahasiswa baru, sivitas akademika, serta keluarga besar Bina Mandiri turut menghadirkan wajah kampus secara langsung di tengah masyarakat.
 
 
“Hal ini dibuktikan dengan animo masyarakat yang penasaran dan melihat langsung para peserta jalan sehat,” tambahnya.
 
 
Lebih dari sekadar seremoni penutupan, pelaksanaan jalan sehat menjadi refleksi dari semangat SPKKMB UBMG 2026 dalam membangun pengalaman awal mahasiswa baru yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap kampus.
 
 
Dengan berakhirnya jalan sehat, seluruh rangkaian SPKKMB UBMG Tahun 2026 resmi dituntaskan. Rangkaian tersebut menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, sivitas, budaya, serta berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia di UBMG.
 
 
UBMG berharap semangat kebersamaan yang dibangun sejak SPKKMB dapat terus tumbuh dalam perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan. Dari langkah pertama mengenal kampus, mahasiswa baru diharapkan mampu melanjutkan perjalanan akademiknya sebagai generasi yang unggul, berkarakter, adaptif, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
 
 
Melalui momentum tersebut, UBMG juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai bagian dari masyarakat Gorontalo, membangun ruang pendidikan yang kolaboratif, serta menghadirkan pengalaman pembelajaran yang relevan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)