SMK Bina Mandiri Bone Bolango – Komitmen dalam mencetak lulusan unggul, kompeten, dan berdaya saing terus ditunjukkan oleh SMKS Bina Mandiri Bone Bolango melalui kegiatan Pelepasan dan Ramah Tamah Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan pada Rabu (13/5/2026) di Aztin Convention Center Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo.
Kegiatan tersebut menjadi momentum akademik yang sarat makna, tidak hanya sebagai seremoni pelepasan siswa, tetapi juga refleksi atas capaian pendidikan vokasi yang berhasil dibangun sekolah dalam mencetak generasi muda yang unggul secara akademik, terampil secara profesional, dan kuat dalam karakter.
Sebanyak 50 siswa kelas XII resmi dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Capaian ini mempertegas kualitas proses pendidikan di SMKS Bina Mandiri Bone Bolango yang terus berkembang pesat sebagai sekolah vokasi unggulan dengan Akreditasi Unggul/A di Provinsi Gorontalo.
Acara dihadiri oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) Dr. Azis Rachman, Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo sekaligus Pembina SMKS Bina Mandiri Bone Bolango Dr. Titin Dunggio, Kepala SMKS Bina Mandiri Bone Bolango Meylan Hippi, jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango, mitra industri, orang tua siswa, serta seluruh civitas akademika sekolah.
Dalam sambutannya, Ketua YBMG Dr. Azis Rachman, MM menegaskan bahwa keberhasilan SMKS Bina Mandiri Bone Bolango meraih Akreditasi Unggul dalam usia sekolah yang relatif muda merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh elemen sekolah yang memiliki semangat besar untuk membangun pendidikan berkualitas.
“SMK Bina Mandiri ini ibarat bayi ajaib. Dalam waktu lima tahun mampu meraih Akreditasi Unggul/A. Ini bukan sesuatu yang instan, tetapi lahir dari kerja keras, pengorbanan, dedikasi guru, kepala sekolah, dukungan orang tua, dan semangat belajar para siswa,” ungkap Dr. Azis.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar ke depan bukan sekadar meraih prestasi, tetapi menjaga konsistensi mutu pendidikan agar tetap relevan dengan perkembangan dunia kerja dan kebutuhan industri modern.
“Yang paling berat adalah mempertahankan capaian unggul ini. Akreditasi bukan hanya simbol administratif, tetapi menjadi representasi kualitas layanan akademik, karakter lulusan, budaya disiplin, dan kemampuan sekolah menghasilkan sumber daya manusia yang siap bersaing,” tegas Dr. Azis.
Menurut Dr. Azis, pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan dunia industri melalui penguatan kompetensi teknis dan soft skill siswa. Oleh sebab itu, sekolah terus mengembangkan berbagai program peningkatan kapasitas lulusan, termasuk pelaksanaan uji kompetensi dan tracer study alumni.
“Kami ingin lulusan SMK Bina Mandiri tidak hanya memiliki ijazah, tetapi benar-benar siap memasuki dunia kerja. Karena itu siswa dibekali kemampuan komunikasi, penguatan karakter, penyusunan profil profesional, hingga simulasi wawancara kerja,” jelasnya.
“Kami juga sedang menyiapkan pengembangan Apotek Pendidikan bekerja sama dengan Kimia Farma. Ini akan menjadi laboratorium praktik siswa sekaligus bentuk pengabdian layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar sekolah,” tambah Dr. Azis.
Dr. Azis juga memberikan motivasi kepada seluruh lulusan agar terus percaya diri menghadapi masa depan dan menjaga nama baik almamater melalui kompetensi serta akhlak yang baik.
Sementara itu, Rektor UBMG sekaligus Pembina SMKS Bina Mandiri Bone Bolango, Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes menyampaikan apresiasi atas perkembangan akademik sekolah yang dinilai sangat progresif dan kompetitif.
“Selamat kepada seluruh siswa kelas XII yang hari ini resmi dilepas sebagai alumni SMKS Bina Mandiri Bone Bolango. Ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari pengabdian dan perjuangan di dunia yang lebih luas,” ujar Dr. Titin.
Ia mengungkapkan bahwa kualitas akademik SMKS Bina Mandiri semakin terlihat melalui berbagai capaian prestasi siswa, termasuk keberhasilan salah satu siswa yang lolos melalui jalur prestasi ke Universitas Indonesia.
“Ini menjadi bukti bahwa siswa SMK juga mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan akademik, karakter, dan kompetensi di sekolah berjalan dengan baik,” terang Rektor Titin.
Menurut Rektor Titin, keberhasilan sekolah meraih Akreditasi Unggul di usia muda merupakan indikator bahwa budaya mutu telah tumbuh kuat di lingkungan sekolah.
“Kelulusan 100 persen menjadi indikator bahwa siswa telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Namun tantangan sesungguhnya berada di luar sekolah. Karena itu, teruslah belajar, tingkatkan kompetensi, jaga etika, dan miliki daya juang yang tinggi,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya karakter dan integritas sebagai modal utama menghadapi era globalisasi dan persaingan dunia kerja yang semakin kompleks.
“Jadilah pribadi yang kuat tetapi tetap rendah hati. Hormati orang tua dan guru, karena kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga sikap dan karakter,” tambahnya.
Rektor Titin juga membuka peluang dengan banyak kemudahan dalam proses pendaftaran, bagi lulusan SMKS Bina Mandiri yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di berbagai program studi unggulan di Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG).
Di sisi lain, Kepala SMKS Bina Mandiri Bone Bolango, Meylan Hippi, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian sekolah yang terus menunjukkan perkembangan positif baik di bidang akademik maupun non akademik.
“Alhamdulillah, hari ini kami melepas alumni angkatan ketiga dengan berbagai capaian membanggakan. Ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari yayasan, pembina, guru, orang tua, hingga mitra industri yang terus mendukung kemajuan sekolah,” ujarnya.
Menurut Meylan, sekolah terus berkomitmen menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
“SMKS Bina Mandiri tidak hanya fokus pada kelulusan, tetapi juga pada kualitas kompetensi lulusan. Kami ingin siswa memiliki keterampilan profesional, karakter yang baik, dan mental yang siap menghadapi tantangan global,” jelas Kepsek Meylan.
Ia berharap para lulusan dapat terus mengembangkan diri, baik dengan bekerja secara profesional maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami percaya anak-anak SMK Bina Mandiri memiliki potensi besar untuk sukses. Teruslah belajar, jangan mudah menyerah, dan jadilah generasi yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tegas Meylan.
Kegiatan pelepasan berlangsung penuh haru dan kebersamaan, ditandai dengan prosesi pengalungan medali alumni, penampilan kreativitas siswa, pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi, serta ramah tamah bersama orang tua dan seluruh civitas akademika sekolah.
Sebagai bentuk nyata penguatan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kimia Farma Gorontalo, RS Siti Khadijah, dan Hotel Eljie.
Kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang praktik kerja lapangan, magang industri, pengembangan kompetensi, hingga penyerapan tenaga kerja bagi lulusan SMKS Bina Mandiri Bone Bolango.
Melalui kegiatan ini, SMKS Bina Mandiri Bone Bolango kembali menegaskan eksistensinya sebagai sekolah vokasi unggulan yang terus bergerak maju dalam mencetak generasi muda yang profesional, inovatif, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. (hms)