KAMPUS UBMG – Komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) dalam memberikan pengalaman pembelajaran berwawasan global kepada mahasiswa terus diwujudkan melalui Program Kuliah Kerja Mandiri Internasional (KKM-I) 2026 di Malaysia. Pada Selasa, (11/8/2026), mahasiswa UBMG mengikuti berbagai aktivitas akademik dan pengembangan kompetensi yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing.
Mahasiswa kelompok nonkesehatan mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam The 7th International Sustainable Energy Summit (ISES) 2026). Sebanyak 11 mahasiswa UBMG berperan sebagai volunteer STEM Universiti Malaya (UM) dan membantu pelaksanaan kegiatan pada booth STEM UM.
Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa karena tidak hanya menempatkan mereka sebagai peserta, tetapi juga memberikan ruang untuk mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan akademik berskala internasional. Para mahasiswa terlibat dalam mendampingi sekaligus mempresentasikan berbagai karya inovasi mahasiswa Universiti Malaya yang mengangkat tema Student Innovation for Renewable Energy.
Berbagai inovasi yang diperkenalkan kepada peserta dan pengunjung ISES 2026 mencakup pemanfaatan teknologi dan energi terbarukan, seperti energi surya, sistem pertanian dan hidroponik, serta teknologi berbasis energi berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UBMG turut memberikan penjelasan mengenai cara kerja prototipe, membantu demonstrasi teknologi, serta berinteraksi langsung dengan peserta dan pengunjung yang datang ke booth STEM UM.
Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi ilmiah sekaligus memperluas pemahaman terhadap perkembangan teknologi STEM dan inovasi energi terbarukan. Di sisi lain, keterlibatan sebagai volunteer juga melatih kemampuan kerja sama tim, pelayanan kepada peserta, kemampuan beradaptasi, serta membangun kepercayaan diri mahasiswa ketika berinteraksi dalam lingkungan akademik internasional.
Sementara itu, mahasiswa kelompok kesehatan UBMG dari Program Studi Farmasi, Administrasi Rumah Sakit, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mengikuti agenda kunjungan akademik ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Malaysia. Mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok, yakni kelompok A hingga D, untuk melakukan observasi langsung pada beberapa klinik, yaitu U.N.I Klinik Danau Kota, U.N.I Klinik Alam Damai, dan U.N.I Klinik Taman Permata.
Kunjungan tersebut diarahkan sebagai pembelajaran lapangan untuk memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai sistem pelayanan kesehatan yang diterapkan di Malaysia. Dalam kegiatan observasi, mahasiswa mempelajari sistem pendistribusian obat yang diterapkan di klinik serta mengamati mekanisme kerja dan alur pelayanan yang berlangsung di fasilitas kesehatan tersebut.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menghubungkan teori yang selama ini diperoleh dalam proses pembelajaran dengan kondisi nyata di lapangan. Selain memperluas wawasan mengenai manajemen farmasi dan pelayanan kesehatan, observasi tersebut juga memberikan perspektif baru kepada mahasiswa mengenai bagaimana sistem pelayanan kesehatan dikelola dalam konteks negara lain.
Rangkaian kegiatan KKM Internasional tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran mahasiswa UBMG tidak berhenti di dalam ruang kelas. Melalui pengalaman langsung di lingkungan internasional, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari praktik, berinteraksi dengan masyarakat akademik global, serta memahami perkembangan teknologi dan sistem profesional yang diterapkan di negara lain.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UBMG dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik sesuai bidang keilmuannya, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, adaptasi, pemecahan masalah, dan wawasan global yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Melalui KKM Internasional, UBMG terus memperluas ruang belajar mahasiswa melalui pengalaman lintas negara dan lintas disiplin. Program ini menjadi salah satu langkah strategis kampus dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, inovatif, dan mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun global.