Langkah Awal Mahasiswa Pakistan Pascasarjana UBMG, Belajar Bahasa Indonesia untuk Beradaptasi di Kampus

13 Agustus 2026 Akademik
Langkah Awal Mahasiswa Pakistan Pascasarjana UBMG, Belajar Bahasa Indonesia untuk Beradaptasi di Kampus

Kampus UBMG Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan tinggi dengan membuka ruang bagi mahasiswa mancanegara untuk menempuh pendidikan di lingkungan akademik UBMG. Salah satunya ditandai dengan kedatangan mahasiswa asal Pakistan yang akan mengikuti Program Magister (S2) Pascasarjana UBMG.

 

Sebagai bagian dari tahap awal adaptasi, mahasiswa tersebut mengikuti kegiatan pengenalan dan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Gedung Pascasarjana UBMG, Kamis (13/8/2026).

 

Kegiatan BIPA menjadi langkah awal untuk membantu mahasiswa asing mengenal Bahasa Indonesia sebelum mengikuti proses pendidikan di Program Pascasarjana UBMG. Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada kemampuan berbahasa sebagai sarana komunikasi, tetapi juga memperkenalkan konteks budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia.

 

 

Pembelajaran BIPA diharapkan menjadi bekal dasar bagi mahasiswa asing agar dapat mengenal dan berkomunikasi dengan lingkungan kampus tidak hanya menggunakan Bahasa inggris namun juga menggunakan Bahasa Indonesia selama mengikuti pendidikan di UBMG. Meskipun belum ditargetkan untuk langsung mampu berbahasa Indonesia secara lancar, setidaknya mahasiswa memiliki pengetahuan dan pemahaman dasar mengenai Bahasa Indonesia yang dapat digunakan dalam interaksi sehari-hari selama menjalani Program Magister di UBMG.

 

 

Kemampuan dasar tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam berkomunikasi dengan dosen, tenaga kependidikan, sesama mahasiswa, maupun sivitas akademika lainnya. Dengan demikian, proses adaptasi terhadap lingkungan akademik dan sosial di UBMG dapat berlangsung lebih mudah dan nyaman.

 

Lebih dari sekadar pembelajaran bahasa, BIPA juga menjadi ruang pengenalan budaya. Mahasiswa asing memperoleh kesempatan untuk memahami keberagaman Indonesia, nilai-nilai kehidupan masyarakat, serta karakter budaya lokal yang menjadi bagian dari pengalaman mereka selama berada di Gorontalo.

 

Kehadiran calon mahasiswa asal Pakistan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UBMG dalam membangun atmosfer akademik yang semakin internasional. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara membuka peluang terjadinya pertukaran wawasan, pengalaman, dan perspektif lintas budaya di lingkungan perguruan tinggi.

 

Langkah awal mahasiswa asal Pakistan dalam mengenal Bahasa Indonesia melalui program BIPA menjadi bagian penting dari perjalanan menuju pendidikan lintas negara di UBMG. Ke depan, kehadiran mahasiswa internasional diharapkan semakin memperkuat atmosfer akademik yang berwawasan global sekaligus membuka peluang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan yang lebih luas.

 

Dengan terus memperkuat internasionalisasi, UBMG menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang belajar yang terbuka bagi mahasiswa dari berbagai penjuru dunia. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UBMG dalam mewujudkan visi “Unggul, Berkarakter, Mengglobal”, dengan membangun lingkungan akademik yang unggul dalam pendidikan, berkarakter dalam nilai dan budaya, serta mampu berkiprah dan terhubung dalam lingkungan pendidikan tinggi global.

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)