Kampus UBMG - Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berintegritas melalui pelaksanaan Pembukaan Ujian Seminar Proposal Skripsi Gelombang II Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS), Fakultas Sains, Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FSTIK), yang berlangsung pada Sabtu (24/5/2026) di Ruang Ujian 1A Kampus UBMG.
Kegiatan akademik tersebut dihadiri oleh Plt Rektor UBMG, Rizal, M.Si, didampingi Dekan FSTIK, Adnan Malaha, M.Si, Ketua Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, Yolanda Ngabito, M,Si, serta tim penguji dan pembimbing.
Seminar proposal ini diikuti oleh delapan mahasiswa yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan akademik dan administrasi untuk memasuki tahapan penelitian skripsi.
Pelaksanaan ujian ini menjadi bagian penting dalam proses akademik, khususnya dalam membangun kapasitas mahasiswa dalam melakukan penelitian ilmiah yang sistematis, objektif, serta berlandaskan prinsip etika dan integritas akademik.
Melalui tahapan ini, mahasiswa diuji tidak hanya pada kemampuan menyusun proposal penelitian, tetapi juga pada kemampuan mempertahankan argumentasi ilmiah, relevansi topik penelitian, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Plt Rektor UBMG, Rizal, M.Si menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta yang berhasil mencapai tahapan seminar proposal skripsi. Menurutnya, proses penelitian merupakan salah satu pilar utama dalam membentuk lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.
“Seminar proposal ini merupakan momentum penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Tahapan ini bukan hanya tentang memenuhi syarat akademik, tetapi bagaimana mahasiswa belajar membangun pola pikir ilmiah, budaya riset, serta integritas dalam menyusun karya ilmiah yang berkualitas,” ujar PLT Rektor, Rizal, M.Si.
Ia menegaskan bahwa Kampus UBMG terus mendorong terciptanya budaya penelitian yang menjunjung tinggi kejujuran akademik, kedisiplinan, serta tanggung jawab ilmiah dalam setiap proses penelitian mahasiswa.
Mahasiswa diharapkan mampu menjaga integritas penelitian, mulai dari proses penyusunan proposal, pengambilan data, pengolahan hasil penelitian, hingga penarikan kesimpulan.
"Hindari praktik plagiarisme dan jadikan penelitian sebagai media untuk melahirkan gagasan, solusi, serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Plt Rektor Rizal.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam mengatur waktu dan menjaga konsistensi selama proses penelitian berlangsung. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan waktu dengan maksimal agar penyelesaian skripsi dapat berjalan tepat waktu dan berkualitas.
Dalam dua bulan ke depan, tiap peserta harus fokus pada seluruh tahapan penelitian, mulai dari pengurusan administrasi, turun ke lokasi penelitian, proses pengumpulan data, pembimbingan dengan dosen, hingga penyusunan hasil penelitian.
"Saya percaya, dengan disiplin, kerja keras, dan semangat kolaboratif, mahasiswa mampu menyelesaikan studi dengan hasil terbaik,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menilai seminar proposal menjadi forum akademik yang strategis untuk memperkaya perspektif mahasiswa melalui masukan, kritik konstruktif, dan rekomendasi ilmiah dari tim penguji.
“Masukan dari para penguji merupakan bagian penting dalam penyempurnaan penelitian. Karena itu, mahasiswa perlu terbuka terhadap kritik akademik agar proposal yang dihasilkan semakin matang, terarah, dan memiliki kontribusi nyata,” ungkap Plt Rektor, Rizal, M.Si.
Sementara itu, Dekan FSTIK UBMG, Adnan Malaha, M.Si menjelaskan bahwa seluruh tahapan seminar proposal dilakukan secara sistematis dan terukur sebagai bentuk komitmen fakultas dalam menjaga mutu akademik dan kualitas penelitian mahasiswa.
“Mulai dari tahapan pendaftaran, verifikasi administrasi, penentuan jadwal ujian, hingga proses penilaian dilakukan secara bertahap dan profesional. Hal ini menjadi bagian dari upaya Fakultas dalam memastikan bahwa setiap penelitian mahasiswa memenuhi standar akademik yang baik,” jelas Dekan Adnan.
Menurutnya, mahasiswa Prodi Administrasi Rumah Sakit dituntut mampu menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan dunia kesehatan, manajemen pelayanan rumah sakit, serta kebutuhan masyarakat saat ini.
“Mahasiswa harus mampu menghadirkan penelitian yang aplikatif dan solutif. Penelitian yang dilakukan tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola pelayanan kesehatan dan manajemen rumah sakit,” ujar Dekan Adnan.
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan proposal menjadi indikator kesiapan akademik dan kedewasaan berpikir ilmiah.
“Kami berharap seluruh peserta mampu memberikan argumentasi ilmiah yang kuat terhadap proposal yang disusun. Penguasaan teori, metodologi penelitian, serta pemahaman terhadap permasalahan penelitian menjadi poin penting dalam seminar proposal ini,” tambahnya.
Pelaksanaan seminar proposal skripsi ini menjadi wujud nyata komitmen UBMG dalam menciptakan ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan riset berkualitas.
Dengan dukungan dosen, fasilitas pembelajaran, serta atmosfer akademik yang kondusif, UBMG terus berupaya melahirkan lulusan yang profesional, kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia akademik.
Adapun delapan mahasiswa peserta Seminar Proposal Skripsi Gelombang II Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit yakni Nus Asyura Masaniku, Hairul Bariyah, Sindi Aulia A. Lamase, Sahrul A. Harun, Cindi Lestari, Sartika Latado, Zainah H. Muhammad, dan Gitariya Yahya.
Melalui pelaksanaan seminar proposal ini, Kampus UBMG semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada proses pembelajaran, tetapi juga konsisten membangun budaya riset yang berintegritas, inovatif, dan berdampak bagi kemajuan masyarakat serta pembangunan sektor kesehatan di Indonesia. (hms)