Kampus UBMG – Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus menghadirkan pengalaman belajar lintas negara yang memadukan pengetahuan akademik, keterampilan praktis, kreativitas, dan kolaborasi. Memasuki rangkaian kegiatan di Universiti Malaya (UM), Malaysia, Senin (10/8/2026), mahasiswa UBMG mengikuti pembelajaran tematik yang terbagi dalam kelompok kesehatan dan nonkesehatan.
Bagi kelompok kesehatan, kegiatan mengangkat tema “Know Your Medicinal Plant”, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal tanaman obat secara lebih mendalam melalui pendekatan ilmiah dan praktik langsung. Mahasiswa dibagi ke dalam tiga kelompok dan masing-masing kelompok memperoleh satu jenis tanaman untuk dipelajari serta dipresentasikan.
Kelompok pertama mengkaji Allium sativum L. (bawang putih),
kelompok kedua membahas Apium graveolens L. (seledri), sementara kelompok
ketiga mempelajari Pandanus amaryllifolius (pandan wangi). Dalam proses
pembelajaran, mahasiswa tidak hanya mengenali tanaman berdasarkan aroma
khasnya, tetapi juga menyusun deskripsi ilmiah yang mencakup nama ilmiah,
famili, nama lokal, serta karakteristik morfologinya.
Pembahasan kemudian diarahkan pada kandungan fitokimia
utama, aktivitas farmakologis yang relevan, serta bukti ilmiah mengenai potensi
manfaat kesehatan dari masing-masing tanaman. Mahasiswa juga diajak memahami
aspek keamanan dalam penggunaan tanaman obat sehingga pengetahuan yang
diperoleh tidak hanya berorientasi pada manfaat, tetapi juga pada penggunaan
yang tepat dan bertanggung jawab.
Menariknya, kegiatan tidak berhenti pada pembelajaran berbasis teori. Mahasiswa juga diberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitas melalui kegiatan mendesain karya dengan memanfaatkan dedaunan sebagai elemen visual. Karya tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar sekaligus oleh-oleh simbolis yang merepresentasikan kreativitas dan pengalaman mahasiswa selama mengikuti KKM Internasional.
Sementara itu, mahasiswa dari kelompok nonkesehatan
mendapatkan pengalaman pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering,
and Mathematics (STEM) melalui kunjungan ke STEM Centre, Universiti Malaya.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan pada penerapan konsep STEM melalui
praktik perakitan maket yang memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi.
Mahasiswa terlibat langsung dalam mengenali fungsi setiap
komponen, melakukan proses perakitan, menghubungkan rangkaian listrik, hingga
menguji maket agar dapat berfungsi dengan baik. Proses tersebut memberikan
pengalaman belajar yang menempatkan mahasiswa sebagai peserta aktif dalam
menyelesaikan persoalan dan menghasilkan sebuah produk sederhana berbasis
teknologi.
Pelaksanaan kegiatan secara berkelompok turut melatih
berbagai kompetensi penting, mulai dari keterampilan teknis, kreativitas,
komunikasi, kerja sama tim, hingga kemampuan memecahkan masalah. Di sisi lain,
pemanfaatan panel surya memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai energi
terbarukan sekaligus membuka perspektif baru tentang bagaimana konsep STEM
dapat dikembangkan menjadi pembelajaran yang lebih praktis, kontekstual, dan
menarik.
Rangkaian KKM Internasional di Universiti Malaya ini menjadi
bagian dari komitmen UBMG dalam memperluas pengalaman akademik mahasiswa
melalui lingkungan pembelajaran global. Interaksi langsung dengan ekosistem
pendidikan internasional memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperluas
wawasan, mengembangkan kompetensi, serta belajar beradaptasi dengan pendekatan
pembelajaran yang berbeda.
Melalui program ini, UBMG terus mendorong lahirnya mahasiswa
yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu berpikir
kritis, kreatif, kolaboratif, adaptif, dan memiliki perspektif global.
Kehadiran mahasiswa UBMG di Universiti Malaya sekaligus memperkuat langkah
kampus dalam mewujudkan visi “Unggul, Berkarakter dan Mengglobal” melalui
pengalaman belajar yang nyata di tingkat internasional.