Rektor UBMG Hadiri Kick Off PPK BI Gorontalo 2026, Perkuat Kolaborasi Strategis dan Literasi Ekonomi Mahasiswa

5 Mei 2026 Kerjasama
Rektor UBMG Hadiri Kick Off PPK BI Gorontalo 2026, Perkuat Kolaborasi Strategis dan Literasi Ekonomi Mahasiswa

Kampus UBMG – Rektor Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes menghadiri kegiatan Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo, Selasa (21/4/2026), di Ballroom Saronde Lantai 4 KPwBI Gorontalo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda strategis Bank Indonesia dalam memperkuat literasi kebanksentralan di kalangan akademisi, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap dinamika ekonomi nasional dan global. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk memiliki pemahaman yang komprehensif terkait kebijakan moneter, sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan.

Kehadiran Rektor UBMG bersama para pimpinan perguruan tinggi lainnya menegaskan komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga strategis negara. Kolaborasi ini dinilai penting dalam mendukung pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa berbasis kebutuhan riil dunia kerja dan perkembangan ekonomi global.

Rektor UBMG, Dr. Titin Dunggio dalam keterangannya menyampaikan bahwa Program Pendidikan Kebanksentralan merupakan bentuk nyata implementasi kerja sama strategis antara UBMG dan Bank Indonesia yang selama ini telah terjalin secara berkelanjutan.

“Program ini tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa secara teoritis, tetapi juga memberikan perspektif praktis mengenai bagaimana kebijakan ekonomi dirumuskan dan diimplementasikan. Ini menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan UBMG yang unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Rektor Titin.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa UBMG terus mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam berbagai program kolaboratif sebagai bagian dari penguatan academic exposure dan link and match antara perguruan tinggi dengan dunia industri dan lembaga negara.

“Melalui kemitraan strategis seperti ini, Kampus UBMG berkomitmen menciptakan ekosistem pembelajaran yang kontekstual dan relevan, sehingga mahasiswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu-isu ekonomi aktual,” tambah Rektor Titin.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo dalam sambutannya menegaskan bahwa Program Pendidikan Kebanksentralan dirancang sebagai wadah penguatan kapasitas analitis mahasiswa dalam memahami berbagai kebijakan strategis Bank Indonesia.

“PPK merupakan salah satu instrumen edukasi Bank Indonesia untuk mendekatkan fungsi dan peran bank sentral kepada kalangan akademisi. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen literasi ekonomi yang mampu menyebarluaskan pemahaman terkait stabilitas ekonomi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung program-program edukasi ekonomi yang berkelanjutan.

“Sinergi dengan perguruan tinggi seperti UBMG menjadi kunci dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas analitis dan kepedulian terhadap stabilitas ekonomi bangsa,” tambahnya.

Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) sendiri tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga dirancang sebagai ruang dialog ilmiah, penguatan riset mahasiswa, serta pengembangan jejaring akademik antara perguruan tinggi dan Bank Indonesia.

Partisipasi aktif Kampus UBMG dalam kegiatan ini semakin menegaskan peran institusi sebagai kampus yang progresif dan kolaboratif dalam menjawab tantangan zaman. Ke depan, UBMG akan terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai lembaga, baik di tingkat regional maupun nasional, guna menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)