Kampus
UBMG — Universitas Bina Mandiri
Gorontalo (UBMG) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan
akademik yang inklusif dan berwawasan global melalui pembelajaran Bahasa
Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Kegiatan tersebut kembali diikuti
mahasiswa asing Pascasarjana UBMG asal Pakistan dalam pertemuan kedua yang berlangsung di Gedung
Pascasarjana UBMG, Sabtu (15/8/2026).
Pada pertemuan kali ini, mahasiswa
mendapatkan pembelajaran dasar Bahasa Indonesia yang berkaitan dengan angka, hari, bulan, tanggal, dan waktu.
Materi dirancang untuk membantu mahasiswa asing memahami sekaligus menggunakan
kosakata Bahasa Indonesia yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.
Dalam proses pembelajaran, mahasiswa
tidak hanya mempelajari cara menghitung dan menyebutkan angka dalam Bahasa
Indonesia, tetapi juga berlatih menyebutkan nama-nama hari dan bulan,
mengungkapkan tanggal, serta memahami cara menyampaikan waktu dalam percakapan
sehari-hari.
Pembelajaran berlangsung secara
interaktif dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan
secara langsung materi yang telah dipelajari. Pendekatan tersebut diharapkan
dapat membantu mahasiswa lebih mudah memahami penggunaan Bahasa Indonesia dalam
konteks kehidupan sehari-hari selama menjalani aktivitas akademik maupun sosial
di Indonesia.
Kegiatan BIPA tersebut didampingi
sekaligus dibimbing oleh Sitty Afrianty
H. Kundji, M.Pd. Pendampingan secara langsung menjadi bagian penting
dalam membantu mahasiswa asing beradaptasi dengan lingkungan baru, khususnya
dalam membangun kemampuan komunikasi dasar menggunakan Bahasa Indonesia.
Bagi mahasiswa asing, penguasaan
Bahasa Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi
juga menjadi pintu untuk memahami kehidupan sosial dan budaya masyarakat
Indonesia. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa lokal akan memudahkan mereka
berinteraksi dengan sivitas akademika maupun masyarakat selama berada di
Gorontalo.
Pelaksanaan BIPA juga menjadi salah
satu bentuk kesiapan UBMG dalam memberikan pengalaman akademik yang
komprehensif bagi mahasiswa internasional. Kehadiran mahasiswa asal Pakistan
sekaligus memperlihatkan semakin terbukanya lingkungan pendidikan UBMG bagi
mahasiswa dari berbagai negara.
Melalui pembelajaran BIPA yang
terarah dan berkelanjutan, UBMG berupaya memastikan mahasiswa internasional
tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mampu beradaptasi,
berkomunikasi, serta mengenal budaya Indonesia secara lebih dekat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari
komitmen UBMG dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus
mewujudkan visi “Unggul, Berkarakter
dan Mengglobal.”