Mahasiswa UBMG Ikuti Studi Kepakaran Internasional, Perluas Wawasan Akademik di Malaysia, UI Jakarta hingga Industri Bandung

6 April 2026 Akademik
Mahasiswa UBMG Ikuti Studi Kepakaran Internasional, Perluas Wawasan Akademik di Malaysia, UI Jakarta hingga Industri Bandung

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada penguatan kompetensi mahasiswa. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Kepakaran Mahasiswa yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Farmasi dan Prodi Gizi.

Kegiatan akademik ini dirancang sebagai bagian dari strategi penguatan Experiential Learning atau pembelajaran berbasis pengalaman, dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui kunjungan akademik dan industri di berbagai institusi terkemuka, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama hampir sepekan tersebut, para mahasiswa UBMG menjalani sejumlah agenda akademik di Malaysia, Jakarta, hingga Kota Bandung. Program ini tidak hanya bertujuan memperkaya wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga membuka perspektif global mengenai praktik profesional di bidang kesehatan, farmasi, gizi, serta industri berbasis ilmu pengetahuan.

Salah satu agenda utama dilaksanakan di Putrajaya Hospital, Kuala Lumpur, Malaysia, yang dikenal sebagai salah satu rumah sakit modern dengan sistem manajemen pelayanan kesehatan berbasis teknologi digital.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mahasiswa UBMG mengikuti kuliah praktis sekaligus tur akademik terkait sistem pengelolaan farmasi dan gizi berbasis elektronik (electronic hospital system). Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi sistem informasi rumah sakit dalam mendukung pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, serta terintegrasi.

Mahasiswa juga berkesempatan mempelajari alur manajemen farmasi rumah sakit, mulai dari pengadaan obat, penyimpanan, distribusi, hingga pengawasan penggunaan obat dalam pelayanan klinis. Selain itu, mahasiswa Program Studi Gizi turut mendapatkan pemahaman mengenai sistem pengelolaan pelayanan gizi pasien yang terstruktur dan berbasis standar pelayanan kesehatan modern.

Tidak hanya mengunjungi institusi layanan kesehatan, rombongan mahasiswa UBMG juga melakukan kunjungan industri ke Beryl’s Chocolate Factory, salah satu produsen cokelat premium ternama di Malaysia.

Dalam kunjungan tersebut mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai proses produksi cokelat modern, sistem pengendalian mutu, hingga penerapan standar keamanan pangan yang diterapkan dalam industri makanan internasional.

Kegiatan ini memberikan perspektif tambahan bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami hubungan antara ilmu gizi, teknologi pangan, serta implementasi standar mutu dalam proses produksi makanan yang aman dan berkualitas.

Usai menyelesaikan agenda akademik di Malaysia, rombongan mahasiswa UBMG melanjutkan rangkaian kegiatan studi kepakaran di Indonesia dengan mengikuti kuliah pakar di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI).

Pada kesempatan tersebut mahasiswa mendapatkan kuliah langsung dari Prof. Dr. apt. Abdul Mun’im, M.Si, yang merupakan Head of Pharmacognosy and Phytochemistry Laboratory Fakultas Farmasi UI, dengan topik “Keamanan dan Interaksi Bahan Alam.”

Dalam kuliah pakar tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai potensi bahan alam sebagai sumber obat, termasuk aspek keamanan penggunaan, kemungkinan interaksi antar senyawa, serta pendekatan ilmiah dalam pengembangan obat berbasis bahan alam melalui penelitian farmakognosi dan fitokimia.

Selain itu, mahasiswa Prodi Gizi UBMG juga mengikuti kuliah pakar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) yang membahas sistem penyelenggaraan makanan institusi. Materi tersebut memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai manajemen penyelenggaraan makanan dalam skala besar, termasuk di rumah sakit, institusi pendidikan, serta layanan publik lainnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan agenda Laboratory Tour, di mana mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung berbagai fasilitas laboratorium gizi di FKM UI serta memahami proses penelitian, analisis nutrisi, hingga kegiatan praktikum yang dilakukan oleh mahasiswa di lingkungan akademik tersebut.

Rangkaian kegiatan studi kepakaran kemudian ditutup dengan kunjungan industri ke Lunaray Beauty Cosmetic Factory di Kota Bandung. Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh jajaran manajemen perusahaan dan diberikan kesempatan untuk melakukan tur industri secara komprehensif.

Dalam kunjungan tersebut mahasiswa dapat melihat secara langsung proses produksi kosmetik melalui delapan area utama, antara lain gudang bahan baku, gudang kemasan dan produk jadi, laboratorium riset dan pengembangan (R&D), laboratorium kimia fisika, ruang penimbangan bahan, ruang mixing, area filling atau pengisian produk, ruang produksi utama, hingga ruang secondary processing.

Melalui kunjungan ini mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai proses formulasi, pengujian laboratorium, hingga produksi kosmetik yang memenuhi standar industri dan regulasi yang berlaku.

Wakil Rektor (Warek) II Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Karlina Napu, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan studi kepakaran ini merupakan salah satu program akademik strategis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman langsung di lapangan.

Studi kepakaran ini menjadi salah satu bentuk komitmen UBMG dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. 

"Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung praktik profesional di rumah sakit, perguruan tinggi terkemuka, maupun industri, sehingga wawasan akademik dan profesional mereka semakin berkembang,” ujar Warek Karlina Napu.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana ilmu yang dipelajari di bangku kuliah diterapkan dalam praktik nyata. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing di dunia profesional,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu dosen pendamping kegiatan menyampaikan bahwa program studi kepakaran juga menjadi sarana untuk memperluas jejaring akademik UBMG dengan berbagai institusi pendidikan dan industri.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring kolaborasi akademik UBMG dengan berbagai institusi nasional dan internasional. Hal ini penting dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran pimpinan Universitas, Kepala Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI), Dekan Fakultas, serta para dosen pendamping yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara optimal serta memberikan nilai akademik yang maksimal bagi mahasiswa.

Melalui studi kepakaran ini, UBMG kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus pelopor kemandirian yang terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman, kolaborasi akademik, serta keterlibatan langsung dengan dunia industri dan profesional. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)