Kampus UBMG – Program Kuliah Kerja Mandiri Internasional
(KKMI) Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) di Malaysia kembali
menghadirkan pengalaman pembelajaran akademik dan internasional bagi mahasiswa.
Kegiatan kali ini memperkuat kemampuan riset kelompok nonkesehatan sekaligus
memperluas wawasan mahasiswa kelompok kesehatan melalui partisipasi dalam 7th
International Sustainable Energy Summit (ISES) di Kuala Lumpur Convention
Centre, Rabu (12/8/2026).
Pada kelompok nonkesehatan, mahasiswa melanjutkan
pembelajaran Research Design dengan fokus pada pengembangan research topic,
research problem, research question, dan research objective. Mahasiswa kemudian
bekerja secara berkelompok untuk menentukan topik penelitian serta menyusun
gagasan berdasarkan permasalahan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa.
Menariknya, seluruh proses presentasi dilakukan dalam bahasa
Inggris. Aktivitas ini menjadi ruang bagi mahasiswa UBMG untuk melatih
kemampuan berbicara, menyampaikan gagasan secara akademik, menggunakan
terminologi penelitian, sekaligus membangun kepercayaan diri dalam
berkomunikasi di lingkungan akademik internasional.
Melalui pembelajaran tersebut, mahasiswa tidak hanya
memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar perancangan penelitian, tetapi juga
mendapatkan pengalaman mengintegrasikan kemampuan akademik dengan English
communication skills. Pengalaman ini menjadi bagian penting dalam membentuk
mahasiswa UBMG yang adaptif, komunikatif, dan siap berinteraksi dalam
lingkungan global.
Sementara itu, mahasiswa kelompok kesehatan yang terdiri
atas Program Studi S1 Farmasi, Administrasi Rumah Sakit, serta Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) mengikuti 7th International Sustainable Energy Summit
(ISES) di Kuala Lumpur Convention Centre.
Kegiatan diawali dengan pembahasan Piala Menteri melalui
sesi perdebatan antara pihak kerajaan dan pembangkang. Diskusi mengangkat
sejumlah isu strategis, antara lain perekonomian dan ekspor Malaysia,
pengembalian hasil eksplorasi kepada masyarakat, aspek keselamatan dan
kecukupan tenaga kerja, pembangunan infrastruktur, hingga ketergantungan
terhadap batu bara.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi rebutan
pantas dan pemberian penghargaan, sebelum mahasiswa mengikuti agenda makan
siang bersama.
Usai makan siang, mahasiswa UBMG berkesempatan mengunjungi
sekaligus berkontribusi menjaga booth Universiti Malaya (UM), di antaranya
Energy Powering Our Future yang memperkenalkan teknologi energi terbarukan
serta AquaGreen Nexus (Aquaponic System) yang mengintegrasikan teknologi rumah
kaca pintar, akuaponik, dan energi surya dalam mendukung konsep keberlanjutan.
Mahasiswa juga mengamati pameran mobil robot sebagai salah
satu inovasi teknologi yang ditampilkan dalam rangkaian ISES. Kegiatan tersebut
memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk melihat keterkaitan antara
teknologi, inovasi, kesehatan, dan keberlanjutan dalam perspektif global.
Rangkaian KKMI di Malaysia menjadi bagian dari komitmen UBMG
dalam menghadirkan pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas. Melalui
pembelajaran berbasis riset, penguatan komunikasi bahasa Inggris, serta
keterlibatan dalam forum internasional, UBMG terus mendorong mahasiswa menjadi
generasi yang unggul, adaptif, inovatif, dan berwawasan global. (Hms)