Perkuat Sinergi Kualitas dan Layanan Praktikum, UBMG Optimalisasi Pembelajaran berbasis Praktik di Laboratorium

30 April 2026 Akademik
Perkuat Sinergi Kualitas dan Layanan Praktikum, UBMG Optimalisasi Pembelajaran berbasis Praktik di Laboratorium

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis praktik melalui optimalisasi pengelolaan laboratorium. Hal tersebut terlihat pada kegiatan pertemuan bersama asisten laboratorium internal dan eksternal Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FSTIK) UBMG yang dilaksanakan di Aula Kampus UBMG, Kamis (9/4/2026).

Pertemuan ini melibatkan asisten praktikum dari Program Studi (Prodi) S1 Farmasi, S1 Gizi, S1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta D3 Analis Kesehatan. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor UBMG Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, Dekan FSTIK Adnan Malaha, M.Si, para Ketua Prodi di lingkungan FSTIK, Dosen, Kepala serta Pengelola Laboratorium.

Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi akademik untuk memperkuat koordinasi antara pimpinan Fakultas, Dosen, Pengelola laboratorium, dan para Asisten Praktikum dalam rangka meningkatkan mutu layanan laboratorium sebagai bagian integral dari proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Rektor UBMG Dr. Titin Dunggio menegaskan bahwa laboratorium memiliki posisi strategis dalam mendukung implementasi pembelajaran berbasis kompetensi, khususnya pada Prodi di FSTIK.

Menurutnya, kualitas pengalaman praktikum mahasiswa sangat dipengaruhi oleh kesiapan fasilitas, sistem pengelolaan laboratorium yang baik, serta profesionalitas tenaga pendukung seperti kepala laboratorium dan asisten praktikum.

Laboratorium merupakan ruang akademik yang sangat penting dalam membangun kompetensi mahasiswa. 

"Di tempat inilah mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis, tetapi juga mengasah keterampilan praktis, kemampuan analisis, serta sikap ilmiah yang menjadi fondasi profesionalisme mereka di masa depan,” ujar Rektor Titin.

Ia juga menyampaikan bahwa Kampus UBMG terus berkomitmen melakukan penguatan infrastruktur akademik melalui rencana pembangunan Laboratorium Terpadu UBMG di area kampus utama.

Ia menjelaskan bahwa proses perizinan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir.

“Di area kampus utama sudah disiapkan rencana pembangunan laboratorium terpadu yang representatif dan modern. Lahan tersebut telah diproses izinnya sejak tahun 2020 untuk mendapatkan rekomendasi peralihan dari lahan pertanian. Apabila izin dari pemerintah daerah telah terbit, maka pembangunan laboratorium terpadu akan segera dilaksanakan,” jelas Rektor Titin.

Meski demikian, UBMG tetap berupaya memastikan layanan laboratorium bagi mahasiswa tetap berjalan optimal.

Saat ini, beberapa fasilitas laboratorium FSTIK masih berada di lokasi yang berbeda, di antaranya di gedung SMK Bina Mandiri Bone Bolango serta di sekitar area Mini Hospital yang berada di lingkungan kampus utama UBMG.

“Walaupun fasilitas laboratorium masih berada di beberapa lokasi, kami tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan secara bertahap. Hal yang paling penting adalah bagaimana seluruh perangkat akademik dapat bekerja secara sinergis untuk memastikan proses praktikum mahasiswa berjalan efektif,” tambah Rektor Titin.

Rektor juga menekankan bahwa para asisten laboratorium memiliki peran penting sebagai mitra akademik dosen dalam mendukung kegiatan praktikum mahasiswa.

Karena itu, ia berharap para asisten laboratorium dapat terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

“Sebagai asisten laboratorium, saudara-saudara memiliki peran strategis dalam memastikan proses praktikum berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur. Oleh karena itu, penting untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin kerja, serta kemampuan koordinasi dengan dosen dan pengelola laboratorium,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor juga mengingatkan pentingnya pengaturan jadwal penggunaan laboratorium secara sistematis agar seluruh kegiatan praktikum dapat berjalan efektif tanpa menimbulkan konflik penggunaan fasilitas.

“Setiap kegiatan praktikum harus didampingi oleh dosen dan asisten laboratorium. Penjadwalan yang baik akan membantu memastikan seluruh mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar yang optimal di laboratorium,” terang Rektor Titin.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya koordinasi dalam setiap kegiatan mahasiswa yang dilakukan di luar kampus agar tetap berada dalam pengawasan akademik yang jelas.

“Koordinasi yang baik sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Semua kegiatan mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kampus, harus berada dalam pengawasan dan tanggung jawab akademik yang jelas,” ujar Rektor Titin.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Titin juga menyampaikan apresiasi kepada para asisten laboratorium yang baru bergabung di lingkungan FSTIK UBMG.

“Selamat bergabung bagi para asisten laboratorium yang baru. Kami berharap saudara-saudara dapat bersinergi dengan baik bersama dosen dan pengelola laboratorium dalam memberikan pelayanan akademik yang terbaik bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FSTIK UBMG Adnan Malaha, M.Si menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan praktikum di laboratorium harus mengacu pada prinsip penjaminan mutu akademik.

Menurutnya, setiap aktivitas laboratorium perlu dirancang secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi.

Praktikum merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran pada program studi berbasis sains dan kesehatan. 

"Karena itu, setiap kegiatan praktikum harus direncanakan secara matang agar mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan meningkatkan kompetensi mahasiswa,” ujar Dekan Adnan.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di laboratorium.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain prosedur praktik mandiri mahasiswa, penggunaan alat pelindung diri (APD), mekanisme peminjaman dan pengembalian alat, kebersihan peralatan, serta pengelolaan ruang laboratorium.

“Keselamatan kegiatan di laboratorium harus menjadi prioritas utama. Mahasiswa harus memahami potensi risiko yang ada serta mengetahui cara menggunakan alat secara benar dan aman. Oleh karena itu, seluruh informasi terkait prosedur keselamatan harus disampaikan secara jelas kepada mahasiswa,” tegas Dekan Adnan.

Ia juga menyoroti pentingnya dokumentasi dan pelaporan kegiatan laboratorium sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu internal.

Menurutnya, Kepala dan pengelola laboratorium perlu menyusun arsip kegiatan secara sistematis guna mendukung proses evaluasi akademik maupun persiapan asesmen lapangan akreditasi.

“Kepala dan Pengelola laboratorium harus memiliki dokumentasi lengkap terkait kegiatan praktikum, penggunaan alat, hingga pengelolaan bahan laboratorium. Dokumentasi ini sangat penting sebagai bagian dari kesiapan institusi dalam menghadapi asesmen mutu akademik,” jelasnya.

Dalam upaya memperkuat promosi akademik Prodi, mahasiswa peserta praktikum nantinya juga akan diminta menyusun standing banner secara berkelompok yang memuat informasi mengenai kegiatan praktikum dan profil Prodi masing-masing.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus media promosi yang mampu memperkenalkan aktivitas akademik UBMG kepada masyarakat luas, khususnya siswa SMA/sederajat.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai aspek teknis pengelolaan laboratorium, termasuk prosedur layanan, mekanisme koordinasi antar pengelola laboratorium, sistem pelaporan kegiatan, hingga penanganan limbah laboratorium sesuai dengan standar keamanan dan lingkungan.

Dekan Adnan juga mendorong para pengelola dan asisten laboratorium untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan akademik.

“Kami memberikan ruang bagi para pengelola dan Asisten Praktikum laboratorium untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi, selama tetap berada dalam koordinasi yang jelas dengan pimpinan fakultas dan program studi. Yang terpenting adalah memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa serta menjaga reputasi akademik UBMG,” ujarnya. 

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan terkait pengelolaan laboratorium, pelaksanaan praktikum, serta strategi peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik.

Melalui kegiatan ini, Kampus UBMG kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem akademik yang berkualitas melalui pengelolaan laboratorium yang profesional, aman, dan berstandar mutu. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya lulusan yang Unggul, Berkarakter dan mengglobal, serta siap berkontribusi di dunia kerja dan masyarakat. (hms) 

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)