Kampus UBMG — Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kembali menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Festival Tolangga di lingkungan kampus. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat kebersamaan, kreativitas, serta kecintaan sivitas akademika terhadap budaya daerah, Sabtu (12/9/2026).
Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Membangun Generasi Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal”, kegiatan berlangsung semarak dengan melibatkan pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UBMG.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Ir. H. Azis Rachman, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng., Rektor UBMG, Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Program Studi, pimpinan unit kerja, seluruh sivitas akademika, serta mahasiswa UBMG. Hadir pula Ustadz Ruslan Demanto, S.Th.I., yang memberikan ceramah hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ketua YBMG, Dr. Ir. H. Azis Rachman, menyampaikan apresiasi kepada Rektor UBMG beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi yang secara konsisten dirangkaikan dengan Festival Tolangga merupakan bagian dari upaya menjaga tradisi sekaligus menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan akademik.
“Apresiasi kepada Rektor dan juga panitia yang telah melaksanakan kegiatan ini. Setiap tahun kita selalu melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Festival Tolangga,” ujar Dr. Azis Rachman.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas karena tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat karakter dan kebersamaan keluarga besar UBMG.
Sementara itu, Rektor UBMG menegaskan bahwa Festival Tolangga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi kegiatan tahunan di lingkungan universitas.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita kemas dalam Festival Tolangga yang memang menjadi salah satu kegiatan tahunan yang kita laksanakan,” ungkap Rektor UBMG.
Menurut Rektor, Festival Tolangga tidak semata-mata menjadi ajang kreativitas dan pelestarian budaya, tetapi juga mengandung nilai penting dalam membangun kebersamaan di lingkungan kampus.
“Festival ini tentunya bukan hanya sekadar ikatan budaya dan kreativitas saja, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, kebersamaan, kreativitas, kekompakan, dan gotong royong. Ini menunjukkan bahwa agama dan budaya dapat mempersatukan kita,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh mahasiswa menjadikan Festival Tolangga sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman fakultas dan program studi.
“Berbeda fakultas, berbeda program studi, tetapi kita adalah satu keluarga besar Universitas Bina Mandiri Gorontalo,” tegasnya.
Pesan penguatan karakter juga menjadi bagian penting dalam ceramah hikmah Maulid yang disampaikan Ustadz Ruslan Demanto, S.Th.I. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa keteladanan Rasulullah SAW sangat erat kaitannya dengan pembentukan karakter dan akhlak manusia.
Menurutnya, keberadaan Rasulullah SAW tidak dapat dilepaskan dari misi utama membangun manusia yang memiliki akhlak mulia. Karena itu, kualitas ibadah idealnya berjalan beriringan dengan kualitas karakter dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasul itu diutus oleh Allah pada intinya adalah berkaitan dengan karakter dan akhlak,” ungkap Ustadz Ruslan dalam ceramahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas keberagamaan seseorang tidak cukup hanya diukur dari pelaksanaan ibadah, tetapi juga harus tercermin melalui perilaku dan akhlaknya.
“Apalah arti ibadah yang bagus kalau tidak berbarengan lurus dengan karakter yang bagus,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi relevan dengan semangat UBMG dalam membangun lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi akademik, tetapi juga pembentukan mahasiswa yang memiliki karakter, integritas, kepedulian, dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan global.
Setelah penyampaian hikmah Maulid, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Suasana kemudian semakin meriah dengan pelaksanaan Festival Tolangga yang diikuti dan diramaikan oleh sivitas akademika serta mahasiswa UBMG.
Festival Tolangga menjadi ruang bagi setiap kelompok untuk menampilkan kreativitas sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan. Sebanyak 16 tolangga turut ambil bagian dalam festival tersebut.
Sebelum penentuan pemenang, seluruh tolangga terlebih dahulu melalui proses penilaian oleh tim juri yang terdiri atas Rektor UBMG, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, serta Ustadz Ruslan Demanto. Penilaian dilakukan untuk menentukan tolangga terbaik berdasarkan sejumlah aspek yang telah ditetapkan oleh panitia.
Dari keseluruhan peserta, kemudian ditetapkan enam tolangga terbaik yang memperoleh apresiasi dalam festival tersebut.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Festival Tolangga, UBMG terus mendorong terciptanya kehidupan kampus yang harmonis serta lingkungan akademik yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal dalam pembentukan karakter mahasiswa.
Dengan semangat “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Membangun Generasi Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal”, Maulid Nabi Muhammad SAW dan Festival Tolangga diharapkan terus menjadi bagian dari tradisi positif UBMG dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang religius, berbudaya, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan. (Hms)