Gorontalo - Sebanyak 17 mahasiswa Angkatan I Program Studi D4 Administrasi Pemerintahan Daerah, Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik, Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terlibat secara langsung sebagai panitia pada kegiatan Pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Gorontalo.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan nasional tersebut merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik melalui mata kuliah Praktika Kehumasan dan Keprotokoleran yang diampu oleh Bapak Reymond Bilondatu, S.IP., M.Si. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam pengelolaan acara berskala nasional, pelayanan tamu, koordinasi peserta, serta pelaksanaan tugas kehumasan dan keprotokoleran.
PENAS XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo dan menjadi momentum penting karena Provinsi Gorontalo dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang nasional yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari kepanitiaan, mahasiswa D4 Administrasi Pemerintahan Daerah ditempatkan pada sejumlah bidang yang berkaitan dengan pelayanan peserta, penerimaan tamu, pendampingan kontingen, pengaturan protokol kegiatan, serta dukungan operasional selama pembukaan acara berlangsung. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh di kelas ke dalam situasi kerja yang sesungguhnya.
Dosen pengampu mata kuliah, Reymond Bilondatu, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan kompetensi profesional secara langsung di lapangan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep kehumasan dan keprotokoleran secara teoritis, tetapi juga mampu memahami mekanisme penyelenggaraan kegiatan besar yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Ketua Program Studi D4 Administrasi Pemerintahan Daerah juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan nasional tersebut. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, manajemen acara, pelayanan publik, serta etika keprotokoleran yang sangat dibutuhkan di dunia pemerintahan.
PENAS XVII sendiri merupakan forum nasional yang mempertemukan pelaku sektor pertanian dan perikanan untuk bertukar pengalaman dan inovasi teknologi, memperkuat jejaring, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia. Berbagai agenda dilaksanakan selama kegiatan, antara lain pameran pembangunan pertanian, gelar teknologi, temu usaha, rembug utama, dan pertunjukan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran ribuan peserta dan kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia turut memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi, pariwisata, transportasi, dan jasa di Provinsi Gorontalo. Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan berbagai pihak serta memperluas wawasan mengenai penyelenggaraan kegiatan berskala nasional.
Melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini, Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik UBMG menunjukkan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, kemampuan komunikasi, serta pengalaman profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Partisipasi 17 mahasiswa Angkatan I D4 Administrasi Pemerintahan Daerah dalam PENAS XVII menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan bagi program studi dan universitas. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang kehumasan dan keprotokoleran, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pelayanan publik di masa mendatang.