UNIVERSITAS BINA MANDIRI GORONTALO

Kampus UBM Gorontalo Sambut Tim Monev ULD dari Belmawa Kemendiktisaintek, Rektor Titin: Kami Terus Berkomitmen Mewujudkan Kampus yang Inklusif

Penulis : Humas 27 November 2025, Kategori: Akademik

Kampus UBM Gorontalo - Dalam rangka penguatan inklusivitas dan memastikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas. Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo menerima kunjungan Tim Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Diktisaintek RI), pada Senin (24/11/2025) di Kampus UBM.

Kegiatan ini dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Bantuan Penguatan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Tahun 2025. Tim dipimpin oleh Prof. Dr. Endang Rochyadi, M.Pd dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Agung Nugraha dari Direktorat Belmawa.

Tim disambut hangat oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, MM, bersama Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, Ketua ULD yang juga Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB), Dr. Imam Mashudi, M.Pd, Pimpinan FIPB, Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi, Pengawas, Dosen dan Mahasiswa di lingkungan FIPB.

Hadir juga dalam kegiatan ini dari Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Pengawas, Tim ULD Kampus UBM, Mahasiswa Disabilitas, dan Mahasiswa Volunteer sebagai pendamping di Kampus.

Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes menyampaikan selamat datang kepada Tim Monev, dan
Ucapan terima kasih atas kedatangan Tim Belmawa sehingga program Penguatan ini sesuai, tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo khususnya.

"Kami terus berkomitmen untuk mewujudkan kampus yang inklusif, ramah bagi disabilitas dengan layanan yang ada. Dan Kampus UBM Gorontalo menjadi yang pertama yang memiliki layanan ULD," ujar Rektor Titin.

ULD Kampus UBM Gorontalo memberikan berbagai layanan pendampingan akademik, dan sistem pembelajaran untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

"Terima kasih kepada ketua ULD Kampus UBM beserta jajarannya, serta mahasiswa yang menjadi volunteer teman-teman berkebutuhan khusus," tambah Rektor Titin.

Tim Belmawa, Agung Nugraha mengatakan program bantuan dan penguatan ULD untuk mengimplementasikan Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Permen Dikbudristek Nomor 48 tahun 2023 dimana setiap Perguruan Tinggi wajib memfasilitasi pembentukan ULD dan menyediakan akses yang aman dan setara untuk seluruh maajsiswa. Sebagai wujud penghargaan terhadap keberagaman dan memberikan pembelajaran yang aman dan nyaman.

Kegiatan ini akan lebih banyak sesi diskusi untuk menggali lebih dalam, terkait pelaksanaan yang sudah diterapkan, dan juga untuk mengetahui apa saja tantangan serta hambatannya. Nanti bisa disampaikan untuk mencari solusi bersama.

"Kami memberikan Apresiasi kepada Kampus UBM Gorontalo, yang telah melaksanakan berbagai program dan layanan melalui ULD. Sehingga dapat membangun dan memperkuat kehadiran Perguran Tinggi yang inklusif," terang Agung Nugraha.

Kegiatan dilanjutkan dengan Presentasi Ketua ULD, Dr. Imam Mashudi, M.Pd, yang menjelaskan kehadiran ULD di Kampus UBM Gorontalo pada Mei 2024.

Yang mengusung Visi "Membangun lingkungan ramah terhadap penyandang disabilitas di Kampus UBM Gorontalo, guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang inklusif".

"Ada beberapa program wajib yang sudah dilaksanakan oleh ULD Kampus UBM, diantaranya Profil mahasiswa disabilitas, analisis kebutuhan, pelaksanaan kegiatan prioritas, Monitoring rencana tindak lanjut, dan pelaporan Program ULD," terang Dr. Imam.

Kemudian ada beberapa program tambahan, seperti pelatihan atau Bimtek bagi Dosen, Tendik dan mahasiswa volunteer; Penyediaan layanan akomodasi yang layak bagi mahasiswa disabilitas, dan Sosialisasi asesmen mahasiswa baru. 

Kegiatan Monev ini berlangsung hangat dan interaktif. Terlihat Prof. Endang juga sempat berdiskusi santai dengan beberapa mahasiswa disabilitas dan volunteer mahasiswa, terkait layanan yang ada di ULD Kampus UBM Gorontalo. 

Tim Monev melihat progress signifikan ULD Kampus UBM Gorontalo dalam membangun ekosistem yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas. 

"Kami terus berupaya, agar Kampus UBM Gorontalo dapat makin memperkuat manfaat dan keberlanjutan layanan melalui ULD, serta menjadi Kampus yang inklusif, unggul dan profesional di Provinsi Gorontalo," tutup Dr. Imam Mashudi. 

Kembali