YBMG — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Keluarga Besar Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) menyelenggarakan rangkaian kegiatan penyembelihan hewan qurban, pembagian daging qurban, serta silaturahim bersama sivitas akademika dan masyarakat di Kompleks Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG), Kamis (28/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat, religius, dan kekeluargaan tersebut menjadi bagian dari komitmen YBMG dan UBMG dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual, kemanusiaan, dan pengabdian sosial.
Sejak pagi hari sekitar pukul 05.30 Wita, tim panitia dan penyembelihan telah bersiap melaksanakan proses penyembelihan hewan kurban. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara tertib dan gotong royong, mulai dari penyembelihan, pengulitan, pemotongan, penimbangan, hingga pengemasan daging kurban yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat, sivitas akademika, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta pihak-pihak yang berhak menerima.
Momentum Idul Adha di lingkungan UBMG tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah tahunan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, solidaritas sosial, dan penguatan karakter bagi seluruh sivitas akademika. Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan visi UBMG dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berakhlakul karimah.
Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Azis Rachman, MM menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat dan sivitas akademika UBMG. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah kurban merupakan agenda rutin yayasan yang telah dilaksanakan secara konsisten sejak tahun 2005.
“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini kembali dapat terlaksana dengan baik sebagai bagian dari tradisi ibadah dan penguatan nilai sosial di lingkungan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo. Kegiatan ini bukan hanya bentuk pelaksanaan syariat Islam, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter, kepedulian, dan kebersamaan bagi seluruh sivitas akademika,” ujar Dr. Azis Rachman.
Ia menjelaskan bahwa penyembelihan hewan qurban tidak hanya dilaksanakan di Kampus UBMG, tetapi juga di beberapa unit kerja lainnya di bawah naungan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo sebagai bentuk pemerataan manfaat dan penguatan syiar Islam di lingkungan pendidikan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus ditingkatkan setiap tahun, baik dari sisi jumlah hewan qurban maupun manfaat sosial yang dirasakan masyarakat. Semangat berbagi dan silaturahim inilah yang ingin terus dibangun oleh kampus sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” tambah Dr. Azis.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Oleh karena itu, berbagai kegiatan keagamaan dan sosial terus menjadi bagian penting dalam budaya akademik di lingkungan UBMG.
“Perguruan tinggi tidak hanya melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus mampu membentuk pribadi yang memiliki empati sosial, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan berkorban dan kepedulian terhadap sesama, dan itu adalah nilai penting dalam dunia pendidikan,” ungkapnya.
Suasana kebersamaan dan silaturahim tampak begitu kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Sivitas akademika, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat sekitar turut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mencerminkan harmonisasi antara kampus dan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi representasi nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang dipadukan dengan penguatan nilai religius dan budaya gotong royong.
Melalui momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, Universitas Bina Mandiri Gorontalo terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik dan inovasi, tetapi juga konsisten membangun peradaban pendidikan yang religius, humanis, kolaboratif, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
"Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tersebut, UBMG diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, serta mampu melahirkan generasi yang berilmu, beriman, dan memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat," tutup Dr. Azis Rachman. (hms)