Menebar Kepedulian di Bulan Ramadan, FPSP UBMG Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan

18 April 2026 Kegiatan
Menebar Kepedulian di Bulan Ramadan, FPSP UBMG Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan

Kampus UBMG - Bulan suci Ramadan 1447 H merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. 

Nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata berbagi dan menebarkan kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam semangat tersebut, Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP) Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan serta membagikan takjil kepada masyarakat, termasuk penghuni Panti Asuhan Mu’allaf Nurul Qolbi. 

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa FPSP UBMG sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian sosial sekaligus penguatan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai akademik dan religius.

Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai aksi sosial semata, tetapi juga sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. 

Melalui kegiatan tersebut, civitas akademika FPSP UBMG berupaya menghadirkan peran perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi kesejahteraan sosial masyarakat.

Dekan Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik UBMG, Ismail Tahir, Ph.D menjelaskan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadan menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan solidaritas sosial kepada mahasiswa sebagai generasi intelektual masa depan.

“Momentum Ramadan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di tengah kehidupan masyarakat masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan kepedulian. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kepada mahasiswa bahwa ilmu pengetahuan yang dimiliki harus senantiasa diiringi dengan kepekaan sosial serta semangat untuk memberikan manfaat bagi sesama,” ungkap Dekan Ismail Tahir, Ph.D.

Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan nilai spiritual yang kuat.

Distribusi bantuan dan pembagian takjil ini merupakan wujud nyata dari semangat berbagi yang tumbuh di lingkungan FPSP UBMG. 

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan kebutuhan anak-anak di panti asuhan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran sosial bagi mahasiswa agar mampu memahami realitas kehidupan masyarakat secara langsung,” terang Dekan Ismail.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa ketika dosen dan mahasiswa berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan. Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi serta doa bersama, yang semakin memperkuat nilai religius dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurut Dekan Ismail, kegiatan sosial berbasis nilai religius seperti ini sangat penting dalam membangun karakter mahasiswa yang berintegritas, berempati, serta memiliki kesadaran sosial yang tinggi. 

Hal ini sejalan dengan visi Kampus UBMG dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap masyarakat.

UBMG tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus mampu menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat. 

"Inilah komitmen Kampus UBMG untuk terus menjadi kampus yang berdampak, yang tidak hanya mencerdaskan kehidupan bangsa tetapi juga berkontribusi dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan,” tambahnya.

Melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan ini, FPSP UBMG berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan budaya kepedulian sosial di kalangan civitas akademika. 

"Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual serta kepedulian sosial yang tinggi dalam membangun masyarakat yang lebih baik," tutup Dekan Ismail tahir, Ph.D. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)