UBMG Siapkan Student Exchange Bersama Pangasinan State University Filipina, 11 Mahasiswa Siap Jelajahi Akademik dan Budaya Gorontalo

15 Agustus 2026 Akademik
UBMG Siapkan Student Exchange Bersama Pangasinan State University Filipina, 11 Mahasiswa Siap Jelajahi Akademik dan Budaya Gorontalo

Kampus UBMG — Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi melalui program Student Exchange bersama Pangasinan State University (PSU), Filipina. Sebagai bagian dari persiapan, UBMG menggelar pertemuan virtual bersama calon peserta program melalui Zoom Meeting, Kamis (13/8/2026).

 

Pertemuan yang dipimpin Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UBMG, Dr. Ayu Anastasya Rachman, S.IP., M.A., tersebut diikuti oleh 11 mahasiswa dan satu dosen pendamping dari Pangasinan State University. Pertemuan menjadi momentum untuk memastikan kesiapan peserta sekaligus menyamakan pemahaman terkait berbagai agenda yang akan mereka ikuti selama berada di Gorontalo.

 

Dalam pertemuan tersebut, UBMG bersama para peserta membahas rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik, tetapi juga memberikan pengalaman langsung mengenai kehidupan sosial, budaya, dan potensi daerah. Agenda tersebut meliputi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), kunjungan kampus dan sekolah, seminar internasional, kegiatan biodiversitas, hingga aktivitas sosial dan budaya.

 

Salah satu agenda unggulan dalam program ini adalah Cultural Exchange Program yang dirancang sebagai ruang interaksi antara mahasiswa Indonesia dan Filipina. Melalui kegiatan tersebut, peserta akan saling mengenal, berbagi pengalaman, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dari masing-masing negara.

 

Pertukaran budaya akan dikemas secara kreatif melalui cultural presentation, traditional games exchange, culinary and food culture exchange, traditional costume showcase, serta music and dance exchange. Rangkaian ini diharapkan dapat membangun pemahaman lintas budaya sekaligus memperkuat nilai persahabatan di antara mahasiswa kedua negara.

 

Dr. Ayu Anastasya Rachman mengatakan, program tersebut diharapkan memberikan pengalaman baru yang berkesan bagi mahasiswa Pangasinan State University selama berada di Gorontalo.

“Kami berharap mahasiswa asing yang mengikuti program ini bisa mendapatkan banyak hal baru dan menarik selama berada di Gorontalo. Kurang lebih 11 hari mereka akan mengikuti berbagai kegiatan, dan tentunya kami berharap pengalaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi mereka, baik dari sisi akademik maupun pengalaman budaya,” ujar Dr. Ayu.

 

Menurutnya, program Student Exchange tidak sekadar menjadi kesempatan untuk belajar di lingkungan akademik yang berbeda, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal budaya, kehidupan masyarakat, lingkungan, serta potensi yang dimiliki Gorontalo.

 

Selama berada di Gorontalo, para peserta dijadwalkan mengikuti berbagai aktivitas berbasis pengalaman langsung, mulai dari kunjungan ke sekolah, eksplorasi UMKM dan budaya lokal, seminar internasional, hingga Biodiversity Project di kawasan Olele. Peserta juga akan mendapatkan pengalaman mengenal kekayaan biodiversitas laut Gorontalo, termasuk melalui agenda pengenalan whale shark.

 

Kehadiran mahasiswa dan dosen dari Filipina tersebut sekaligus menjadi momentum strategis bagi UBMG untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan jejaring akademik internasional bersama Pangasinan State University. Interaksi yang terbangun diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun program mobilitas mahasiswa di masa mendatang.

 

Melalui program ini, UBMG tidak hanya berupaya menghadirkan pengalaman internasional bagi mahasiswa asing, tetapi juga memperkenalkan Gorontalo sebagai bagian dari Indonesia yang memiliki kekayaan budaya, potensi pendidikan, dan biodiversitas yang bernilai. Dengan demikian, program Student Exchange menjadi ruang pembelajaran dua arah sekaligus bagian dari strategi UBMG dalam membangun reputasi sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam kolaborasi global.

 

Program tersebut semakin menegaskan komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang terbuka terhadap dunia internasional, memperluas jejaring akademik, dan mempersiapkan generasi muda yang mampu berinteraksi dalam lingkungan global, sejalan dengan visi UBMG: “Unggul, Berkarakter dan Mengglobal.” (Hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)