Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG)
kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu akademik melalui pelaksanaan
Yudisium Semester Genap Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FSTIK)
Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UBMG, Dr. Hj. Titin
Dunggio, M.Si., M.Kes, Dekan Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan, Adnan
Malaha, M.Si., Plt Wakil Rektor I, Dr. Rizal, M.Si., jajaran dosen, tenaga
kependidikan, serta mahasiswa FSTIK.
Yudisium menjadi momentum penting dalam mengevaluasi capaian
akademik mahasiswa selama satu semester sekaligus memberikan apresiasi kepada
mahasiswa berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras
mereka dalam menempuh pendidikan di UBMG.
Dalam laporannya, Dekan FSTIK, Adnan Malaha, M.Si.,
menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa aktif FSTIK pada Semester Genap Tahun
Akademik 2025/2026 mencapai 644 mahasiswa yang tersebar pada enam semester.
Sementara itu, sekitar 250 mahasiswa
semester akhir saat ini sedang
menyelesaikan berbagai persyaratan akademik sebagai calon wisudawan tahun 2026.
"Kami berharap seluruh mahasiswa semester akhir dapat
menyelesaikan studinya dengan baik dan memperoleh dukungan serta doa dari para
senior agar seluruh proses akademik dapat berjalan lancar hingga wisuda,"
ujarnya.
Adnan juga menjelaskan bahwa berbagai agenda akademik tengah
dilaksanakan oleh FSTIK sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis
praktik. Mahasiswa Program Diploma III Analis Kesehatan sedang mengikuti
Praktik Kesehatan Masyarakat Desa dan Praktik Belajar Klinik, sementara
mahasiswa lainnya melaksanakan Kuliah Kerja Mandiri (KKM) yang tersebar di 14
desa di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Tidak hanya itu, UBMG terus memperluas jejaring
internasional sebagai bagian dari implementasi visi universitas, yakni Unggul,
Berkarakter, dan Mengglobal."Dalam waktu dekat, sebanyak 24 mahasiswa
UBMG, yang sebagian besar berasal dari FSTIK, dijadwalkan mengikuti program
internasional di Universiti Malaya, Malaysia. Program tersebut diharapkan
menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kompetensi akademik, wawasan
global, serta kapasitas mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja dan
pendidikan internasional.
"Program internasional ini merupakan bagian dari
komitmen UBMG dalam mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global
sekaligus membawa nama baik universitas di kancah internasional," jelas
Adnan.
Dari sisi administrasi akademik, Adnan mengungkapkan bahwa
proses penginputan nilai mahasiswa telah mencapai sekitar 96 persen. Sementara sebagian kecil mahasiswa
yang belum terinput nilainya masih menyelesaikan administrasi pembayaran SPP
semester genap sehingga proses akademiknya dapat dituntaskan sesuai ketentuan
yang berlaku.
Pada kesempatan tersebut, pihak universitas juga memberikan
penghargaan kepada mahasiswa dengan prestasi akademik terbaik di tingkat
fakultas. Bentuk apresiasi diberikan melalui potongan pembayaran SPP bagi
mahasiswa peringkat terbaik pertama hingga ketiga dengan besaran yang
disesuaikan berdasarkan ketentuan universitas.
Menurut Adnan, penghargaan tersebut merupakan bentuk
perhatian sekaligus stimulus dari pimpinan UBMG agar mahasiswa terus
meningkatkan prestasi akademiknya.
"Hari ini rektorat memberikan stimulus kepada mahasiswa
berprestasi sebagai motivasi agar terus meningkatkan kualitas diri. Prestasi
harus dipertahankan karena setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk
menjadi yang terbaik melalui kerja keras, disiplin, dan komitmen dalam
belajar," tuturnya.
Sementara itu, Rektor UBMG, Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si.,
M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang berhasil meraih
prestasi akademik terbaik pada semester ini.
"Selamat kepada mahasiswa yang telah menerima
penghargaan hari ini. Kalian merupakan mahasiswa terbaik yang terpilih dari
mahasiswa-mahasiswa terbaik lainnya. Prestasi ini hendaknya menjadi motivasi
untuk terus berkembang, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar
terus berusaha memberikan yang terbaik," ujar Rektor.
Menurutnya, pelaksanaan yudisium bukan sekadar agenda
seremonial, tetapi telah menjadi budaya akademik UBMG dalam melakukan evaluasi
terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan setiap akhir semester.
"Yudisium merupakan agenda akademik yang secara rutin
dilaksanakan setiap akhir semester sebagai bagian dari evaluasi proses
pembelajaran. Melalui kegiatan ini, universitas dapat mengukur capaian akademik
mahasiswa sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka yang berhasil
menunjukkan prestasi terbaik. Tradisi akademik seperti ini menjadi salah satu
komitmen UBMG dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan," jelasnya.
Rektor juga menjelaskan bahwa tidak seluruh mahasiswa dapat
mengikuti kegiatan yudisium karena sebagian sedang melaksanakan berbagai
program akademik di luar kampus, seperti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)
Internasional, KKM Reguler, maupun Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dari sembilan
mahasiswa penerima penghargaan, hanya enam orang yang dapat hadir secara
langsung karena tiga lainnya tengah mengikuti penugasan akademik.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa yudisium merupakan
momentum refleksi bagi mahasiswa untuk mengevaluasi perjalanan akademik yang
telah dilalui.
"Yudisium bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi
ruang evaluasi bagi setiap mahasiswa terhadap proses belajar yang telah
dijalani. Dari evaluasi inilah diharapkan lahir semangat untuk terus
meningkatkan kompetensi, karakter, serta kesiapan menghadapi tantangan di masa
depan," ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Yudisium Semester Genap Tahun
Akademik 2025/2026, UBMG kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan
pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta
mampu melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, memiliki
pengalaman praktik yang kuat, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun
internasional.
Sejalan dengan visi Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal,
UBMG terus memperkuat budaya akademik, memperluas kolaborasi internasional,
serta menghadirkan berbagai program pembelajaran inovatif yang mendukung
terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang profesional, berintegritas, dan
berdaya saing global.