Kampus UBMG – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) terus memperkuat budaya kerja profesional dan penguatan tata kelola akademik melalui pelaksanaan Apel Kerja Sivitas Akademika yang berlangsung pada Sabtu (14/3/2026), bertempat di Mushola At-Tin Kampus UBMG. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta unsur unit kerja di lingkungan UBMG.
Apel kerja tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi internal di penghujung Bulan Ramadhan 1447 H, untuk membangun semangat kolektif sivitas akademika, serta meneguhkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.
Dalam arahannya, Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Azis Rachman, MM menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran sivitas akademika UBMG yang selama ini terus menunjukkan dedikasi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi kelembagaan.
Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah perguruan tinggi sangat ditentukan oleh semangat kerja kolektif, inovasi, serta dinamika aktivitas akademik yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh unit kerja di lingkungan kampus.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang terus melaksanakan tupoksi dan meningkatkan kinerja. UBMG membutuhkan aktivitas yang dinamis dari seluruh unit kerja agar kualitas layanan kepada mahasiswa dan masyarakat dapat terus berkembang,” ujar Dr. Azis.
Menurutnya, semangat untuk terus maju merupakan modal fundamental dalam membangun institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan tinggi, peningkatan standar mutu akademik, serta tuntutan masyarakat terhadap kualitas lulusan perguruan tinggi.
“Modal utama kita adalah semangat untuk terus maju. Saya mengapresiasi motivasi kerja seluruh jajaran yang terus berkinerja optimal, karena hal tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan di seluruh unit kerja UBMG,” tambah Dr. Azis.
Pada kesempatan tersebut, Ketua APTISI Provinsi Gorontalo juga memberikan perhatian khusus terhadap program studi (Prodi) yang saat ini sedang menjalani proses re-akreditasi, merupakan salah satu indikator penting dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Ia mengajak seluruh unsur akademik, khususnya pimpinan Prodi dan tim penyusun dokumen akreditasi, untuk terus bekerja secara sistematis, terukur, serta memaksimalkan seluruh potensi akademik yang dimiliki Kampus UBMG.
“Bagi Prodi yang sedang dalam proses re-akreditasi, saya berharap tetap fokus dan semangat untuk meraih hasil yang optimal. Setiap aktivitas dan perencanaan yang sedang kita perjuangkan harus dilandasi dengan sikap optimistis, dengan bersungguh-sungguh serta tawakkal kepada Allah SWT,” ungkap Dr. Azis.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Yayasan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pengembangan yang dirancang oleh setiap unit kerja di lingkungan kampus.
Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk kebijakan kelembagaan, tetapi juga melalui penguatan fasilitas pendukung kegiatan akademik, inovasi, serta publikasi institusi.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah ruang Podcast UBMG yang saat ini telah tersedia sebagai sarana media komunikasi dan publikasi kegiatan kampus.
Menurutnya, fasilitas tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi media informasi akademik yang mampu menjangkau masyarakat secara luas, sekaligus memperkuat citra positif kampus UBMG di ruang publik.
“Fasilitas podcast yang ada saat ini masih dalam tahap standar, sehingga perlu dioptimalkan. Kita membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang media digital agar operasionalnya dapat berjalan lebih profesional,” ungkap Dr. Azis.
Ke depannya, Kampus UBMG juga merencanakan pengembangan fungsi podcast dengan penambahan fitur radio streaming berbasis online, yang diharapkan dapat menjadi media penyiaran digital kampus. Kehadiran radio streaming tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, diskusi akademik, serta ruang publikasi karya dan gagasan sivitas akademika UBMG.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi penguatan branding institusi melalui pemanfaatan teknologi komunikasi digital, sekaligus memperluas jangkauan diseminasi informasi akademik kepada masyarakat.
Selain itu, Ketua Yayasan juga menyampaikan rencana penyesuaian struktur organisasi di beberapa fakultas dan Program Pascasarjana (PPs), yang dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas tata kelola kelembagaan serta optimalisasi pelayanan akademik.
Penyesuaian tersebut akan mencakup beberapa posisi di tingkat Prodi, khususnya pada prodi-prodi baru, agar proses pengelolaan akademik dapat berjalan lebih profesional, responsif, dan selaras dengan standar tata kelola perguruan tinggi yang baik.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan perkembangan positif terkait kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui Forum Penggerak Perempuan Bina Mandiri Gorontalo (FPPBMG). Yang telah mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah karena dinilai aktif melaksanakan berbagai program pemberdayaan perempuan dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas tersebut, telah disediakan fasilitas Gedung Griya Mandiri FPPBM Gorontalo yang menjadi pusat kegiatan organisasi. Nama tersebut pernah digunakan di lingkungan SMK Bina Mandiri Bone Bolango dan sebelumnya telah diresmikan oleh Wakil Bupati Bone Bolango pada tahun 2016 lalu.
Di penghujung arahannya, Ketua Yayasan mengajak seluruh sivitas akademika UBMG untuk menjadikan momentum bulan suci Ramadhan sebagai sarana memperkuat nilai spiritualitas, kebersamaan, serta silaturahmi dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Ia juga mengingatkan agar momentum cuti bersama Idul Fitri dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus menyebarluaskan informasi positif mengenai UBMG kepada masyarakat.
“Di penghujung Ramadhan ini, semoga kita semua dapat meningkatkan silaturahmi dalam keluarga maupun di lingkungan kerja. Manfaatkan cuti bersama untuk terus menyebarluaskan informasi Kampus UBMG di masyarakat luas,” ujar Dr Azis.
Melalui pelaksanaan apel kerja tersebut, Kampus UBMG kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang unggul, tata kelola kelembagaan yang profesional, serta penguatan peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
"Dengan semangat kolaborasi seluruh sivitas akademika, UBMG optimistis dapat terus berkembang sebagai salah satu perguruan tinggi yang berkontribusi dalam mencetak SDM yang Unggul, Berkarakter, Mengglobal serta mampu berdaya saing di tingkat regional maupun nasional," tutup Dr. Azis. (hms)