Kampus UBMG - Universitas Bina Mandiri Gorontalo terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul dan riset ilmiah yang berkualitas melalui pelaksanaan Pembukaan Sidang Akhir Skripsi gelombang I mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Farmasi, Fakultas Sains dan Ilmu Kesehatan (FSTIK), yang berlangsung di Ruang Ujian 1A Kampus UBMG, Senin (25/5/2026).
Sidang akhir ini menjadi tahapan penting dalam mengukur capaian akademik mahasiswa serta momen pertanggungjawaban ilmiah atas hasil penelitian yang telah dilakukan selama proses penyusunan skripsi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Sistem Informasi UBMG, William Indra S. Mooduto, M.SA, Dekan FSTIK Adnan Malaha, M.Si, Ketua Program Studi S1 Farmasi Sucia Pratiwi Tampoy, M.Farm, tim penguji dan pembimbing.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Sistem Informasi UBMG, William Indra S. Mooduto, M.SA menegaskan bahwa sidang akhir skripsi bukan hanya sekadar tahapan administratif akademik, melainkan bagian penting dalam membangun tradisi riset ilmiah yang berkualitas, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu mempertanggungjawabkan setiap hasil penelitian yang telah dilakukan secara ilmiah, terbuka, dan akademis. Proses sidang ini menjadi ruang pembelajaran untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kemampuan analisis, serta kedewasaan akademik mahasiswa,” ujar Warek William.
Ia menambahkan bahwa penelitian mahasiswa di bidang farmasi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan, serta solusi atas berbagai persoalan kesehatan di masyarakat.
“Kami berharap penelitian yang dihasilkan mahasiswa tidak berhenti sebagai dokumen akademik semata, tetapi dapat menjadi referensi ilmiah, inovasi, bahkan solusi aplikatif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan dunia kesehatan,” tambahnya.
Warek William juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas akademik dalam setiap proses penelitian, mulai dari pengumpulan data, analisis, hingga penyusunan kesimpulan penelitian.
“Budaya akademik yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab harus terus dijaga. Mahasiswa harus mampu menjawab pertanyaan tim penguji dengan argumentasi ilmiah yang kuat, berbasis data, dan sesuai kaidah metodologi penelitian,” tegas Warek William.
Selain itu, ia meminta seluruh peserta untuk segera melakukan penyempurnaan terhadap hasil penelitian berdasarkan masukan dan rekomendasi dari tim penguji sebagai bagian dari peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa.
Sementara itu, Dekan FSTIK UBMG, Adnan Malaha, M.Si menyampaikan bahwa proses sidang akhir skripsi merupakan bentuk evaluasi komprehensif terhadap kemampuan akademik mahasiswa setelah menempuh seluruh rangkaian pembelajaran di perguruan tinggi.
“Hari ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan kualitas intelektual, kemampuan komunikasi ilmiah, dan kesiapan akademik sebagai calon lulusan sarjana farmasi yang profesional dan berdaya saing,” ungkap Dekan Adnan.
Menurutnya, penguatan budaya riset di lingkungan kampus menjadi salah satu prioritas utama UBMG dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.
“Kampus UBMG terus mendorong peningkatan mutu penelitian mahasiswa melalui pembimbingan akademik yang intensif, penguatan metodologi penelitian, serta pembentukan karakter akademik yang menjunjung tinggi integritas, etika, dan kualitas ilmiah,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa lulusan Farmasi UBMG diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan soft skill, kepemimpinan, komunikasi, dan empati sosial yang baik.
“Lulusan UBMG harus menjadi pribadi yang profesional, mandiri, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, seluruh proses akademik di kampus selalu diarahkan pada peningkatan mutu lulusan dan penguatan kompetensi global,” tambah Dekan Adnan.
Dekan Adnan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan tahapan penelitian hingga memasuki sidang akhir skripsi.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan dedikasi mahasiswa dalam menyelesaikan penelitian mereka. Semoga hasil riset yang dilakukan dapat menjadi kontribusi positif bagi pengembangan ilmu farmasi dan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Dekan Adnan.
Ia berharap seluruh mahasiswa terus mengembangkan semangat belajar, budaya riset, dan inovasi ilmiah setelah menyelesaikan pendidikan di UBMG.
Adapun enam mahasiswa peserta sidang akhir skripsi, yakni Nur Fazlina Jusup, Riska Mutiaradewi Mohamad, Windi Idrak, Sindi Sasdita Abdullah, Muhammad Nurhidaya Pakaya, dan Malifka Danta.
Pelaksanaan sidang akhir skripsi ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang unggul melalui penguatan budaya akademik, riset bermutu, inovasi ilmiah, serta peningkatan kualitas lulusan yang profesional, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan sektor kesehatan di masa depan. (hms)