Percepat Transformasi Digital, Universitas Bina Mandiri Gorontalo Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Google for Education

29 Juli 2026 Berita
Percepat Transformasi Digital, Universitas Bina Mandiri Gorontalo Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Google for Education

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus mempertegas komitmennya dalam mewujudkan transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi melalui pertemuan strategis bersama tim Google for Education. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menjajaki peluang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pembelajaran digital yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi, Rabu (29/7/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pimpinan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo Dr. Ir. H. Azis Rachman, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng., Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A. yang mewakili Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Wakil Rektor I William Indra S. Mooduto, M.SA., Wakil Rektor III Ns. Andriyanto Dai, M.Kep., para dekan fakultas, bersama tim Google for Education.


Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai peluang kerja sama dibahas secara mendalam, mulai dari pemanfaatan teknologi Google dalam mendukung proses pembelajaran, pengelolaan akademik, komunikasi dan kolaborasi digital, hingga pengembangan kompetensi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam menghadapi tantangan era transformasi digital.

 

Melalui pertemuan ini, UBMG berupaya memperoleh gambaran komprehensif mengenai solusi dan ekosistem Google for Education yang dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan institusi. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, fleksibel, aman, dan terintegrasi, sekaligus memperkuat budaya digital di lingkungan kampus.

 

Selain itu, implementasi ekosistem Google for Education diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan akademik, mempercepat digitalisasi tata kelola perguruan tinggi, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi digital sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri global.

 

Wakil Rektor I Universitas Bina Mandiri Gorontalo, William Indra S. Mooduto, M.SA., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah awal yang sangat strategis dalam membangun sinergi dengan Google for Education.

 

"Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk menjajaki kolaborasi antara Universitas Bina Mandiri Gorontalo dengan Google for Education. Kami melihat adanya kesamaan visi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal ini menjadi peluang yang sangat baik bagi UBMG untuk terus mengembangkan sistem pembelajaran yang modern, adaptif, dan berdaya saing global," ujarnya.

 

William menjelaskan dalam wawancara singkat bahwa bentuk kerja sama masih akan dibahas dan dirumuskan secara bertahap agar selaras dengan kebutuhan, kapasitas, serta arah pengembangan universitas.

 

"Kami berharap komunikasi yang telah terbangun ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih konkret, baik dalam bentuk pelatihan, pendampingan, penguatan sistem pembelajaran digital, sertifikasi kompetensi, maupun berbagai program pengembangan kapasitas yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan," tambahnya.

 

Sebagai tindak lanjut, UBMG akan melakukan pemetaan kebutuhan teknologi dan kompetensi digital di seluruh unit kerja sebagai dasar penyusunan program prioritas. Selanjutnya, universitas akan melaksanakan komunikasi lanjutan dengan tim Google for Education guna membahas tahapan implementasi, mekanisme kerja sama, serta program-program yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

 

Salah satu agenda awal yang direncanakan adalah penyelenggaraan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan Google Workspace for Education bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi digital sivitas akademika sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola administrasi kampus.

Lebih dari sekadar adopsi teknologi, inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Universitas Bina Mandiri Gorontalo dalam membangun budaya akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berbasis transformasi digital. Langkah ini juga memperkuat posisi UBMG sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

 

"Pada prinsipnya, kami ingin agar tindak lanjut dari pertemuan ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi menghasilkan program-program nyata yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Harapannya, kolaborasi ini menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung visi UBMG sebagai perguruan tinggi yang Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal," tegas William.

 

Melalui inisiatif tersebut, Universitas Bina Mandiri Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas jejaring kemitraan strategis dengan mitra global, serta mempercepat transformasi pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan era digital. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat daya saing institusi sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih berkualitas bagi seluruh sivitas akademika UBMG. (Hms)



Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)