UBMG Gelar Rapat Pleno Penetapan Kelulusan Calon Mahasiswa Program Doktor S3 Manajemen

21 Agustus 2026 Akademik
UBMG Gelar Rapat Pleno Penetapan Kelulusan Calon Mahasiswa Program Doktor S3 Manajemen

Kampus UBMG — Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Pleno Penetapan Kelulusan Calon Mahasiswa Program Doktor (S3) Manajemen UBMG, Kamis (20/8/2026), di Gedung Pascasarjana UBMG.


Rapat pleno menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian proses penerimaan mahasiswa baru Program Doktor Manajemen UBMG. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi dan penetapan kelulusan calon mahasiswa sebelum memasuki tahapan akademik berikutnya.


Rapat dihadiri Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Ir. H. Azis Rachman, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng., Rektor UBMG Dr. Hj. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., Direktur Pascasarjana UBMG Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si., Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A., dan Dr. Sudarsono, M.Si., serta Dr. Darman, M.Si. Sementara itu, Prof. Dr. Basri Modding, M.Si. dan Prof. Dr. Akmal Umar, M.Si. mengikuti rapat secara daring melalui Zoom Meeting.


Pelaksanaan rapat pleno ini menegaskan bahwa penerimaan mahasiswa Program Doktor Manajemen UBMG tidak hanya berorientasi pada jumlah mahasiswa, tetapi juga memperhatikan kesiapan dan kualitas calon mahasiswa untuk mengikuti proses pendidikan pada jenjang doktoral.


Setelah penetapan dan pengumuman kelulusan, mahasiswa yang dinyatakan diterima akan mengikuti program pengenalan kampus serta penguatan dasar keilmuan melalui matrikulasi. Tahapan tersebut dipersiapkan untuk membangun kesamaan pemahaman akademik sekaligus memantapkan kesiapan mahasiswa sebelum memasuki perkuliahan Semester I.


Dalam proses pendidikan selanjutnya, setiap mahasiswa akan mendapatkan promotor yang disesuaikan dengan bidang dan topik riset yang dikembangkan. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya UBMG memastikan proses pembimbingan berlangsung secara relevan, terarah, dan mendukung pengembangan penelitian mahasiswa.


Dr. Ayu Anastasya Rachman, M.A., selaku Kepala Program Studi S3 Manajemen UBMG, mengatakan bahwa perhatian program tidak berhenti pada proses penerimaan mahasiswa, tetapi akan dilanjutkan dengan pendampingan selama mahasiswa menjalani masa studi.


“Ke depannya, fokus kami ada pada pendampingan selama masa studi, memastikan proses bimbingan disertasi, seminar, dan dorongan publikasi di jurnal bereputasi berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Dr. Ayu.


Menurutnya, keberhasilan pendidikan doktoral tidak hanya diukur dari proses pembelajaran di kelas, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa menghasilkan karya akademik yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.


Ia berharap mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam tahapan seleksi ini dapat menjalani seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh hingga menyelesaikan studi tepat waktu dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.


“Harapan kami, mahasiswa yang lulus hari ini bisa menyelesaikan studinya dengan baik,” tambahnya.


Lebih lanjut, Dr. Ayu menjelaskan bahwa Program Doktor Manajemen UBMG memiliki penciri corporate entrepreneurship. Penciri tersebut menjadi salah satu karakter yang diharapkan melekat pada lulusan, sehingga kompetensi kewirausahaan tidak hanya dipahami dalam konteks membangun bisnis, tetapi juga mampu diterapkan dalam organisasi dan lingkungan kerja.


“Program kami punya penciri corporate entrepreneurship. Artinya, kami ingin lulusan yang bisa membawa semangat kewirausahaan itu ke dalam organisasi tempat mereka bekerja, baik itu instansi pemerintah, BUMN, maupun perusahaan swasta,” jelasnya.


Melalui penciri tersebut, UBMG ingin melahirkan lulusan doktor yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, kepemimpinan, dan nilai tambah bagi organisasi serta lingkungan tempat mereka berkontribusi.


Program Doktor Manajemen UBMG juga diarahkan untuk menjadi ruang pengembangan akademisi dan praktisi yang mampu menjembatani kebutuhan keilmuan dengan dinamika dunia organisasi dan dunia kerja. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kapasitas untuk menghasilkan gagasan, penelitian, dan inovasi manajerial yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.


Dr. Ayu menegaskan bahwa penguatan Program Doktor Manajemen membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.


“Kami berharap dukungan semua pihak, yayasan, rektorat, promotor, dan mahasiswa sendiri, supaya program ini bisa tumbuh dan dipercaya oleh segenap masyarakat Gorontalo secara khusus dan Indonesia secara umum,” tuturnya.


Rapat pleno ini sekaligus menjadi bagian dari langkah UBMG dalam memperkuat ekosistem pendidikan Pascasarjana dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas program doktoral yang diselenggarakan.


Dengan proses seleksi yang terarah, pendampingan akademik yang berkelanjutan, penguatan riset, serta dorongan terhadap publikasi ilmiah bereputasi, UBMG berkomitmen menjadikan Program Doktor Manajemen sebagai wadah pendidikan yang mampu melahirkan lulusan berkualitas, adaptif, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, serta pembangunan nasional.

Bagikan artikel ini:
Facebook WhatsApp
)