Yudisium Semester Ganjil 2025/2026, Wujud Komitmen UBMG Perkuat Mutu Akademik dan Daya Saing Lulusan

6 April 2026 Akademik
Yudisium Semester Ganjil 2025/2026, Wujud Komitmen UBMG Perkuat Mutu Akademik dan Daya Saing Lulusan

Kampus UBMG – Sebagai bagian dari penguatan budaya akademik unggul, Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) menyelenggarakan Yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik (T.A) 2025/2026, pada Kamis (29/1/2026) di Aula Kampus UBMG.

Kegiatan ini menegaskan konsistensi UBMG dalam menerapkan sistem evaluasi akademik yang terukur, berorientasi mutu, serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah.

Yudisium bukan hanya menjadi penanda administratif berakhirnya proses perkuliahan satu semester, tetapi merupakan forum akademik strategis yang mencerminkan sistem penjaminan mutu internal UBMG dalam memastikan ketercapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL), kualitas proses pembelajaran, serta efektivitas evaluasi akademik secara menyeluruh.

Pada sesi pertama, kegiatan yudisium diikuti oleh ratusan mahasiswa Fakultas Sains Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FSTIK) dari Enam Program Studi (Prodi). Kehadiran Pimpinan Universitas, pimpinan Fakultas, Ketua Prodi, serta dosen menjadi bukti kuat bahwa UBMG menempatkan pendampingan akademik dan evaluasi pembelajaran sebagai prioritas utama dalam pengelolaan pendidikan tinggi.

Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Sistem Informasi UBMG, William I.S. Mooduto, M.SA menegaskan bahwa yudisium merupakan bagian integral dari siklus akademik yang dirancang untuk menjamin kualitas dan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan.

“Yudisium adalah ruang refleksi akademik. Di sinilah kita mengukur sejauh mana capaian pembelajaran mahasiswa terpenuhi, sekaligus mengevaluasi kinerja pengajaran dosen. Tradisi akademik ini kami pertahankan sebagai bentuk komitmen UBMG terhadap mutu dan budaya akademik unggul,” tegas Warek William.

Ia menambahkan bahwa UBMG secara konsisten menyelaraskan proses pembelajaran dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) serta kebutuhan dunia kerja, khususnya pada bidang kesehatan yang menuntut kompetensi profesional, etika, dan keterampilan praktik yang tinggi.

“Khusus pada FSTIK, UBMG menyiapkan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi tenaga kesehatan profesional yang berkarakter, adaptif, dan berdaya saing nasional,” tambah Warek William.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lulusan program vokasi di UBMG dibekali sertifikat kompetensi sebagai pengakuan atas kemampuan praktis mahasiswa, sehingga memiliki nilai tambah saat memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.

Wakil Dekan FSTIK UBMG, Fatmah Ma’ruf, M.Si, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi merupakan bentuk nyata dari budaya akademik yang sehat dan kompetitif.

Berikut mahasiswa FSTIK yang meraih juara : Annisa Salsabila Azzahra (Prodi S1 Gizi), Silsasilwin M. Lahay (Prodi S1 Gizi), dan Rafdin J. Yapental (Prodi S1 Gizi)

Pada sesi kedua, yudisium dilaksanakan bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP), serta Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB). Kegiatan ini semakin menegaskan bahwa UBMG menerapkan standar akademik yang seragam dan terukur di seluruh Fakultas.

Kepala Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) UBMG Rizal, M.Si menilai hasil yudisium sebagai indikator kematangan akademik mahasiswa.

“Capaian akademik mahasiswa merupakan hasil sinergi antara kesungguhan belajar mahasiswa dan peran dosen dalam membimbing serta membentuk karakter. Inilah kekuatan UBMG, yaitu kolaborasi yang berorientasi pada kualitas,” ungkap Kepala Biro Rizal.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa libur semester sebagai ruang aktualisasi diri dan kontribusi sosial.

“Mahasiswa UBMG adalah representasi nilai dan identitas kampus. Melalui sikap, perilaku, dan prestasi, mahasiswa diharapkan dapat menyampaikan pesan positif tentang UBMG kepada masyarakat,” tambahnya. 

Dalam konteks menyebarluaskan branding institusional, UBMG terus menanamkan nilai Aktualisasi Kampus Unggul, Perguruan Tinggi Unggul, Berkarakter dan Mengglobal (AKU UBMG) sebagai roh pengembangan akademik dan kemahasiswaan.

Berikut mahasiswa yang meraih juara untuk 3 Fakultas:

  1. FEB: Trivena L. Mandagi, Aulia A. Rahman, dan Rizky H. Makka.
  2. FIPB: Ostin Y. Usman, Anita Olii, dan Marshela Siradjang.
  3. FPSP: Yuspita Hasan, Siti Nurinda Mointi, dan Aulia Abdulrahman.

Melalui yudisium ini, UBMG tidak hanya merayakan capaian akademik mahasiswa, tetapi juga mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten membangun mutu, karakter, dan relevansi pendidikan. 

"Dengan sistem akademik yang terukur, dosen yang kompeten, serta lingkungan belajar yang kondusif, UBMG optimistis melahirkan lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Kampus UBMG Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal," tutup Rizal, M.Si (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)