Perkuat Jejaring Internasional, UBMG Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Bimtek Kolaborasi Global Talenta Sains dan Teknologi

16 Juli 2026 Kerjasama
Perkuat Jejaring Internasional, UBMG Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Bimtek Kolaborasi Global Talenta Sains dan Teknologi

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing di tingkat global melalui peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). 

Komitmen tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan UBMG dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Kolaborasi Global Talenta Sains dan Teknologi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah XVI dan Universitas Negeri Manado.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juni 2026, menjadi wadah strategis bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk memperkuat kompetensi dalam membangun kerja sama internasional yang profesional, berkelanjutan, dan berdampak. 

Bimtek ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah naungan LLDIKTI Wilayah XVI yang terbagi dalam dua kelas, yaitu 30 peserta dosen (Kelas A) dan 30 peserta tenaga kependidikan (Kelas B).

UBMG mengutus tiga perwakilan terbaik, yaitu Ismail Tahir, M.Pd, Ph.D, dan Aryati Hamzah, M.Hum, sebagai perwakilan dosen, serta Siti Afrianty H. Kundji, M.Pd, tenaga kependidikan yang juga merupakan staf Kantor Urusan Internasional (KUI) UBMG.

Keikutsertaan ini merupakan bagian dari strategi UBMG dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang kerja sama internasional sekaligus mendukung visi universitas sebagai perguruan tinggi yang Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal. 

Melalui peningkatan kapasitas tersebut, UBMG terus mendorong lahirnya berbagai bentuk kolaborasi akademik, riset, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, maupun pertukaran sumber daya manusia dengan berbagai institusi pendidikan, lembaga penelitian, dan industri di tingkat internasional.

Keikutsertaan UBMG dalam Bimbingan Teknis Kolaborasi Global Talenta Sains dan Teknologi tidak hanya dimaknai sebagai upaya peningkatan kompetensi individu dosen dan tenaga kependidikan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi besar universitas dalam memperkuat ekosistem kolaborasi unggul di tingkat nasional maupun internasional. 

Di tengah dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, kemampuan membangun jejaring global menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi, mutu pembelajaran, produktivitas riset, inovasi, serta reputasi institusi.

Melalui kegiatan ini, UBMG semakin memantapkan langkah untuk memperluas kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, industri, pemerintah, serta organisasi internasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang penyelenggaraan riset bersama, publikasi ilmiah bereputasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, program visiting professor, joint conference, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan global, hingga implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berorientasi internasional.

Bagi UBMG, kolaborasi bukan sekadar membangun hubungan kelembagaan, melainkan menjadi instrumen strategis untuk menghadirkan inovasi, mempercepat transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi global tanpa kehilangan karakter dan nilai-nilai lokal. 

Oleh karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program internasional menjadi investasi penting dalam mewujudkan transformasi perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tantangan global.

Selama pelaksanaan bimtek, peserta memperoleh pembekalan dari para pakar nasional yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan kerja sama internasional. Materi Teknik Komunikasi** disampaikan oleh Prof. Dr. Rifelly Dewi Astuti, M.M, dari Universitas Indonesia, sementara materi Negotiation Skill dibawakan oleh Dr. Lily Sudhartio, yang juga berasal dari Universitas Indonesia.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai Tata Kelola Kerja Sama Sains dan Teknologi Internasional yang dipaparkan oleh Prof. Dr. Puji Astuti dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Materi Dokumen Legal Kerja Sama Internasional disampaikan oleh Evy Margaretha dari Biro Kerja Sama Kemendikdasmen, dilanjutkan dengan materi Etika dan Integritas oleh Waluyo, M.Ak, dari Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek. Adapun materi Inisiasi Kerja Sama Sains dan Teknologi Internasional dipresentasikan oleh Prof. Edwan Kardena, Ph.D, dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Seluruh rangkaian materi tersebut dirancang untuk membentuk talenta perguruan tinggi yang mampu berkomunikasi secara profesional dalam forum internasional, memiliki kemampuan negosiasi yang kuat, memahami aspek hukum kerja sama lintas negara, serta mampu merancang proposal kolaborasi yang berkualitas dan berorientasi pada luaran maupun dampak yang nyata bagi institusi.

Tidak hanya memperoleh teori, para peserta juga mendapatkan pengalaman praktis melalui sesi diskusi dan penjajakan kerja sama secara langsung dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra industri luar negeri melalui platform Zoom Meeting. 

Dalam kesempatan tersebut, peserta berinteraksi dengan sejumlah institusi internasional, di antaranya perguruan tinggi dan industri dari China, Suez Canal University Mesir, serta berbagai perguruan tinggi mitra Universitas Gadjah Mada.

Interaksi tersebut memberikan wawasan nyata mengenai strategi membangun kemitraan global, pengembangan riset kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga peluang pengembangan program akademik yang berorientasi internasional. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi lintas negara menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Perwakilan UBMG, Siti Afrianty H. Kundji, M.Pd, menyampaikan bahwa bimtek ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami tata kelola kerja sama internasional secara komprehensif, mulai dari proses komunikasi, negosiasi, aspek legal, hingga penyusunan proposal kerja sama yang sesuai dengan standar internasional.

"Melalui kegiatan ini kami memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman baru mengenai strategi membangun jejaring internasional yang efektif. Materi yang diberikan sangat aplikatif dan menjadi bekal penting bagi UBMG untuk terus mengembangkan kerja sama global, khususnya melalui penguatan peran Kantor Urusan Internasional dalam membuka peluang kolaborasi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, serta pertukaran dosen dan mahasiswa bersama mitra luar negeri," ungkapnya.

Partisipasi aktif UBMG dalam forum nasional ini juga menjadi bukti nyata bahwa universitas terus membangun budaya kolaborasi sebagai salah satu pilar utama pengembangan institusi. Sinergi yang terjalin bersama Kemendiktisaintek, LLDIKTI Wilayah XVI, Universitas Negeri Manado, berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, serta mitra luar negeri menjadi modal strategis bagi UBMG dalam memperluas jejaring akademik dan kerja sama global yang saling menguntungkan.

Semangat kolaborasi unggul tersebut sejalan dengan arah kebijakan pengembangan UBMG yang terus mendorong seluruh sivitas akademika untuk aktif membangun kerja sama lintas disiplin, lintas sektor, dan lintas negara. Kolaborasi yang kuat diyakini akan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, memperluas peluang riset dan inovasi, meningkatkan rekognisi internasional, sekaligus memperkuat kontribusi universitas dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Keikutsertaan UBMG dalam Bimtek Kolaborasi Global Talenta Sains dan Teknologi merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas jejaring internasional. 

Melalui penguatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, UBMG optimistis mampu menghadirkan lebih banyak kolaborasi strategis dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga riset, industri, pemerintah, dan organisasi internasional sebagai bagian dari transformasi menuju perguruan tinggi yang semakin adaptif, inovatif, unggul, berkarakter, dan mengglobal. 

Dengan semangat "Kolaborasi Unggul untuk Kemajuan Bersama", UBMG terus memperkokoh posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu internal, tetapi juga mampu menjadi mitra terpercaya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berdaya saing global dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)