Kampus UBMG dan BKKBN Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Sosialisasi dan Seleksi Duta Genre Mahasiswa

22 Juni 2026 Kerjasama
Kampus UBMG dan BKKBN Perkuat Kolaborasi Strategis melalui Sosialisasi dan Seleksi Duta Genre Mahasiswa

Kampus UBMG - Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif membangun karakter dan kualitas generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi dan Seleksi Duta Generasi Berencana (Genre) bagi mahasiswa, yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) di Aula Kampus UBMG.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara BKKBN Provinsi Gorontalo melalui program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan Bidang Kemahasiswaan UBMG dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, produktif, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan kehidupan di era digital.

Sebanyak 60 mahasiswa dari berbagai Program Studi (Prodi) di Empat Fakultas mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Para peserta mendapatkan edukasi dan penguatan wawasan mengenai pentingnya perencanaan masa depan, pencegahan pernikahan dini, bahaya seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat berdampak pada masa depan generasi muda dan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan karakter di Kampus UBMG yang terus dikembangkan melalui pendekatan akademik kolaboratif, integratif, dan berbasis pengabdian kepada masyarakat. 

UBMG memandang bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara intelektual, tetapi juga harus memiliki kecerdasan sosial, emosional, dan spiritual sebagai bekal menjadi generasi pemimpin masa depan.

Wakil Rektor (Warek) Bidang Kemahasiswaan, MBKM, dan Kerja Sama UBMG, Ns. Andriyanto Dai, M.Kep menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab moral dan akademik dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sosial.

Mahasiswa merupakan agen perubahan dan generasi penerus bangsa. Karena itu, mereka harus memiliki perencanaan hidup yang matang, mampu menjaga kesehatan reproduksi, menjauhi pergaulan bebas, serta memiliki kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui prestasi akademik maupun non-akademik. 

"Melalui kegiatan Genre ini, UBMG ingin membangun generasi muda yang unggul, sehat, berintegritas, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Warek Andriyanto Dai.

Lebih lanjut ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam Program Generasi Berencana (Genre) yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter, pola pikir, dan kesiapan masa depan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Fokus pertama adalah pendewasaan usia perkawinan. Melalui program ini, mahasiswa diberikan pemahaman bahwa masa perkuliahan merupakan fase strategis untuk mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kompetensi akademik, memperluas pengalaman organisasi, membangun jejaring, serta meraih prestasi terbaik sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Mahasiswa juga diedukasi agar mampu merencanakan masa depan secara matang dan tidak terburu-buru mengambil keputusan menikah di usia dini.

Fokus kedua adalah mempersiapkan kehidupan berkeluarga yang berkualitas. Dalam materi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan fisik, mental, emosional, sosial, dan finansial sebelum membangun keluarga. Mahasiswa diajak memahami bahwa keluarga yang harmonis dan berkualitas lahir dari individu yang memiliki kematangan berpikir, kemampuan komunikasi yang baik, kesehatan reproduksi yang terjaga, serta kesiapan ekonomi yang memadai. 

Sementara fokus ketiga adalah pembentukan pendidik sebaya (peer educator) melalui penguatan peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Dalam hal ini, mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan dan pelopor edukasi di lingkungan kampus maupun masyarakat. 

Mahasiswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga diharapkan mampu menyampaikan edukasi positif terkait kesehatan reproduksi, bahaya narkoba, pencegahan pernikahan dini, serta penguatan karakter generasi muda kepada teman sebaya secara komunikatif dan inspiratif.

Program ini juga menjadi wadah pembentukan kepemimpinan mahasiswa yang adaptif dan peduli terhadap isu sosial kemasyarakatan. Dengan hadirnya mahasiswa sebagai peer educator, diharapkan tercipta lingkungan kampus yang sehat, produktif, edukatif, dan bebas dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Sementara itu, Tim BKKBN Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi terhadap komitmen UBMG dalam mendukung program pembangunan keluarga dan pembinaan generasi muda di Provinsi Gorontalo.

“Kami mengapresiasi sinergi dan dukungan UBMG yang terus membuka ruang kolaborasi dalam penguatan edukasi generasi berencana bagi mahasiswa. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berkualitas, sehingga melalui kegiatan ini kami berharap lahir mahasiswa-mahasiswa yang mampu menjadi pelopor perubahan positif dan penyambung informasi yang edukatif di lingkungan kampus maupun masyarakat,” ungkap Tim BKKBN Provinsi Gorontalo.

Kampus UBMG juga menegaskan bahwa sosialisasi ini akan terus dilanjutkan melalui berbagai program kemahasiswaan, seminar edukatif, kegiatan organisasi mahasiswa, hingga pengabdian kepada masyarakat. 

Bidang Kemahasiswaan berencana membentuk volunteer mahasiswa Genre sebagai perpanjangan tangan edukasi bagi sesama mahasiswa dan masyarakat terkait pentingnya perencanaan kehidupan, pencegahan pernikahan dini, penolakan terhadap pergaulan bebas, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Hendaknya seluruh mahasiswa mampu menjadi pribadi yang tegas dalam menolak pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan pernikahan dini. Fokuslah pada pendidikan, peningkatan kompetensi, serta berbagai aktivitas akademik dan non-akademik yang positif. Kami berharap mahasiswa UBMG dapat menjadi generasi yang membawa pengaruh baik di lingkungan kampus maupun masyarakat,” jelas Warek Andriyanto.

Melalui kegiatan ini, UBMG semakin menegaskan posisinya sebagai kampus unggul yang tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan prestasi mahasiswa, tetapi juga aktif membangun karakter, kepemimpinan, serta kualitas generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global menuju Indonesia Emas 2045. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)