KAMPUS UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG)
terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang
berkualitas dan berdaya saing melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion
(FGD) bertajuk "Sosialisasi Implementasi PERMENDIKTISAINTEK Nomor 10 Tahun
2026 dan Penguatan Kesiapan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Menuju
Aktualisasi Kampus Unggul."
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026,
mulai pukul 13.30 WITA hingga selesai, bertempat di Perpustakaan Universitas
Bina Mandiri Gorontalo, dengan melibatkan unsur pimpinan universitas, dosen,
tenaga kependidikan, ketua program studi, unit penjaminan mutu, serta seluruh
pemangku kepentingan di lingkungan UBMG.
FGD ini diselenggarakan sebagai media sosialisasi sekaligus
forum akademik untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai
implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
(PERMENDIKTISAINTEK) Nomor 10 Tahun 2026, sekaligus menyamakan persepsi seluruh
sivitas akademika dalam mempersiapkan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi
(AIPT).
Dalam kegiatan tersebut, UBMG menghadirkan narasumber yang
memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang tata kelola perguruan tinggi dan
penjaminan mutu, yaitu Prof. Dr. H. Basri Modding, S.E., M.Si., Prof. Dr. H.
Akmal Umar, S.E., M.Si., dan Dr. Ikram Muhammad, M.Si. Ketiga narasumber akan
mengulas berbagai substansi regulasi terbaru, strategi implementasi kebijakan,
serta langkah-langkah yang perlu dilakukan perguruan tinggi dalam memperkuat
sistem penjaminan mutu internal sebagai fondasi menuju akreditasi institusi
yang unggul.
Melalui forum ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman
yang lebih mendalam mengenai arah kebijakan nasional di bidang pendidikan
tinggi, sekaligus mampu menerjemahkan regulasi tersebut ke dalam program kerja
yang selaras dengan standar mutu perguruan tinggi. Diskusi yang berlangsung
juga diharapkan menghasilkan berbagai masukan konstruktif dalam mendukung
peningkatan kualitas tata kelola, layanan akademik, penelitian, pengabdian
kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Universitas
Bina Mandiri Gorontalo.
Penyelenggaraan FGD ini menjadi bagian dari ikhtiar
berkelanjutan UBMG dalam memperkuat budaya mutu (quality culture) yang
melibatkan seluruh unsur sivitas akademika. Kesiapan menghadapi Akreditasi
Institusi Perguruan Tinggi tidak hanya dipandang sebagai proses pemenuhan
standar penilaian, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk melakukan
transformasi kelembagaan menuju perguruan tinggi yang adaptif, inovatif,
akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkembang,
Universitas Bina Mandiri Gorontalo berkomitmen mendukung kebijakan transformasi
pendidikan tinggi nasional melalui penguatan tata kelola yang profesional,
peningkatan mutu akademik, serta pengembangan jejaring kolaborasi dengan
berbagai pemangku kepentingan. Melalui kegiatan ini, UBMG optimistis mampu
memperkuat kesiapan institusi dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi
yang Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal.
Universitas Bina Mandiri Gorontalo mengajak seluruh sivitas
akademika untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai wujud komitmen
bersama membangun budaya mutu, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan
tinggi, serta mengakselerasi terwujudnya kampus unggul yang mampu memberikan
kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.