UBMG Perkuat Budaya Akademik, Integritas Riset dan Mutu Lulusan, melalui Ujian Proposal Mahasiswa FSTIK dan FEB

16 Juli 2026 Akademik
UBMG Perkuat Budaya Akademik, Integritas Riset dan Mutu Lulusan, melalui Ujian Proposal Mahasiswa FSTIK dan FEB

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya akademik unggul, integritas ilmiah, dan kualitas penelitian mahasiswa melalui pelaksanaan Ujian Seminar Proposal Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Skripsi di lingkungan Fakultas Sains dan Ilmu Kesehatan (FSTIK) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Kamis (11/06/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akademik mahasiswa sebelum melaksanakan penelitian lapangan. Selain sebagai instrumen evaluasi kesiapan metodologis mahasiswa, seminar proposal juga menjadi ruang akademik yang membentuk kemampuan berpikir kritis, budaya ilmiah, etika penelitian, serta tanggung jawab akademik dalam menghasilkan karya yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sebanyak 9 mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Analis Kesehatan mengikuti Pembukaan Ujian Seminar Proposal Karya Tulis Ilmiah (KTI) Gelombang V yang berlangsung di Ruang Ujian 1A Kampus UBMG.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan MBKM UBMG, Ns. Andriyanto Dai, M.Kep, Dekan FSTIK, Adnan Malaha, M.Si, Ketua Prodi D3 Analis Kesehatan, dan tim penguji.

Dalam sambutannya, Dekan FSTIK UBMG, Adnan Malaha, M.Si, menegaskan bahwa seminar proposal bukan sekadar agenda akademik formal, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter ilmiah mahasiswa.

Menurutnya, kualitas penelitian yang baik lahir dari proses akademik yang dijalankan secara disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.

“Saya mengajak seluruh mahasiswa untuk terus menjaga disiplin dan budaya akademik yang telah dibangun di lingkungan UBMG. Proposal penelitian yang Saudara susun hari ini merupakan fondasi awal dari sebuah karya ilmiah yang nantinya akan menjadi representasi kompetensi keilmuan Saudara sebagai calon tenaga kesehatan profesional,” ujar Dekan Adnan.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa vokasi kesehatan dituntut tidak hanya menguasai aspek teknis laboratorium, tetapi juga memiliki kemampuan melakukan penelitian yang valid, sistematis, dan beretika.

“Integritas akademik harus menjadi prinsip utama. Hindari segala bentuk manipulasi data maupun tindakan yang bertentangan dengan etika penelitian. Jadikan proses penelitian sebagai sarana belajar untuk menghasilkan solusi ilmiah yang dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia kesehatan dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor (Warek) III UBMG, Ns. Andriyanto Dai, M.Kep, mengingatkan pentingnya membangun budaya akademik yang sehat melalui kedisiplinan, etika, dan semangat belajar sepanjang hayat.

Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan studi, tetapi juga dari kualitas proses yang dilalui selama menempuh pendidikan.

“Seminar proposal adalah ruang akademik untuk menguji kesiapan berpikir ilmiah mahasiswa. Karena itu, ikuti proses ini dengan sungguh-sungguh, tetap fokus, tenang, dan percaya diri saat menjawab pertanyaan dari tim penguji. Setiap masukan yang diberikan merupakan bagian dari proses penyempurnaan penelitian,” ujarnya.

Warek Andriyanto juga mengingatkan bahwa lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, adaptif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas.

"Integritas adalah modal utama yang akan membedakan lulusan berkualitas dengan yang lainnya,” tegas Warek Andriyanto.

Pada waktu yang sama, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBMG juga melaksanakan Pembukaan Ujian Seminar Proposal Skripsi di Ruang Ujian 1B Kampus UBMG yang diikuti oleh 8 mahasiswa, terdiri atas 7 mahasiswa Prodi S1 Manajemen dan 1 mahasiswa Prodi S1 Administrasi Bisnis.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UBMG, Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A, didampingi Dekan FEB, Dr. Darman, M.Si, para Ketua Prodi, dan tim penguji. 

Dekan FEB UBMG, Dr. Darman, M.Si mengatakan penelitian mahasiswa harus menjadi cerminan kualitas akademik dan kompetensi keilmuan yang diperoleh selama masa studi.

“Mahasiswa harus mampu mengelola waktu dengan baik agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu tanpa mengurangi kualitas penelitian. Ketepatan waktu merupakan salah satu indikator profesionalisme, namun kualitas penelitian tetap menjadi prioritas utama,” ujar Dekan Darman,

Ia juga menekankan setiap data dan informasi yang digunakan dalam penelitian harus memenuhi prinsip validitas, reliabilitas, dan relevansi ilmiah.

“Lakukan penelitian sendiri dengan penuh tanggung jawab. Gunakan data yang valid, akurat, dan terbaru, terutama untuk penelitian kuantitatif. Hindari mengambil jalan pintas yang dapat menurunkan kualitas karya ilmiah. Penelitian yang baik adalah penelitian yang lahir dari proses yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik,” jelas Dekan Darman.

Sementara itu, Kepala KUI UBMG, Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A menegaskan bahwa Kampus UBMG terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar integritas akademik.

"Kampus UBMG saat ini terus berkembang sebagai kampus yang berorientasi pada mutu, inovasi, dan daya saing global. Transformasi tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas dosen, penguatan kurikulum, pengembangan kerja sama internasional, serta peningkatan kompetensi mahasiswa,” ungkap Dr. Ayu.

Ia juga menyoroti tantangan dunia pendidikan tinggi di era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung produktivitas akademik, bukan menggantikan proses berpikir ilmiah mahasiswa.

“AI dapat membantu mempercepat pekerjaan akademik, namun tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir kritis dan proses analisis mahasiswa. Jika digunakan secara berlebihan, mahasiswa dapat kehilangan kepercayaan terhadap hasil tulisannya sendiri karena tidak melalui proses belajar yang utuh,” terang Dr. Ayu.

Ia menjelaskan bahwa integritas akademik menjadi isu penting yang harus dijaga oleh seluruh sivitas akademika di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Praktik plagiarisme, manipulasi data, maupun ketergantungan penuh terhadap AI harus dihindari. Penelitian harus tetap lahir dari proses intelektual mahasiswa sendiri. Kampus hadir untuk membentuk insan akademik yang jujur, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan berpikir komprehensif dalam memecahkan berbagai persoalan masyarakat,” tegas Dr. Ayu.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja merupakan bagian dari indikator kinerja utama perguruan tinggi yang terus menjadi perhatian UBMG.

Pelaksanaan seminar proposal di lingkungan Kampus UBMG menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam membangun ekosistem akademik yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan. 

Adapun 9 mahasiswa peserta Ujian Proposal KTI Prodi D3 Analis Kesehatan FSTIK, yaitu: Riski Adam, Nadia Ramadhani Abdullah, Putri Handayani H. Maku, Fadhilla Duengo, Clara Lapatu, Moh. Rahmad Syahbani Abas, Amanda Sartika Hermanto, Alya Tri Agustina N. Tomolango, dan Ananda Thalia Mooduto. 

Sedangkan 8 Mahasiswa peserta Ujian Proposal Skripsi FEB, yaitu: Fitriawaty H. Modanggu, Amelia A. Konu, Alfiani A. Masaguni, Erik Rahim Dama, Nurfain S. Mada, Selawati Yahya, Susiani, dan Serlina Sahril (Prodi Administrasi Bisnis).

Melalui proses pembimbingan yang terstruktur, pengujian yang objektif, serta budaya akademik yang terus diperkuat, UBMG mendorong mahasiswa menghasilkan penelitian yang inovatif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang terus bertumbuh dan bertransformasi, UBMG berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan daya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.  (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)