KAMPUS
UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) memperluas jejaring akademik
nasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) tingkat fakultas
dan Implementation Agreement (IA) tingkat program studi dengan tujuh perguruan
tinggi di Indonesia. Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian Temu Kolegial
Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS-TPI) ke-11 di
Semarang, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kerja
sama tersebut melibatkan Program Studi Teknologi Pendidikan UBMG dengan Universitas
Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas
Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas
Muhammadiyah Makassar, Universitas Ibn Khaldun Bogor, serta Universitas Dr.
Soetomo Surabaya.
MoA
pada tingkat fakultas dan IA pada tingkat program studi menjadi dasar penguatan
kolaborasi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Ruang lingkup kerja
sama diarahkan pada pengembangan pembelajaran, pertukaran pengalaman akademik,
penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, penguatan kompetensi dosen
dan mahasiswa, serta pengembangan inovasi di bidang Teknologi Pendidikan.
Partisipasi
UBMG dalam Temu Kolegial APS-TPI ke-11 mencerminkan komitmen institusi untuk
membangun kemitraan yang produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini
mempertemukan para pengelola program studi, dosen, akademisi, dan praktisi
Teknologi Pendidikan dari berbagai daerah guna bertukar gagasan serta
merumuskan langkah bersama dalam menjawab perkembangan teknologi pembelajaran.
Penandatanganan
kerja sama menjadi salah satu agenda utama hari pertama Temu Kolegial APS-TPI
ke-11, yang diselenggarakan pada 6–8 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima
Sentraland Simpang Lima, Semarang. Forum ini juga dirangkaikan dengan
Conference Internasional IPTPI ke-2, pameran produk digital Teknologi
Pendidikan, visiting lecture, dan berbagai sesi penguatan akademik.
Melalui
kolaborasi dengan tujuh perguruan tinggi tersebut, UBMG berharap dapat
memperluas akses terhadap praktik baik, inovasi pembelajaran, serta jejaring
riset nasional. Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap
peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan sumber daya
manusia di bidang Teknologi Pendidikan.