Prodi S1 Teknologi Pendidikan UBMG Raih Akreditasi “Baik Sekali”, Pertegas Komitmen Kampus Unggul, Berkarakter dan Mengglobal

15 Juni 2026 Akademik
Prodi S1 Teknologi Pendidikan UBMG Raih Akreditasi “Baik Sekali”, Pertegas Komitmen Kampus Unggul, Berkarakter dan Mengglobal

Kampus UBMG — Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam penguatan mutu pendidikan tinggi. Program Studi (Prodi) S1 Teknologi Pendidikan (Tekpen) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB) UBMG resmi meraih predikat Akreditasi “Baik Sekali” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Pengumuman hasil akreditasi tersebut diterbitkan pada Jumat (8 Mei 2026). Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan UBMG dalam membangun budaya mutu akademik yang berkelanjutan, inovatif, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan di era transformasi digital.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat posisi UBMG sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang terus berkembang di kawasan Indonesia Timur melalui peningkatan kualitas tata kelola institusi, penguatan kompetensi dosen, pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), digitalisasi pembelajaran, serta perluasan jejaring kemitraan akademik dan industri.

Rektor UBMG, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan Prodi S1 Teknologi Pendidikan dalam meraih akreditasi “Baik Sekali”.

Capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika UBMG dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. 

"Akreditasi ini bukan hanya pengakuan administratif, tetapi juga representasi kepercayaan publik terhadap mutu akademik UBMG,” ujar Rektor Titin.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa Kampus UBMG terus bergerak maju sebagai kampus yang mampu bersaing secara nasional melalui penguatan tridarma perguruan tinggi, transformasi pembelajaran berbasis teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

“Kampus UBMG terus mendorong setiap program studi untuk bertransformasi menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, dan daya saing global,” tambah Rektor Titin.

Sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap budaya prestasi dan peningkatan mutu, Rektor UBMG memberikan penghargaan khusus kepada program studi yang berhasil meraih capaian akreditasi terbaik.

“Sebagai bentuk apresiasi institusi, saya memberikan bonus sebesar Rp 50 juta kepada Prodi S1 Teknologi Pendidikan dan Prodi S1 Hubungan Internasional atas raihan akreditasi "Baik Sekali". Hal ini merupakan motivasi agar seluruh Prodi terus meningkatkan inovasi, kolaborasi, dan budaya mutu akademik secara berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya UBMG, Dr. Imam Mashudi, mengatakan bahwa raihan akreditasi tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan Prodi Teknologi Pendidikan sebagai program studi yang unggul dalam pengembangan teknologi pembelajaran dan inovasi pendidikan.

“Kami sangat bersyukur atas hasil akreditasi ini. Predikat ‘Baik Sekali’ menunjukkan bahwa Prodi S1 Teknologi Pendidikan UBMG memiliki kualitas tata kelola, proses akademik, dan layanan pendidikan yang kompetitif serta terus berkembang sesuai kebutuhan zaman,” ungkap Dekan Imam.

Ia menjelaskan bahwa Prodi Teknologi Pendidikan UBMG terus melakukan penguatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital, pengembangan media pembelajaran inovatif, peningkatan produktivitas riset dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi dengan berbagai mitra pendidikan.

“Ke depan, Prodi Teknologi Pendidikan akan semakin kompetitif dengan membuka kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi masyarakat yang sudah bekerja. Ini merupakan bentuk komitmen UBMG dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang fleksibel, inklusif, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” jelas Dr. Imam. 

Selain itu, FIPB UBMG juga tengah mempersiapkan pengembangan Program Magister (S2) Pendidikan sebagai upaya memperluas akses pendidikan lanjutan bagi masyarakat Gorontalo dan kawasan Indonesia Timur.

Menurutnya, capaian akreditasi tersebut memberikan dampak strategis terhadap peningkatan kepercayaan publik, reputasi institusi, dan daya saing lulusan di dunia kerja.

“Mahasiswa akan memperoleh legitimasi formal bahwa mereka belajar di program studi dengan mutu yang sangat baik. Sedangkan bagi dosen, capaian ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, baik dalam pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Dr. Imam juga menegaskan bahwa UBMG terus berkomitmen membangun ekosistem akademik yang progresif dan kolaboratif guna mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.

Dengan raihan Akreditasi “Baik Sekali” ini, Prodi Tekpen UBMG semakin memperkuat branding sebagai perguruan tinggi modern yang konsisten menghadirkan pendidikan berkualitas, inovatif, dan berorientasi global. 

Prestasi tersebut juga menjadi bukti bahwa UBMG terus tumbuh sebagai kampus pilihan masyarakat dalam mencetak generasi profesional, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)