Kampus UBMG — Rangkaian Studi Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (SPKKMB) Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) Tahun Akademik 2026/2027 resmi berakhir dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan melalui Malam Inagurasi sekaligus Penutupan SPKKMB 2026, Sabtu (5/9/2026).
Berlangsung di halaman samping Gedung Rektorat UBMG pada malam hari, kegiatan tersebut menjadi momentum penanda berakhirnya rangkaian pengenalan kampus sekaligus awal perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Bina Mandiri Gorontalo.
Malam inagurasi turut dihadiri Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Ir. H. Azis Rachman, ST., MM., IPM., ASEAN Eng., Rektor UBMG, Dr. H. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., Ketua Panitia SPKKMB UBMG, Rahmat Nasila, ME., Kepala Penerimaan Mahasiswa Baru, Erfan AR. Lainjong, M.Epid., para Wakil Rektor, Plt. Wakil Rektor, unsur pimpinan UBMG, dosen dan staf, panitia mahasiswa, serta seluruh mahasiswa baru UBMG Tahun 2026.
Mengusung nuansa kebersamaan dan kekeluargaan, malam inagurasi diisi dengan berbagai penampilan kreatif mahasiswa baru. Tarian, vokal, hingga pertunjukan musik menjadi bagian dari rangkaian acara yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan bakat sekaligus membangun keberanian dan kepercayaan diri di lingkungan kampus.
Ketua Panitia SPKKMB UBMG, Rahmat Nasila, ME., dalam sambutannya menyampaikan bahwa SPKKMB bukanlah akhir dari sebuah kegiatan, melainkan pintu awal menuju perjalanan panjang mahasiswa di perguruan tinggi.
“SPKKMB merupakan pintu pembuka perjalanan yang jauh lebih panjang dan bermakna di Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Semangat kebersamaan, semangat belajar, dan komitmen untuk terus berkembang yang telah kita tanamkan bersama adalah harta yang harus dijaga dan dikembangkan lebih lanjut,” ujar Rahmat.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa baru tidak akan menjalani perjalanan akademiknya seorang diri. Sivitas akademika UBMG, menurutnya, akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar mahasiswa mampu mengembangkan potensi terbaiknya selama menempuh pendidikan.
Rahmat berharap SPKKMB Tahun Akademik 2026/2027 dapat menjadi penanda awal transformasi pribadi dan akademik mahasiswa baru. Tidak hanya diarahkan untuk menjadi pribadi yang unggul secara intelektual, mahasiswa UBMG juga diharapkan memiliki integritas moral serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan masa depan Indonesia.
Pesan serupa disampaikan Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Ir. H. Azis Rachman, ST., MM., IPM., ASEAN Eng. Ia mengingatkan mahasiswa baru bahwa keputusan untuk melanjutkan pendidikan tinggi merupakan amanah besar, terlebih karena di balik setiap mahasiswa terdapat harapan orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UBMG.
“Kalian sudah masuk di kampus. Tentunya harapan orang tua kalian sangat besar. Orang tua telah menitipkan kalian di Kampus UBMG. Ini menjadi sebuah amanah yang harus dijaga. Karena itu, malam ini kalian sudah menjadi bagian penting dari Universitas Bina Mandiri Gorontalo,” ungkapnya.
Ketua Yayasan juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan karakter. Menurutnya, pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus membentuk pribadi yang memiliki moral dan karakter yang baik.
“Walaupun bagaimana ilmu yang tinggi tanpa ada karakter yang baik dan moral yang baik, saya kira itu akan sia-sia,” tegasnya.
Selain itu, Dr. Azis Rachman mendorong mahasiswa baru untuk memiliki keberanian dalam mengejar cita-cita. Memasuki dunia perguruan tinggi, mahasiswa akan menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan ketika masih berada di bangku sekolah menengah. Karena itu, mahasiswa diminta tidak mudah menyerah dan terus berjuang menyelesaikan pendidikan.
Ia juga berpesan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu, bahkan bila memungkinkan lebih cepat. Apabila menghadapi persoalan selama proses pendidikan, mahasiswa diminta tidak ragu untuk berdiskusi dengan dosen, ketua program studi, dekan, pimpinan universitas, maupun unsur terkait lainnya.
“Di sini kalian memiliki keluarga besar, ada dosen, tenaga kependidikan, pimpinan, ketua program studi, wakil rektor, dekan, rektor, bahkan ketua yayasan. Jadi, jangan menghadapi masalah sendiri. Diskusikan dan cari solusi bersama,” pesannya.
Sementara itu, Rektor UBMG, Dr. H. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., menyambut mahasiswa baru dengan penuh antusias. Mengawali sambutannya dengan pantun sebagai penyemangat, Rektor menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru dan menegaskan bahwa mereka kini telah menjadi bagian dari keluarga besar UBMG.
“Selamat datang, selamat bergabung di Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Kami seluruh unsur jajaran UBMG sangat bangga dan welcome untuk anak-anakku sekalian,” ujar Rektor.
Menurutnya, rangkaian SPKKMB yang telah dilalui mahasiswa selama kurang lebih enam hari merupakan proses awal untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus membangun interaksi, kekompakan, dan kebersamaan antarmahasiswa.
Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan jalan sehat pada hari ketujuh sebagai bagian dari penutup seluruh rangkaian SPKKMB. Rektor berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi modal awal bagi mahasiswa untuk menjalani kehidupan akademik di UBMG.
“Ini merupakan langkah awal kalian melangkahkan kaki di kampus ini. Proses orientasi yang kurang lebih enam hari, kemudian di hari ketujuh ditutup dengan jalan sehat, tentunya memberikan sebuah kekompakan dan interaksi yang kalian jalankan selama orientasi. Kebersamaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling mendukung antara satu dengan yang lainnya,” tutur Dr. Titin.
Ia pun mengajak mahasiswa baru untuk menikmati sekaligus menjalani seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh. Sebab, menurutnya, perjalanan sebagai mahasiswa bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter, mengembangkan potensi, membangun relasi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Setelah menyampaikan sambutannya, Rektor UBMG secara resmi menutup rangkaian SPKKMB Tahun 2026.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillah, maka SPKKMB pada malam hari ini saya tutup dengan resmi,” ucapnya.
Suasana malam inagurasi kemudian semakin semarak dengan penampilan dari para mahasiswa UBMG yang terlibat sebagai panitia SPKKMB. Pertunjukan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan yang telah mempertemukan mahasiswa baru dengan lingkungan akademik, sivitas akademika, serta sesama mahasiswa dalam suasana penuh kebersamaan.
Malam inagurasi SPKKMB 2026 menjadi lebih dari sekadar seremoni penutupan. Momentum tersebut menjadi simbol dimulainya babak baru kehidupan mahasiswa di UBMG—sebuah perjalanan untuk belajar, bertumbuh, membangun karakter, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat.
Dengan berakhirnya SPKKMB, mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 kini resmi memasuki lingkungan akademik UBMG. Semangat kebersamaan yang telah dibangun selama masa pengenalan kampus diharapkan terus tumbuh menjadi budaya positif dalam perjalanan mereka hingga menjadi lulusan yang unggul, berkarakter, mengglobal, dan siap berkontribusi bagi Indonesia serta menghadapi tantangan dunia global. (Hms)