Kampus UBMG – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M dimaknai secara mendalam oleh keluarga besar Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) melalui kegiatan Open House Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan di lingkungan Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG), Senin (23/03/2026).
Kegiatan yang digelar di kediaman Ketua YBMG dan Rektor UBMG tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menghadirkan dimensi spiritual dan reflektif yang memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan akademik. Momentum Idul Fitri dimaknai sebagai titik kembali kepada fitrah, baik sebagai insan pribadi maupun sebagai bagian dari komunitas akademik yang memiliki tanggung jawab moral, intelektual, dan sosial.
Ketua YBMG, Dr. Azis Rachman, MM, bersama Rektor UBMG, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, secara langsung menyambut para tamu undangan dengan penuh keramahan, mencerminkan nilai adab dan etika yang menjadi fondasi dalam budaya akademik UBMG.
Hadir dalam kegiatan tersebut civitas akademika UBMG, satuan pendidikan di bawah naungan YBMG, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan LLDikti Wilayah XVI (Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah), serta berbagai organisasi strategis seperti ICMI, APTISI, IWAPI, dan KADIN Provinsi Gorontalo, yang semakin memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor.
Suasana silaturahmi berlangsung hangat, diwarnai dengan interaksi penuh keakraban, saling bermaafan, serta diskusi ringan namun bermakna terkait penguatan kualitas pendidikan tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa UBMG tidak hanya menjadi ruang transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Ketua YBMG, Dr. Azis Rachman, MM, menegaskan bahwa kegiatan Open House ini merupakan refleksi integrasi antara nilai spiritual dan tanggung jawab akademik.
Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum penyucian jiwa yang harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kinerja sebagai insan akademik.
"Di kampus UBMG, kami mendorong agar nilai-nilai keislaman tidak hanya menjadi simbol, tetapi terinternalisasi dalam proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dr. Azis.
Ia juga menambahkan bahwa silaturahmi memiliki dimensi strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
“Melalui silaturahmi ini, kita memperkuat ukhuwah, membangun kepercayaan, dan membuka ruang kolaborasi. Pendidikan tinggi tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus ditopang oleh sinergi antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Inilah semangat yang terus kami bangun di bawah naungan YBMG,” tambah Dr. Azis.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal peningkatan kualitas diri dan institusi.
YBMG berharap setelah Ramadhan dan Idul Fitri, seluruh civitas akademika UBMG, jajaran SMK Bina Mandiri Bone Bolango dan Boalemo, serta TK memiliki energi baru untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.
"Dengan bekal hati yang bersih dan niat yang lurus, insya Allah setiap langkah kita akan bernilai ibadah dan memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa,” tegasnya.
“Saya dan keluarga besar YBMG mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga silaturahmi ini menjadi wasilah keberkahan dan memperkuat persaudaraan kita semua,” tutup Dr. Azis Rachman.
Sementara itu, Rektor UBMG, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan budaya institusi yang menempatkan spiritualitas sebagai fondasi dalam membangun keunggulan akademik.
Rektor Titin menyampaikan bahwa budaya kekeluargaan yang dibangun di lingkungan kampus menjadi salah satu keunggulan institusional.
“Budaya akademik di kampus UBMG tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga pada nilai kebersamaan, empati, dan spiritualitas. Inilah yang menjadi kekuatan kami dalam membangun kampus yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada peradaban,” jelas Rektor Titin.
Kampus UBMG terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga mampu melahirkan lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kedalaman spiritual.
“Kami berharap, semangat Idul Fitri 1447 H ini menjadi energi baru bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutup Dr. Titin Dunggio.
Open House Idul Fitri 1447 H ini menjadi simbol harmonisasi antara nilai religius dan dinamika akademik, sekaligus mempertegas posisi UBMG sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada pembangunan peradaban.
Melalui momentum ini, UBMG terus memperluas jejaring kemitraan strategis, memperkuat solidaritas antar pemangku kepentingan, serta menghadirkan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, mengglobal, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual. (hms)