Semarak HUT ke-81 RI, UBMG Jadi Tuan Rumah Upacara LLDIKTI Wilayah XVI, Perkuat Semangat Kolaborasi dan Kemajuan Pendidikan

18 Agustus 2026 Berita
Semarak HUT ke-81 RI, UBMG Jadi Tuan Rumah Upacara LLDIKTI Wilayah XVI, Perkuat Semangat Kolaborasi dan Kemajuan Pendidikan

Kampus UBMG — Semangat kemerdekaan dan kolaborasi antarpelaku pendidikan tinggi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG), Senin (17/8/2026).

 

UBMG dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan upacara peringatan 17 Agustus 2026 tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI. Kegiatan berlangsung meriah dan khidmat yang turut dihadiri para penerima Satya Lencana, Dosen DPK, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta pelajar dari berbagai institusi pendidikan di Gorontalo.

 

Upacara tersebut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A., bersama jajaran LLDIKTI Wilayah XVI, Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo Dr. Ir. H. Azis Rachman, ST., MM., IPM., ASEAN Eng., Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., serta seluruh sivitas akademika UBMG.

 

Semarak peringatan kemerdekaan juga semakin terasa dengan kehadiran perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi swasta di Gorontalo, di antaranya Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo, STIKES BAKTARA, Politeknik Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Universitas Gorontalo, Universitas Ichsan, UNBITA, serta mahasiswa UBMG.

 

Kegiatan turut dimeriahkan penampilan Marching Band SMK Bina Mandiri Bone Bolango, persembahan mahasiswa, kolosal Tari Dana-Dana oleh seluruh peserta upacara, serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya yang memperkuat suasana kebersamaan dalam momentum kemerdekaan.

 

Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, S.IP., M.A., menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi perguruan tinggi untuk terus mengambil peran nyata dalam pembangunan bangsa.

 

Menurutnya, seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, guru besar, tenaga kependidikan hingga mahasiswa, memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui karya, inovasi, riset, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Perguruan tinggi, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi inkubator lahirnya inovasi dan industri baru yang dapat mendorong kemajuan bangsa.

 

“Perguruan tinggi dan seluruh sivitas akademika harus berkontribusi mengisi kemerdekaan, khususnya dengan menghasilkan inovasi-inovasi yang dibutuhkan masyarakat, melahirkan karya dan hasil riset yang dapat memajukan negara,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, peringatan HUT Kemerdekaan RI juga menjadi momentum bagi LLDIKTI Wilayah XVI untuk semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepada perguruan tinggi, khususnya dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi di tiga provinsi yang menjadi wilayah layanan LLDIKTI XVI.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Ir. H. Azis Rachman, ST., MM., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada UBMG sebagai tuan rumah pelaksanaan upacara peringatan 17 Agustus tingkat LLDIKTI Wilayah XVI.

 

“Atas nama seluruh sivitas akademika UBMG, kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XVI yang telah menunjuk dan mempercayakan UBMG sebagai tuan rumah pelaksanaan upacara peringatan 17 Agustus 2026. Kepercayaan ini menjadi spirit bagi kami untuk terus mengembangkan perguruan tinggi yang semakin bermutu,” ungkapnya.

 

Menurutnya, momentum tersebut menjadi istimewa karena mempertemukan berbagai unsur perguruan tinggi dari wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mengapresiasi dedikasi insan pendidikan tinggi.

Pada kesempatan yang sama, diberikan apresiasi berupa Satyalancana Karya Satya kepada para dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVI yang telah mengabdikan diri selama 10, 20, hingga 30 tahun.

 

“Penghargaan ini tentu menjadi spirit bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik dan bersama-sama mengembangkan perguruan tinggi di Gorontalo khususnya, serta Indonesia pada umumnya,” tambahnya.

 

Ia berharap dinamika kebijakan dan regulasi pemerintah dapat menjadi ruang bagi perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta, untuk semakin mandiri, adaptif, dan mampu mengembangkan institusinya secara berkelanjutan.

 

Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UBMG untuk menjadi pusat pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat LLDIKTI Wilayah XVI.

 

“Alhamdulillah, pada hari ini pelaksanaan perayaan 17 Agustus 2026 di wilayah LLDIKTI XVI dipusatkan di Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini. Panitia telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan agar dapat terlaksana secara maksimal,” ujarnya.

 

Menurutnya, peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara bendera, tetapi juga berbagai persembahan dan kegiatan yang melibatkan pimpinan perguruan tinggi, mahasiswa, sivitas akademika UBMG, hingga siswa SMK Bina Mandiri Bone Bolango.

 

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi penyerahan Satya Lencana, persembahan mahasiswa, seremonial kegiatan mahasiswa baru UBMG, penampilan Marching Band SMK Bina Mandiri Bone Bolango, kolosal Tari Dana-Dana, serta berbagai permainan yang diikuti peserta dari lingkungan perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI XVI.

 

“Rangkaian kegiatan berlangsung cukup meriah. Selain upacara, ada berbagai persembahan dan atraksi yang semakin mempererat silaturahmi antara seluruh pimpinan perguruan tinggi dan unsur-unsur di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVI,” jelasnya.

 

Lebih jauh, Rektor UBMG menekankan bahwa peringatan 17 Agustus tidak semestinya dimaknai sebatas seremoni tahunan. Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen generasi saat ini dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

 

“Makna 17 Agustus bukan hanya sebatas seremoni, tetapi menjadi bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui kegiatan-kegiatan positif, terutama di bidang pendidikan,” tutur Dr. Hj. Titin Dunggio.

 

Ia menegaskan, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan generasi yang unggul, berkarakter, inovatif, dan memiliki kapasitas kepemimpinan untuk membawa Indonesia semakin maju.

 

Penyelenggaraan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di UBMG sekaligus menjadi momentum penting bagi kampus untuk menunjukkan komitmennya sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang aktif membangun kolaborasi, memperkuat jejaring antarlembaga, serta menghadirkan pendidikan yang berdampak bagi masyarakat.

 

Melalui semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, UBMG terus berkomitmen mengambil bagian dalam mencetak generasi penerus bangsa yang mampu menjawab tantangan zaman melalui pendidikan, inovasi, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Semangat tersebut sejalan dengan visi Universitas Bina Mandiri Gorontalo untuk menjadi perguruan tinggi yang Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal. (Hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)