SMKS Bina Mandiri Boalemo ‐ Secara resmi melepas siswa-siswi untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Ajaran 2026/2027 di Rumah Sakit drg. Clara Gobel Boalemo. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026) ini menjadi momentum penting dalam mengantarkan peserta didik memasuki dunia kerja nyata sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis kompetensi.
Acara pelepasan dihadiri oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Ir. H. Azis Rachman, ST., MM., IPM., ASEAN Eng, yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom. Turut hadir mewakili Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Plt. Wakil Rektor I Dr. Rizal, M.Si, juga melalui Zoom, Kepala SMKS Bina Mandiri Boalemo Yoriko B. Ishak, S.Pd, para ketua jurusan, para guru, tenaga kependidikan, seluruh jajaran SMKS Bina Mandiri Boalemo, orang tua siswa, serta seluruh peserta PKL.
Program Praktik Kerja Lapangan merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan vokasi yang bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata kepada peserta didik, meningkatkan kompetensi dan keterampilan sesuai bidang keahlian, menumbuhkan kedisiplinan, membangun etos kerja, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Dalam sambutannya, Kepala SMKS Bina Mandiri Boalemo, Yoriko B. Ishak, S.Pd, menyampaikan bahwa pada awalnya pihak Rumah Sakit drg. Clara Gobel Boalemo direncanakan hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Namun, karena adanya agenda penting di tingkat kabupaten, pihak rumah sakit berhalangan dan tetap menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PKL siswa SMKS Bina Mandiri Boalemo.
Ia menegaskan bahwa pelepasan PKL bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari perjalanan peserta didik untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di sekolah.
Hari ini bukanlah hari perpisahan, melainkan hari keberangkatan menuju proses pembelajaran yang sesungguhnya. Anak-anakku berangkat bukan hanya untuk menjalani PKL atau magang, tetapi untuk membuktikan bahwa siswa SMKS Bina Mandiri Boalemo mampu belajar, beradaptasi, berdisiplin, dan mengabdi dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Di hadapan para orang tua, Yoriko juga menyampaikan bahwa sekolah tidak sekadar mengirim siswa ke dunia kerja, tetapi menitipkan harapan besar agar mereka kembali membawa ilmu, pengalaman, kedewasaan, serta karakter yang semakin kuat.
"Berangkatlah hari ini sebagai pelajar, pulanglah nanti sebagai pribadi yang lebih matang, lebih percaya diri, lebih profesional, dan siap memasuki dunia kerja. Jangan pernah takut menghadapi tantangan, karena kesalahan yang diperbaiki akan menjadi pelajaran, pengalaman akan membentuk kedewasaan, disiplin akan menjadi kebiasaan, dan kerja keras akan menjadi jalan menuju kesuksesan," pesannya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta PKL agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater sekolah karena setiap sikap, ucapan, maupun tindakan akan menjadi cerminan kualitas lulusan SMKS Bina Mandiri Boalemo.
Sementara itu, mewakili Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Plt. Wakil Rektor I Dr. Rizal, M.Si menegaskan bahwa Praktik Kerja Lapangan merupakan bagian penting dalam membangun kompetensi sekaligus karakter peserta didik.
Menurutnya, PKL bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi proses pembentukan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif.
"Hari ini adalah langkah awal menuju pengalaman yang sangat berharga. Selama berada di sekolah kalian telah memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dan teori. Kini saatnya membuktikan bahwa ilmu tersebut mampu diterapkan dalam situasi nyata di lingkungan kerja," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dunia kerja tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga integritas, etika, kedisiplinan, kejujuran, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, serta semangat untuk terus belajar.
Dr. Rizal juga mengajak seluruh peserta PKL memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar seluas-luasnya dengan mengamati setiap proses kerja, menyerap setiap pengalaman, serta tidak ragu bertanya kepada para pembimbing.
"Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo di mana pun kalian ditempatkan. Tunjukkan disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, bangun komunikasi yang santun, hormati pimpinan dan pembimbing, serta jadilah pribadi yang rendah hati dan terbuka terhadap kritik," pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo Dr. Ir. H. Azis Rachman, ST., MM., IPM., ASEAN Eng menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran SMKS Bina Mandiri Boalemo atas dedikasi dan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang berkualitas.
Meski mengikuti kegiatan secara daring, ia mengaku memiliki keinginan besar untuk dapat hadir langsung mendampingi para siswa dalam momentum bersejarah tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah beserta seluruh jajaran yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di SMKS Bina Mandiri Boalemo. Hari ini menjadi bukti bahwa proses penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan baik dan terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan sejak angkatan pertama hingga saat ini," ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang terus memberikan kepercayaan kepada sekolah dan Yayasan dalam mendidik putra-putrinya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dipisahkan dari sinergi yang kuat antara sekolah, yayasan, dan keluarga.
Dalam arahannya, Dr. Azis mengingatkan para siswa agar mampu menghadapi tantangan era digital dengan bijaksana, khususnya dalam penggunaan media sosial.
"Salah satu karakter yang harus dimiliki generasi muda adalah kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan prinsip. Gunakan media sosial secara bijak, jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, dan manfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengetahuan serta kompetensi diri," pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa para siswa merupakan calon pemimpin masa depan yang kelak akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa.
"Kalian adalah calon-calon pemimpin bangsa. Mulailah dari daerah, dari Boalemo, dari Gorontalo untuk Indonesia. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga jujur, bertanggung jawab, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat."
Secara khusus, ia mengingatkan bahwa selama menjalani PKL di rumah sakit, para siswa akan berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga pelayanan yang humanis harus menjadi prioritas utama.
"Hal sederhana yang harus kalian lakukan adalah tersenyum dan menyapa. Senyum dan sapaan yang tulus merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang mampu memberikan kenyamanan bagi pasien. Jadilah wajah terbaik sekolah, yayasan, dan keluarga di mana pun kalian berada."
Menutup sambutannya, Dr. Azis mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menghormati kedua orang tua sebagai kunci keberhasilan dalam kehidupan.
"Orang yang sukses adalah mereka yang paling menghormati kedua orang tuanya. Jangan pernah lupakan jasa mereka yang telah mengantarkan kalian hingga berada pada titik ini."
Mengakhiri arahannya, Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo secara resmi melepas peserta Praktik Kerja Lapangan Tahun Ajaran 2026/2027.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya atas nama Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo sekaligus Pembina SMKS Bina Mandiri Boalemo secara resmi melepas siswa-siswi untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kemudahan, keselamatan, serta keberkahan sehingga seluruh rangkaian PKL dapat berjalan dengan lancar dan sukses."
Melalui pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan ini, Siswa siswi SMKS Bina Mandiri Boalemo siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan, dunia kerja, orang tua, dan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo dalam mencetak generasi yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global