Kampus UBMG dan Pemprov Sulteng Perkuat Kolaborasi Pendidikan melalui PKS Program Beasiswa Unggulan Berani Cerdas

22 April 2026 Kerjasama
Kampus UBMG dan Pemprov Sulteng Perkuat Kolaborasi Pendidikan melalui PKS Program Beasiswa Unggulan Berani Cerdas

Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kawasan Indonesia Timur. 

Hal ini terlihat melalui penguatan kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Audiensi sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Program Beasiswa Berani Cerdas bagi mahasiswa asal Provinsi Sulteng yang menempuh pendidikan di Kampus UBMG.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang VIP dan Ruang kerja Rektor UBMG, Selasa (31/3/2026) tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan daya saing SDM.

Rektor Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, menyambut langsung Tim Berani Cerdas Pemprov Sulteng bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Koordinator Kerja Sama, Kepala Biro, para Dekan, serta Koordinator Beasiswa UBMG.

Turut hadir pula pimpinan dari sejumlah perguruan tinggi di Gorontalo, di antaranya Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Universitas Gorontalo, dan Universitas Ichsan Gorontalo yang juga menjadi mitra pendidikan bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Rektor UBMG Dr. Titin Dunggio menyampaikan bahwa Audiensi serta penandatanganan kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun SDM yang unggul dan berkarakter.

“Kami menyambut baik atas kunjungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Kerja sama ini tidak hanya menjadi bentuk kolaborasi kelembagaan, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas SDM di kawasan Indonesia Timur,” ujar Rektor Titin.

Rektor juga menambahkan bahwa tidak semua pemerintah daerah memiliki komitmen kuat dalam memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi generasi muda daerahnya.

“Program Berani Cerdas merupakan program yang sangat progresif dan visioner dari Pemprov Sulteng. Di luar program beasiswa nasional seperti KIP Kuliah, dukungan dari pemerintah daerah seperti ini sangat membantu membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda,” jelas Rektor Titin.

Ia juga menegaskan bahwa Kampus UBMG memiliki komitmen penuh dalam mendukung keberhasilan program tersebut melalui sistem pengelolaan akademik yang terukur dan akuntabel.

“Di Kampus UBMG telah tersedia mekanisme monitoring dan evaluasi yang terstruktur bagi mahasiswa penerima beasiswa. Setiap akhir semester akan dilakukan evaluasi perkembangan akademik mahasiswa, dan laporan tersebut dapat disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas,” terang Rektor Titin.

Menurutnya, penandatanganan PKS antara kampus UBMG dan Pemprov Sulteng diharapkan dapat menjadi landasan formal yang kuat dalam implementasi kerja sama pendidikan yang berkelanjutan.

“PKS ini akan menjadi rujukan dalam pelaksanaan kerja sama ke depan, sehingga seluruh mekanisme pelaksanaan program dapat berjalan secara sistematis, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi mahasiswa,” jelas Rektor Titin.

Sementara itu, Tim Berani Cerdas Provinsi Sulawesi Tengah dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Syam Zaini, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan salam hormat dari Gubernur Sulawesi Tengah serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng kepada pimpinan dan sivitas akademika UBMG.

Dalam pemaparannya, Syam Zaini menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulteng saat ini memiliki sejumlah program prioritas pembangunan yang dikenal dengan Program Berani, yang terdiri dari 9 program strategis.  

Dua di antaranya yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat adalah Program Berani Cerdas di bidang pendidikan.

Menurutnya, Program Berani Cerdas merupakan salah satu instrumen kebijakan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Sulawesi Tengah, terutama bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan akses pembiayaan pendidikan.

“Program Berani Cerdas merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Sulawesi Tengah memiliki kesempatan yang luas untuk menempuh pendidikan hingga jenjang sarjana,” jelas Syam Zaini.

Ia menjelaskan bahwa melalui program tersebut, pemerintah daerah memberikan dukungan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mulai semester satu hingga semester delapan, dengan mekanisme dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat lebih dari 23 ribu mahasiswa asal Sulteng yang menempuh pendidikan di 410 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, telah mendapatkan dukungan melalui program Beasiswa Berani Cerdas.

“Meskipun saat ini pemerintah daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, namun sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Kami percaya bahwa investasi terbesar dalam pembangunan daerah adalah investasi pada pendidikan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah tujuan studi bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah. Tercatat terdapat sekitar 10 perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo yang menjadi tujuan pendidikan mahasiswa Sulteng pada jenjang S1, S2, hingga S3.

Selain itu, Pemprov Sulteng juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan pendidikan pada jenjang pascasarjana, khususnya pada program studi strategis yang dibutuhkan dalam pembangunan daerah.

“Untuk jenjang S2 dan S3, kami memprioritaskan beberapa program studi yang sangat dibutuhkan oleh daerah, seperti Teknik Metalurgi dan Dokter Spesialis. Hal ini sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di sektor industri dan kesehatan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Syam Zaini juga menitipkan pesan kepada mahasiswa asal Sulawesi Tengah yang sedang menempuh pendidikan agar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap anak-anak Sulawesi Tengah yang sedang kuliah dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, serta mengikuti seluruh proses akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendidikan ini adalah investasi masa depan mereka sekaligus masa depan daerah,” ujar Syam.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kampus UBMG atas dukungan dan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah memfasilitasi pendidikan bagi mahasiswa asal Sulawesi Tengah.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari Rektor UBMG dan seluruh jajaran pimpinan UBMG. Kami berharap pihak kampus dapat terus membantu memantau perkembangan studi mahasiswa kami sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu,” ungkapnya.

Kegiatan audiensi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung dalam suasana hangat, membahas berbagai peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas lulusan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Melalui kerja sama ini, Kampus UBMG terus menegaskan perannya sebagai Perguruan Tinggi yang aktif membangun kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, dalam rangka mencetak generasi unggul, berkarakter dan mengglobal, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur. (hms)

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)