Kampus UBMG —
Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) menerima kedatangan dua asesor dalam
rangka pelaksanaan assessment lapangan
Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBMG,
Senin (31/8/2026).
Kedua
asesor tersebut adalah Prof. Dr. Musran
Munizu, S.E., M.Si., M.A.P., CIPM. dari Universitas Hasanuddin Makassar
dan Prof. Burhanudin, S.E., M.Si.,
Ph.D. dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas (UHW) Surabaya.
Kedatangan
kedua asesor disambut hangat oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Ir. H. Azis Rachman, ST., MM., IPM.,
ASEAN Eng., Rektor UBMG Dr. Hj.
Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., para Wakil Rektor, para Dekan, Dekan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Darman,
M.Si., jajaran dosen terkait, serta tenaga kependidikan UBMG.
Kegiatan
ini menjadi momentum penting bagi UBMG, khususnya Program Studi S1 Manajemen,
dalam melakukan evaluasi dan penguatan terhadap penyelenggaraan pendidikan,
tata kelola, serta berbagai aspek akademik yang terus dikembangkan secara
berkelanjutan.
Dalam
sambutannya, Rektor UBMG, Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., menyampaikan
ucapan selamat datang kepada kedua asesor sekaligus memperkenalkan perjalanan
transformasi kelembagaan UBMG.
Rektor
menjelaskan, UBMG merupakan perguruan tinggi swasta yang dalam perjalanannya
telah mengalami transformasi kelembagaan, dari akademi, berkembang menjadi
sekolah tinggi, hingga bertransformasi menjadi universitas.
“Universitas
Hasanuddin maupun Universitas Hayam Wuruk Perbanas merupakan perguruan tinggi
yang banyak menginspirasi kami dalam proses transformasi perguruan tinggi,
terutama dalam hal tata kelola dan penjaminan mutu,” ujar Rektor.
Menurutnya,
perjalanan transformasi tersebut berjalan seiring dengan komitmen UBMG dalam
membangun sistem dan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Rektor
juga menjelaskan peran Badan Penjaminan
Mutu Akademik (BPMA) UBMG sebagai bagian penting dalam memastikan
kualitas penyelenggaraan pendidikan dan mendorong terbangunnya budaya mutu
secara berkelanjutan.
“Ini
merupakan buah dari usaha dan komitmen kami dalam membangun praktik dan budaya
mutu selama enam tahun terakhir. Hal tersebut diwujudkan melalui kebijakan
aktualisasi kampus unggul yang kami singkat dengan AKU UBM,” jelasnya.
Komitmen
tersebut, lanjut Rektor, menjadi bagian dari upaya UBMG untuk terus melakukan
pembenahan, evaluasi, dan peningkatan kualitas di berbagai lini kelembagaan.
Dalam
kesempatan tersebut, Rektor turut menegaskan posisi strategis Program Studi S1
Manajemen sebagai salah satu program studi tertua sekaligus unggulan di
lingkungan UBMG.
“Manajemen
merupakan program studi yang pertama kali ada ketika lembaga kami sebelumnya
masih berbentuk sekolah tinggi. Karena itu, sebagai program studi unggulan dan
tertua di UBMG, kami berharap S1 Manajemen dapat terus berkembang dan menjadi
inspirasi bagi program studi lainnya,” ungkapnya.
Sementara
itu, asesor pertama, Prof. Dr. Musran
Munizu, S.E., M.Si., M.A.P., CIPM., mengawali sambutannya dengan
membacakan kode etik yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan assessment
lapangan.
Ia
juga menyampaikan apresiasi terhadap sambutan dan pelayanan yang diberikan
keluarga besar UBMG sejak kedatangan tim asesor.
“Luar
biasa penyambutan dari tim UBMG dan sangat patut diapresiasi,” ungkap Prof.
Musran.
Selain
itu, Prof. Musran turut mengapresiasi perkembangan UBMG, khususnya atas
keberadaan Program Doktor (S3) Manajemen yang menjadi program doktor pertama
dan satu-satunya di wilayah LLDIKTI Wilayah XVI.
Menurutnya,
pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, keikhlasan, dan
kekompakan seluruh unsur di lingkungan UBMG.
“Hal
tersebut tidak akan terlaksana dan tidak akan terwujud jika tidak ada kerja
keras, keikhlasan, dan kekompakan dari pihak UBMG,” tuturnya.
Sementara
itu, asesor kedua, Prof. Burhanudin,
S.E., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya UBMG untuk terus
mempertahankan dan mengimplementasikan visi “Unggul, Berkarakter dan Mengglobal” dalam setiap proses
pengembangan institusi.
“Visi
UBMG, unggul, berkarakter dan mengglobal, harus dipertahankan dengan sebaik
mungkin. Salah satunya melalui kegiatan assessment hari ini. Kami memohon
dukungan dari Bapak dan Ibu. Kami datang sebagai utusan LAMEMBA untuk
mengonfirmasi apa yang sudah Bapak dan Ibu tulis,” jelasnya.
Pernyataan
tersebut sekaligus menegaskan pentingnya keterbukaan dan kesesuaian antara
dokumen yang telah disiapkan dengan pelaksanaan nyata di lingkungan perguruan
tinggi.
Setelah
rangkaian seremonial pembukaan dan penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan
agenda assessment lapangan bersama pimpinan unit dan Program Studi S1 Manajemen
sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan.
Bagi
UBMG, kegiatan ini menjadi bagian dari perjalanan berkelanjutan dalam
memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas akademik, serta menumbuhkan
budaya mutu di seluruh lingkungan kampus.
Melalui
proses evaluasi dan pengembangan yang dilakukan secara konsisten, UBMG terus
memperkuat fondasi kelembagaannya untuk memberikan layanan pendidikan tinggi
yang berkualitas serta mewujudkan visi “Unggul,
Berkarakter dan Mengglobal.”