24 Mahasiswa UBMG Jalani Hari Perdana KKM Internasional di STEM Center, Universiti Malaya

6 Agustus 2026 Akademik
24 Mahasiswa UBMG Jalani Hari Perdana KKM Internasional di STEM Center, Universiti Malaya

Kampus UBMG24 mahasiswa terbaik UBMG secara resmi memulai rangkaian kegiatan pada hari pertama program KKM Internasional di STEM Center, Universiti Malaya, Rabu, (5/8/2026).

Hari perdana diawali dengan penyambutan resmi dari pihak Universiti Malaya yang dilanjutkan dengan sesi orientasi bagi seluruh peserta. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lingkungan kampus, budaya akademik, sistem pembelajaran, serta berbagai agenda yang akan dijalani mahasiswa selama mengikuti program internasional tersebut.


Suasana hangat dan penuh antusias mewarnai penyambutan mahasiswa UBMG. Momentum ini menjadi awal dari perjalanan akademik internasional yang tidak hanya memberikan pengalaman belajar di perguruan tinggi bereputasi dunia, tetapi juga memperluas wawasan, membangun jejaring global, serta memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di era globalisasi.


Dosen Pendamping Lapangan KKM Internasional, Ismail Tahir, Ph.D., mengungkapkan bahwa seluruh peserta mendapat sambutan yang sangat baik dari Universiti Malaya. Menurutnya, orientasi pada hari pertama menjadi fondasi penting agar mahasiswa memahami seluruh rangkaian kegiatan yang akan diikuti selama berada di Malaysia.


"Alhamdulillah, kami mendapat sambutan yang sangat baik dari pihak Universiti Malaya. Pada hari pertama ini, para mahasiswa memperoleh pengenalan kampus sekaligus penjelasan mengenai seluruh rangkaian kegiatan KKM Internasional yang akan mereka jalani. Kami berharap mereka dapat mengikuti setiap agenda dengan penuh semangat sehingga memperoleh pengalaman akademik dan profesional yang bernilai," ujar Ismail.


Selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa UBMG akan mengikuti beragam aktivitas akademik dan praktik yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Program tersebut meliputi pembelajaran di kelas, kunjungan akademik ke berbagai fasilitas pendidikan dan industri, magang di klinik bagi mahasiswa Program Studi Farmasi, partisipasi dalam konferensi ilmiah internasional, hingga penyusunan dan presentasi karya ilmiah dalam bentuk presentasi maupun poster akademik.


Ismail yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP) UBMG menilai bahwa KKM Internasional merupakan salah satu program strategis universitas dalam membentuk lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Melalui interaksi langsung dengan lingkungan akademik internasional, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata yang akan memperkaya kompetensi akademik maupun keterampilan profesional.


"Program ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar lintas negara, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi internasional, memperluas jejaring akademik, memahami budaya global, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi di tingkat internasional," tambahnya.


Pelaksanaan KKM Internasional di Universiti Malaya juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas Bina Mandiri Gorontalo dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi bereputasi dunia. Program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki wawasan global, kompetensi unggul, karakter profesional, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.


Sejalan dengan visi "Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal", UBMG terus memperluas jejaring kemitraan internasional dan menghadirkan berbagai program akademik berskala global sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi. Melalui KKM Internasional, mahasiswa tidak hanya belajar di luar negeri, tetapi juga menjadi duta kampus dan duta bangsa yang membawa semangat kolaborasi, inovasi, serta memperkenalkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di kancah internasional.

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)