Langkah Strategis Menuju Akreditasi Unggul, Asesor Lamdik Lakukan Asesmen Lapangan Prodi Teknologi Pendidikan UBMG

30 April 2026 Akademik
Langkah Strategis Menuju Akreditasi Unggul, Asesor Lamdik Lakukan Asesmen Lapangan Prodi Teknologi Pendidikan UBMG

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) secara resmi menyambut Dua Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) untuk melakukan Asesmen lapangan Program Studi (Prodi) S1 Teknologi Pendidikan (Tekpen), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB), pada Jumat (10/4/2026) di Ruang Akreditasi Kampus UBMG. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses akreditasi program studi guna memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai standar nasional dan standar yang ditetapkan lembaga akreditasi.

Pembukaan asesmen lapangan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Rektor UBMG, para Wakil Rektor, Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA), Dekan FIPB, Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan, Dosen, Tenaga Kependidikan serta Mahasiswa di lingkungan FIPB.

Asesmen lapangan dilaksanakan oleh dua asesor dari LAMDIK, yaitu Prof. Dr. Andi Kristanto, M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya dan Prof. Dr. Nurhikmah, M.Si dari Universitas Negeri Makassar. 

Kegiatan asesmen lapangan dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (11/4/2026) dengan berbagai rangkaian kegiatan verifikasi data, wawancara, serta peninjauan langsung terhadap penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

Rektor UBMG, Dr. Titin Dunggio, M,Si, M.Kes menyampaikan Selamat Datang dan menyambut hangat bersama Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), atas kehadiran tim asesor yang akan melakukan penilaian secara komprehensif terhadap Prodi Teknologi Pendidikan UBMG. Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum strategis bagi perguruan tinggi untuk mengevaluasi capaian kinerja sekaligus memperkuat komitmen terhadap budaya mutu.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada para asesor LAMDIK di Kampus UBMG. Proses asesmen lapangan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk memotret secara objektif kondisi penyelenggaraan pendidikan di Prodi Teknologi Pendidikan sekaligus memperoleh masukan konstruktif untuk peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan,” ujar Rektor Titin.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Titin juga memaparkan profil dan perkembangan UBMG yang berdiri pada tahun 2019 dan terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga saat ini UBMG telah memiliki empat Fakultas, 18 program studi, serta Program Pascasarjana (PPs) yang terus berkembang seiring dengan peningkatan kualitas tata kelola akademik dan sumber daya.

“Kami terus berupaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal, meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen UBMG dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Rektor Titin.

Sementara itu, asesor LAMDIK, Prof. Dr. Andi Kristanto menjelaskan bahwa asesmen lapangan merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi, karena menjadi kesempatan bagi tim asesor untuk memverifikasi secara langsung kesesuaian antara laporan evaluasi diri Prodi dengan kondisi nyata di lapangan.

“Kami hadir untuk melakukan verifikasi dan konfirmasi terhadap berbagai data yang telah disampaikan oleh program studi. Asesmen lapangan ini juga menjadi ruang dialog akademik antara asesor dan sivitas akademika dalam rangka melihat secara komprehensif bagaimana standar mutu pendidikan tinggi diimplementasikan,” jelas Prof. Andi Kristanto.

Ia menambahkan bahwa dalam proses menuju peringkat akreditasi unggul, Prodi perlu menunjukkan kinerja yang konsisten dalam berbagai aspek, mulai dari tata kelola kelembagaan, kualitas kurikulum, proses pembelajaran, produktivitas penelitian dosen, hingga keterlibatan mahasiswa dan kontribusi lulusan di masyarakat.

“Akreditasi unggul bukan hanya soal kelengkapan dokumen, tetapi juga mencerminkan budaya mutu yang telah terbangun secara sistematis dan berkelanjutan di lingkungan program studi maupun perguruan tinggi,” tambahnya. 

Selama dua hari pelaksanaan asesmen lapangan, tim asesor akan melakukan sejumlah kegiatan, antara lain wawancara dengan pimpinan Fakultas dan Prodi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan stakeholder pengguna lulusan. 

Selain itu, asesor juga akan melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana pembelajaran, laboratorium, serta memantau praktik pembelajaran di lingkungan program studi.

Proses asesmen ini juga mencakup verifikasi terhadap berbagai indikator penilaian yang menjadi standar akreditasi, seperti sistem tata kelola Prodi, implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran, kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta efektivitas sistem penjaminan mutu internal.

Menariknya, dalam pelaksanaan asesmen lapangan ini UBMG menampilkan berbagai dokumen akademik secara digital melalui sistem paperless sebagai bagian dari transformasi tata kelola akademik berbasis teknologi informasi. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen UBMG dalam mengembangkan sistem manajemen pendidikan yang modern, efisien, dan transparan.

Kegiatan asesmen lapangan juga melibatkan tim task force akreditasi yang terdiri dari pimpinan Prodi, Badan Penjaminan Mutu, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta berbagai pemangku kepentingan yang turut memberikan gambaran komprehensif mengenai kinerja dan kualitas layanan akademik Prodi Teknologi Pendidikan.

Di akhir rangkaian kegiatan, tim asesor akan menyampaikan klarifikasi hasil temuan asesmen yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara asesmen lapangan sebagai bagian dari tahapan proses akreditasi.

Melalui kegiatan asesmen lapangan ini, UBMG menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

Dengan dukungan seluruh sivitas akademika dan pemangku kepentingan, Prodi Teknologi Pendidikan FIPB UBMG optimistis mampu meraih capaian akreditasi terbaik dan semakin berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia Unggul, Berkarakter dan Mengglobal di bidang teknologi pendidikan. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)